Bantuan Biaya Pengobatan Warga Dhuafa Lamongan
WA CENTER : 0811 1343 577
sahabat@yatimmandiri.org

Bantuan Biaya Pengobatan Warga Dhuafa Lamongan

December 4, 2020    Berita Penyaluran    Tidak ada Kometar
Bantuan Biaya Pengobatan Warga Dhuafa Lamongan

Kemarin (18/11) Yatim Mandiri Lamongan menyalurkan sejumlah dan kesehatan untuk Ibu Suprihatin dalam program Bantuan Langsung Mustahik yang diserahkan langsung kepada bersangkutan di kediaman beliau.

Rumah yang dimilikinya berupa bangunan sederhana hasil dari peninggalan ayahnya, beralamatkan di Desa Weru, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongaan. 

Sakit yang Ibu Suprihatin alami yakni kanker lidah telah ia derita semenjak 5 tahun lalu. Setelah melalui 4 kali operasi dan 8 kali kemoterapi ternyata kankernya menyebar di bawah dagu alias bekas operasinya dulu. Sehingga membuatnya kini tak bisa berbicara dengan lancar dan susah untuk mengunyah makanan.

Sang suami dari Ibu Suprihatin inilah yang selama ini menemaninya dan merawat serta mencukupi semua kebutuhan pribadinya. "Kami juga sudah ikhtiar kemanan-mana mas, agar Ibu sembuh dan bisa berkativitas seperti sedia kala." ujarnya.

Ia melanjutkan rasa terimakasihnya kepada Yatim Mandiri dan seluruh donatur yang telah memberikan bantuan berupa dana kesehatan untuk sang istri yang sangat dicintainya ini.

Sementara itu, Muhammad Farid Agus Dinata selaku Staff Penyaluran dan Pendayagunaan Yatim Mandiri Lamongan mengatakan, program disalurkannya berupa Bantuan Langsung Mustahik ini diambil dari dana zakat yang dihimpun, kemudian disalurkan kepada penerima manfaat yang membutuhkan.

"Ini sebagai wujud kepedulian Yatim Mandiri untuk senantiasa amanah terhadap kepercayaan yang diberikan oleh donatur, Sehingga penyaluran yang kami lakukannya pun harus sesuai prosedur agar benar-benar sampai ditangan mereka yang membutuhkan dan tepat sasaran." pungkasnya.

Dukung program Bantuan Langsung Mustahik untuk bantu sesama yang membutuhkan: Klik disini

Info Penyaluran Lainnya

Follow Instagram

Program Donasi

Relawan Kemandirian
Fidyah Ramadhan