7 Orang yang Berhak Menerima Sedekah Subuh, Siapa Saja?

Orang yang Berhak Menerima Sedekah Subuh
Sumber Gambar : pixabay

Berikut akan dijelaskan orang yang berhak menerima sedekah subuh agar lebih tepat sasaran. Ada 7 kelompok yang bisa Anda beri. Cari tahu di sini.

Pada kesempatan kali ini akan dijelaskan orang yang berhak menerima sedekah subuh agar lebih tepat sasaran. Sedekah subuh banyak dilakukan oleh orang karena memiliki berbagai keutamaan. Sedekah adalah bentuk ibadah yang tidak hanya vertikal tapi juga horizontal.

Hal ini karena bisa untuk mendekatkan diri kepada Allah dan juga membantu sesama manusia. Di waktu subuh inilah adalah awal dari hari dan umat muslim melaksanakan shalat subuh. Oleh sebab itu, memiliki banyak kelebihannya.

Apa Itu Sedekah Subuh?

Sebelum mengetahui siapa orang yang berhak menerima sedekah subuh, Anda perlu mengetahui pengertian dari sedekah subuh.

Sesuai dengan namanya, sedekah subuh adalah orang yang memberikan kelebihan harta kepada orang yang berhak di waktu subuh atau selepas shalat subuh. Waktu ini adalah waktu yang mustajab dan terbaik untuk melakukan kebaikan.

Kelebihan dari sedekah subuh yaitu bisa mendatangkan pahala, didoakan oleh malaikat, didekatkan pintu surga, dikabulkan doa, dsb.

Siapa Saja Orang yang Berhak Menerima Sedekah Subuh?

Berikut ini adalah daftar orang yang berhak menerima sedekah subuh yang perlu diketahui:

1. Diri Sendiri

Sedekah tidak harus memberikannya pada orang lain apalagi jika masih belum berkecukupan. Orang pertama yang diberi sedekah yaitu diri sendiri. Hal ini berlaku jika orang tersebut memang kurang mampu. Jadi, mengusahakan dan mencari uang untuk dirinya sendiri termasuk sedekah.

Penjelasan ini didasarkan pada hadis yang mengungkapkan bahwa Nabi SAW pernah berkata: Jika salah satu diantara kamu miskin hendaklah dimulai dengan dirinya (HR. Ahmad dan Muslim).

Berdasarkan pernyataan hadis tersebut jelaslah bahwa perlunya untuk mempertimbangkan kondisinya terlebih dahulu ketika bersedekah. Jika tidak mampu memenuhi diri sendiri, maka tidak mengapa bersedekah kepada dirinya.

Namun, jika memiliki kelapangan rezeki barulah bisa membagikannya kepada orang yang membutuhkan. Dari sini tampak jelas bahwa setiap orang bisa bersedekah. Meskipun bukan dengan harta, ada berbagai bentuk lainnya yang bisa dilakukan. Contohnya:

  • Sedekah pakaian yang tidak dipakai kepada orang yang membutuhkan. Pakaian ini tidak harus beli baru sehingga pakaian bekas pun bisa bermanfaat dan mendatangkan pahala.
  • Memberikan barang elektronik atau barang lain yang juga tidak terpakai.
  • Menawarkan bantuan pada orang lain. Contohnya menjadi sukarelawan korban bencana alam, dsb.
  • Berbuat kebaikan kepada siapa saja.

2. Anak-anaknya

Berdasarkan kitab Sayyid Sabiq yang berjudul Fiqh Sunnah disitu menyebutkan tentang siapa yang paling layak menerima sedekah yaitu anak. Setelah anak, barulah keluarga dan kerabatnya.

Hal itu juga diketahui dari hadis Nabi yang diriwayatkan oleh Muslim dan Abu Daud. Dikatakan bahwa Nabi SAW bersabda cukup besar dosa seseorang jika dia menyia-nyiakan tanggungannya.

Dalam hal ini, tanggungan setiap orang tua adalah anak yang perlu untuk dicukupi. Namun, jika sudah cukup, barulah bisa ke orang lain.

3. Keluarga

Orang yang layak menerima sedekah subuh selanjutnya adalah keluarga. Keluarga ini perlu diutamakan terlebih dahulu sebelum memberikan sedekah kepada orang lain. Hal ini karena keluarga merupakan orang yang paling dekat dengan kita.

Jadi, lebih baik untuk memberikannya kepada orang paling dekat baru kemudian ke orang orang. Sedekah kepada keluarga termasuk pada nafkah yang harus dipenuhi. Anda perlu tahu bahwa member nafkah pada istri sampai dengan orang tua termasuk dalam sedekah.

Apalagi jika keluarga tersebut kurang mampu untuk menghasilkan uang. Sedekah pada keluarga lebih diutamakan karena dapat mendatangkan pahala yang besar.

Allah sudah menjaminnya bahwa rezeki akan lebih lancar karena barokah bahkan akan mendapatkan berlipat-lipat.

4. Kerabat

Tidak hanya keluarga, orang yang berhak menerima sedekah subuh selanjutnya adalah kerabat. Kerabat adalah orang yang memiliki ikatan darah seperti sepupu, tante, om, sampai dengan kerabat jauh.

Sedekah subuh dapat diberikan kepada mereka setelah mencukupi kebutuhan diri sendiri dan keluarga inti. Memberi sedekah subuh kepada kerabat juga disarankan oleh Nabi Muhammad SAW.

Keutamaan memberikan sedekah kepada orang memiliki hubungan keluarga memiliki dua pahala. Satu pahala sedekah dan satu lagi pahala silaturahmi karena memberikan sedekah pada keluarga tentu akan mengeratkan jalinan persaudaraan.

Bahkan, ketika silaturahmi sudah terputus dengan bersedekah kepadanya bisa memberikan peluang untuk terjalin kembali. Oleh karena itu, Nabi Muhammad juga bersabda dalam hadits riwayat Thabrani, adalah “Sedekah yang paling utama yaitu sedekah kepada kaum kerabat yang memendam permusuhan.”

5. Tetangga

Jika sudah ke kerabat, orang yang berhak menerima sedekah subuh lainnya yaitu tetangga. Tengoklah ke kanan dan kiri rumah kita apakah masih ada yang kurang mampu. Jika iya, lebih baik untuk bersedekah ke tetangga.

Hubungan tetangga perlu dijaga dengan baik dan harus menghormatinya. Oleh sebab itu, sedekah adalah salah satu bentuk menghormati dan menyayangi tetangga. Setiap subuh, Anda bisa memberikan sedekah kepada tetangga.

Cara ini juga terbilang praktis dan cepat karena tidak perlu jauh-jauh mencari orang yang akan diberi. Cukup mengunjungi tetangga dan berikan langsung atau cukup menaruhnya di depan pagar. Bentuk sedekah kepada tetangga antara lain:

  • Sedekah uang dengan memberikannya kepada tetangga yang kurang mampu.
  • Sedekah pakaian bekas.
  • Sedekah barang yang tidak terpakai.
  • Sedekah makanan yang biasanya sering dilakukan. Anda bisa memasang tenda kecil atau meja kecil di luar lalu letakkan nasi bungkus atau sembako. Tuliskan bahwa “ini gratis, boleh diambil” dengan demikian, Anda tidak perlu repot untuk memberikannya langsung.

Bersedekah ke tetangga termasuk orang yang berhak menerima sedekah subuh. Hal ini telah disinggung oleh Nabi Muhammad dalam hadis.

Dikatakan bahwa Nabi SAW pernah bersabda jika membuat masakan, perbanyak kuahnya. Lalu, perhatikan tetangga sekitar dan berilah mereka dengan cara baik. Selain hadis itu, ada pula banyak hadis lainnya yang mengajarkan untuk tidak berbuat kikir kepada tetangga.

Tidak boleh juga terlalu berlebihan, cukup berikan sesuai dengan kemampuan dan ikhlas.

6. Orang yang Membutuhkan

Orang yang berhak menerima sedekah subuh yang terakhir adalah orang yang membutuhkan. Ada banyak kategori orang yang membutuhkan. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Fakir miskin
  • Anak yatim
  • Musafir
  • Dhuafa
  • Janda dan duda
  • Dsb.

7. Sedekah ke Lembaga Penyalur

Untuk memudahkan pemberian sedekah subuh yang cepat dan efisien, Anda dapat memberikannya kepada lembaga penyalur. Lembaga penyalur di Indonesia adalah banyak salah satunya adalah Yatim Mandiri.

Adanya lembaga tersebut akan bermanfaat sebagai sarana dan wadah yang baik dalam penyaluran sedekah. Melalui lembaga, harta yang disedekahkan akan sampai juga kepada orang yang membutuhkan.

Hal itu adalah pilihan yang tepat karena uangnya akan disampaikan ke tangan yang benar. Jangan sampai memberikannya kepada orang yang salah karena bisa mengurangi amalan.

Dengan bersedekah pada orang yang tepat akan mendatangkan pahala dan lebih dekat kepada Allah SWT. Untuk bersedekah, Anda bisa melakukannya kepada siapa saja. Tidak harus banyak dan menunggu kaya. 

Itulah beberapa orang yang berhak menerima sedekah subuh. Pilihlah penyaluran sedekah yang tepat sasaran. Penyaluran sedekah subuh di Yatim Mandiri diutamakan untuk anak yatim dan dhuafa, Insya Allah lebih luas manfaatnya.

Abdul Roqib
Berpengalaman dalam bidang SEO melingkupi SEO Content Writer, Link Building, dan Technical SEO.