20 Manfaat Zakat yang Perlu Diketahui Umat Muslim

Lengkap! Beberapa manfaat zakat yang bisa dijadikan motivasi bagi umat muslim untuk menunaikannya setiap tahun dengan perasaan tulus dan ikhlas.

Membayar zakat adalah salah satu kewajiban yang perlu dilakukan oleh umat Muslim. Ada banyak keutamaan yang bisa didapatkan jika melakukan amalan tersebut.

Berbagai manfaat zakat hendaknya dapat menjadi renungan dan motivasi tersendiri untuk lebih ikhlas dalam melaksanakannya.

Ada dua jenis zakat yang wajib ditunaikan, yakni zakat fitrah dan zakat harta benda.

Keduanya memiliki syarat dan ketentuan masing-masing yang perlu dipahami agar bisa ditunaikan sesuai syariat Islam.

Adapun penjelasan mengenai manfaat membayar zakat akan dijelaskan di artikel ini.

Manfaat Zakat

Zakat merupakan praktik ibadah yang dilakukan umat Islam dengan memberikan 2,5% hartanya kepada orang Islam yang membutuhkan.

Memberikan zakat sifatnya sukarela di beberapa negara yang mayoritas penduduknya beragama Islam.

Namun, ada pula beberapa negara yang mengurus zakat warganya secara langsung melalui badan zakat khusus.

Seorang muslim perlu memahami perihal zakat dengan baik. Adapun manfaat zakat yakni sebagai berikut:

1.  Menyempurnakan Iman

Salah satu upaya untuk menyempurnakan iman adalah dengan membayar zakat

Iman seorang muslim sering kali mengalami naik turun, terkadang sangat taat dan seringkali lalai.

Penyebab rendahnya imam dapat dikarenakan berbagai faktor, mulai dari dorongan hawa nafsu, salah pergaulan, jarang beribadah, kurang bersyukur, dan lain-lain.

Di tengah gempuran pertukaran budaya, godaan dan tantangan dalam memperkuat iman juga semakin besar bagi masyarakat muslim di masa kini.

Ada banyak arus negatif yang perlu dihindari agar tetap berada pada jalan yang lurus dan diridhoi oleh Allah SWT.

Salah satu upaya untuk menyempurnakan iman adalah dengan membayar zakat.

Ibadah ini adalah salah satu pilar agama Islam yang harus dikokohkan agar pondasi keimanan tidak roboh.

Rasulullah SAW bersabda, “Salah seorang di antara kalian tidaklah beriman (dengan iman sempurna) sampai ia mencintai saudaranya sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri.” (HR. Bukhari: 13)

Jika dikaitkan dengan amalan zakat, maka iman seorang muslim dapat disempurnakan dengan membantu saudara-saudara sesama muslim yang membutuhkan.

Melalui kegiatan ibadah ini, maka seorang muslim dapat menggugurkan kewajibannya sekaligus meningkatkan ketakwaan dan keimanannya kepada Sang Maha Pencipta.

2.  Bukti Ketaatan kepada Allah

Di zaman sekarang, banyak orang yang “mendewakan” uang seakan-akan benda tersebut layak disembah.

Tidak sedikit orang yang rela melakukan apa saja untuk bisa mendapatkan uang banyak, mulai dari korupsi, mencuri, merampok, membegal, dan lain sebagainya.

Selain mencari uang dengan cara kriminal, tidak jarang manusia menjadi lupa diri ketika dihadapkan dengan uang.

Mereka rela bekerja siang dan malam untuk mengejar sesuatu yang bersifat duniawi.

Oleh karena itu, tidak jarang manusia merasa sulit untuk memberikan benda yang sudah dikumpulkannya dengan kerja keras tersebut kepada orang lain. Di sinilah kadar keimanan dan ketaatan manusa diuji.

Dengan membayar zakat, maka ketaatan seorang muslim akan semakin meningkat kepada Allah. Kewajiban ini tidak boleh ditinggalkan agar tidak mendapat murka dari-Nya.

3.  Membersihkan Jiwa

Dalam agama Islam dijelaskan bahwasanya membayar zakat merupakan salah satu cara untuk membersihkan harta.

Hal ini karena setiap harta yang dimiliki atau disimpan terkandung hak-hak milik orang lain di dalamnya, khususnya orang-orang yang membutuhkan.

Dengan mengeluarkan zakat, maka upaya ini sama dengan mendorong keberlangsungan hidup orang lain yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Membayarkan zakat fitrah dan zakat penghasilan akan memberikan perasaan lega karena harta yang memang harus dikeluarkan sudah diberikan kepada orang yang berhak.

Membantu orang lain tidak hanya dapat memberikan rasa senang bagi orang yang diberi, melainkan juga rasa senang pada diri sendiri karena telah berhasil menunaikan kewajiban.

Secara tidak langsung, orang yang membayar zakat juga dapat disebut sebagai kelompok muslim yang dermawan dan memisahkan diri dari golongan orang pelit atau kikir.

Alasannya adalah apabila sudah terbiasa memberikan sesuatu kepada orang lain dalam bentuk apapun, misalnya seperti uang, pengetahuan, bantuan, dan lain-lain, maka ia akan merasa lebih “berarti” karena memudahkan hidup orang lain.

4.  Menenangkan Hati

Saat suatu kewajiban tidak kunjung ditunaikan, tentu ada perasaan gelisah dan cemas dari dalam hati.

Tidak jarang, hal tersebut juga menimbulkan perasaan merasa bersalah karena menghindari ibadah yang harus dijalankan.

Salah satu manfaat zakat adalah bisa lebih menenangkan hati. Jika hati tenang, maka akan lebih mudah bagi seseorang dalam melakukan berbagai aktivitas.

Pikiran pun bisa menjadi lebih jernih karena tidak perlu overthinking mengenai kewajiban zakat yang belum dituntaskan.

Tentu saja, niat melakukan zakat hendaknya tidak hanya sekadar menggugurkan kewajiban, namun juga untuk membantu sesama manusia diiringi dengan perasaan ikhlas.

5.  Salah Satu Tiket Menuju Surga

Dengan berzakat, maka seorang muslim telah mendapatkan “tiket” masuk surga dari Allah.

Ada banyak pintu surga yang bisa dilewati, seperti pintu sholat, pintu sedekah, pintu jihad, pintu rayyan, dan lain-lain.

Pastinya, setiap manusia ingin hidup nyaman saat sudah mati nanti. Menetap di surga adalah anugerah terbesar yang diberikan oleh Allah kepada umat Islam yang bertakwa.

Dengan berzakat, maka seorang muslim telah mendapatkan “tiket” masuk surga dari Allah.

Hal ini sesuai dengan hadist berikut, “Surga adalah untuk mereka yang bertutur halus, menyebarkan salam Islam, memberi makan orang-orang dan bermalam dengan memanjatkan doa secara sukarela ketika orang-orang sedang terlelap.” (HR. At-Tirmidzi).

6.  Pelindung di Hari Akhir

Hikmah melakukan zakat yang berikutnya adalah sebagai pelindung di hari kiamat khelak.

Seperti yang diketahui, dalam ajaran Islam dikatakan bahwa manusia akan berkumpul di Padang Mahsyar saat hari kiamat.

Kelak apa yang telah diperbuat akan menjadi tempat berteduh bagi tiap manusia dari panas yang begitu menyengat.

Rasulullah mengatakan bahwa, ada tujuh jenis orang yang akan berteduh di bawah naungan Allah SWT di hari kebangkitan nanti. Beliau bersabda:

“Orang-orang yang beramal dan menyembunyikannya sedemikian rupa sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diberikan oleh tangan kanannya.” (HR. Bukhari).

Hal ini dapat menjadi motivasi tersendiri bagi setiap umat muslim untuk lebih ikhlas dan tulus dalam mengamalkan zakat sehingga menjadi manfaat zakat.

7.  Mempelajari Agama Lebih Dalam

Manfaat zakat yang berikutnya yakni sebagai upaya untuk mendalami agama Islam.

Seperti yang diketahui, ilmu agama Islam sangat luas untuk diselami dan dibutuhkan cangkir yang kosong setiap kali ingin mengisinya dengan ilmu.

Oleh karena itu, membayar zakat dapat menjadi alternatif untuk memperdalam wawasan seputar zakat.

Setiap muslim dapat bertanya kepada ustadz atau ustadzah di daerah tempat tinggalnya terkait ketentuan zakat yang tepat dan sesuai.

Bagaimana pun juga, berguru secara langsung kepada orang yang benar-benar paham dengan ilmu agama sangat dianjurkan dalam ajaran Islam.

Setiap muslim berkesempatan untuk bertanya mengenai ketentuan zakat fitrah, zakat profesi, atau zakat mal secara lebih rinci.

Oleh karena itu, jangan sia-siakan kesempatan ini untuk memperoleh pengetahuan yang bermanfaat di bidang keagamaan.

Baca juga: Macam Macam Zakat yang Perlu Diketahui dan Cara Menghitungnya

8.  Membawa Kebajikan

Disadari atau tidak, membayar zakat dapat membawa kebajikan dalam hidup seseorang. Kebajikan adalah segala sesuatu yang bersifat baik dan erat kaitannya dengan Budi pekerti.

Contoh kebajikan yang datang dalam hidup di antaranya yakni seperti kesehatan tubuh, rezeki yang lancar, keluarga yang lengkap, ilmu yang barokah, dan lain sebagainya.

Dengan merasakan berbagai kebaikan tersebut tentu kualitas hidup lebih meningkat dan kebahagiaan selalu menyertai.

9.  Meninggal dengan Tenang

zakat mampu menjauhkan seorang muslim dari sakaratul maut yang kurang baik.

Siapa yang tidak ingin meninggal dalam kondisi tenang dan tanpa beban? Nampaknya, hampir setiap orang ingin agar kehidupan akhiratnya dijauhkan dari rasa gelisah, dendam, dan berbagai emosi negatif lainnya.

Jika ingin menghembuskan napas terakhir dengan tenang, sebaiknya lakukan berbagai kewajiban, termasuk dalam membayar zakat.

Hal ini karena zakat mampu menjauhkan seorang muslim dari sakaratul maut yang kurang baik.

Membayar zakat juga bisa menjadi wadah untuk meringankan dosa yang telah berlalu. Dengan begitu, kematian akan menjadi lebih mudah dan tidak terlalu menyakitkan.

Inilah yang menjadi manfaat zakat sangat besar.

10.  Membentengi Diri dari Bencana

Bencana bisa datang kapan saja dan di mana saja, tidak peduli siapa yang akan dihampirinya.

Oleh karena itu, penting sekali agar selalu menjaga lisan dan perbuatan dari hal-hal tercela.

Salah satu cara untuk membentengi diri dari musibah atau bencana adalah dengan membayar zakat tepat waktu sesuai ketentuan dalam agama Islam.

11.  Sarana Pengendalian Diri

Jika ingin mencari sarana pengendalian diri yang tepat, maka berzakat adalah salah satu solusinya.

Rutin membayar zakat fitrah dan zakat mal apabila sudah tiba waktunya dapat memurnikan hati agar lebih bersih dan bercahaya.

Dengan kata lain, membayar zakat dapat menerangi jiwa setiap muslim yang mungkin sempat tersesat di belantara hati.

Oleh karena itu, sudah selayaknya setiap muslim membayar zakat sesuai kadar nisab dan haul yang sudah ditentukan.

Membayar zakat termasuk bentuk ibadah yang berorientasi pada sosial kemanusiaan.

Dengan membayarnya kepada orang yang berhak, maka hati akan lebih mudah terkontrol dan tidak mudah terjerumus ke dalam lubang kemaksiatan.

Jika hati tenang, maka mengambil keputusan akan jadi lebih mudah dan pikiran lebih jernih dalam melakukan berbagai tindakan.

12.  Mengelola Uang Lebih Baik

Manfaat zakat bagi umat muslim berikutnya yakni melatih diri untuk mengelola keuangan menjadi lebih baik.

Dengan membayar zakat secara rutin setiap tahunnya, maka hal tersebut mengharuskan seorang muslim membuat rincian anggaran yang tepat.

Apalagi jika pengeluarannya tidak hanya sebatas zakat fitrah, namun juga zakat profesi atau zakat harta, tentu rincian pemasukan dan pengeluaran harus dicatat secara rinci agar keuangan bisa dikelola dengan baik.

Hal ini juga termasuk pengeluaran untuk makan, uang saku anak, biaya sekolah, tagihan listrik, tagihan WiFi, sedekah, dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, dengan membayar zakat, maka pengeluaran lebih terkontrol untuk hal-hal yang positif.

13.  Menghapus Dosa

Rasulullah SAW bersabda, “Amal memadamkan dosa sebagaimana air memadamkan api.” (Dalam HR. At-Tirmidzi dan An-Nasa’i).

Dari hadits tersebut, dapat diketahui bahwa berbuat baik dapat mengurangi dosa dan menambah pahala.

Sebaliknya, berbuat dosa juga mampu memadamkan amal yang sudah diperbuat sebelumnya.

Oleh karena itu, sebelum bertindak, maka pikirkanlah terlebih dahulu konsekuensinya.

Adapun membayar zakat adalah salah satu perbuatan baik yang juga mampu menggugurkan dosa.

14.  Menghadirkan Keadilan Sosial

Jika dilihat dari segi sosial, membayar zakat bagi penerima zakat bisa menjadi sarana untuk menghapus kesenjangan dan menghadirkan keadilan bagi masyarakat secara merata.

Seperti yang diketahui, kesenjangan sosial di lingkungan masyarakat masih terasa begitu nyata.

Banyak orang kurang mampu yang masih merasa kesulitan dalam mencari uang untuk makan.

Bulan Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk meminimalisir adanya kesenjangan tersebut.

Meskipun demikian, setiap muslim juga bisa memberikan sedekah bagi orang-orang yang membutuhkan tanpa harus berpatokan pada waktu.

Namun, perlu diingat bahwa penyaluran zakat hendaknya benar-benar diserahkan kepada orang yang berhak.

Jika perlu, percayakanlah pada badan Amil Zakat yang ada di daerah masing-masing.

15.  Menumbuhkan Solidaritas Bersama

Manfaat zakat fitrah dan mal yang berikutnya yaitu dapat menumbuhkan solidaritas di kalangan umat muslim.

Hubungan yang erat dapat terjalin ketika sesama umat muslim saling bahu membahu dalam menyalurkan zakat.

Misalnya, seperti survey, pendataan, pengorganisasian, penyaluran, dan lain sebagainya.

Berbagai kegiatan yang dilakukan bersama tersebut tanpa sadar menumbuhkan rasa kedekatan dan solidaritas bagi sesama muslim.

Selain itu, membayar zakat juga dapat menumbuhkan sikap empati, seolah-olah juga ikut merasakan kesulitan yang dihadapi oleh saudara muslim.

Allah SWT berfirman (Al-Qur’an 28: 77): “Dan berbuat baiklah (kepada orang lain), sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu.”

Melalui ayat tersebut, dapat diketahui bahwa Allah memerintahkan makhluk-Nya untuk bergotong royong dan saling membantu dalam hal kebaikan.

16.  Menghilangkan Rasa Iri

Jika menengok kehidupan masyarakat secara langsung, banyak di antara mereka yang bernasib kurang beruntung.

Oleh karena itu, tidak ada salahnya untuk meringankan beban mereka agar mampu merasakan nikmat rezeki yang kita rasakan.

Hal ini secara tidak langsung dapat membantu umat muslim untuk meredam rasa iri dan dengki kepada orang lain yang hidupnya lebih bergelimang harta dan mempunyai kelebihan lain yang mungkin tidak dimiliki.

17.  Mencegah Kriminalitas

Manfaat membayar zakat yang lainnya yaitu bisa mencegah tindak kriminalitas, misalnya seperti perampokan, pencurian, dan lain sebagainya.

Sebagai informasi, tidak sedikit penyebab kejahatan karena tidak tercukupi kebutuhan dasar bagi orang-orang yang kurang mampu.

Dengan membayar zakat, maka orang-orang yang kurang beruntung bisa memenuhi kebutuhan hidup pokoknya.

18.  Melatih Kerendahan Hati

Sebagai manusia biaya, sudah selayaknya seorang muslim menghindari sikap sombong dan tamak.

Pasalnya, sifat tersebut tergolong sebagai sifat yang tercela dan dibenci oleh Allah SWT. Hal ini sesuai dengan pernyataan dalam hadist berikut: Rasulullah SAW:

“Amal yang diberikan secara rahasia dapat memadamkan kemurkaan Allah SWT.” (Dalam HR. Ibnu Hiban dan At-Tirmidzi).

Adapun salah satu upaya melatih sifat rendah hati adalah dengan membayar zakat.

Pastinya, umat muslim tidak perlu merasa keberatan karena zakat hanya perlu dikeluarkan setiap Ramadhan.

19.  Meningkatkan Rezeki

Pernahkah mendengar istilah apa yang ditanam adalah apa yang dituai kelak? Hal tersebut bukan sekadar kebohongan belaka. 

Karena dengan memberikan sesuatu kepada orang lain tidak akan hilang, melainkan akan kembali ke dalam diri sendiri melalui bentuk rezeki yang lain.

Hal ini sesuai dengan firman Allah SWT, “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mualaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketepatan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana”. (QS At-Taubah ayat 60).

20.  Menambah Keberkahan

Zakat adalah salah satu kunci supaya harta yang dimiliki menjadi berkah. Jika harta yang dimiliki mengandung berkah, maka akan membuat pemiliknya senantiasa merasa tenang. 

Perlu digaris bawahi bahwa harta yang berkah tidak harus selalu dalam jumlah banyak.

Namun, harta yang berkah adalah harta yang senantiasa merasa cukup bagi pemiliknya sesuai kebutuhan.

Rasul SAW bersabda: “Harta tidak akan berkurang karena sedekah (zakat) dan tidaklah Allah menambah bagi hamba yang pemaaf kecuali kemuliaan dan tidak lah orang yang berlaku tawadhu’ karena Allah melainkan Dia akan meninggikannya.” (HR. Muslim).

Apabila ingin hartanya bertambah, maka buatlah agar harta tersebut mengandung keberkahan dengan cara membelanjakannya di jalan Allah.

Salah satu caranya yaitu dengan membayar zakat fitrah dan zakat maal, guna membantu sesama yang membutuhkan.

Manfaat zakat sangat banyak bagi setiap muslim yang mengamalkannya dengan tulus dan ikhlas.

Kini, Tunaikan zakat secara online dan sedekah bisa lebih praktis karena ada Yayasan Yatim Mandiri yang terpercaya dan amanah.

Santoso
Lewat aksara menggapai cita dan membantu sesama.