Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Kolom » Kisah Sukses » Abul Khoir yang Mendedikasikan Hidupnya Untuk Agama

Abul Khoir yang Mendedikasikan Hidupnya Untuk Agama

  • account_circle Yatim Mandiri
  • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
  • visibility 319
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

  • Abul Khoir Zulkarnain
  • MEC Angkatan 7
  • Imam Besar Masjid Agung Palembang

Menjadi imam shalat berjamaah di masjid-masjid besar mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh Abul Khoir Zulkarnain. Namun, takdir Allah membawanya pada jalan ini. 

Sebelum menjadi penerima manfaat Yatim Mandiri, dirinya memang sudah belajar di pondok pesantren. Lalu dirinya masuk Mandiri Entrepreneur Center (MEC) angkatan VII. Dirinya bercerita bahwa MEC banyak mengajarkan hal baru. 

Salah satunya adalah mengenal teknologi dan komputer. “Sebelum masuk MEC saya sama sekali tidak tahu komputer. Di sana saya belajar bongkar pasang komputer sampai akhirnya bisa membetulkan komputer sendiri,” kenangnya.

“Selain itu, pengalaman entrepreneur di MEC membuat saya mandiri,” tambahnya. Saat di MEC, Abul mengambil jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Sehingga saat ada kesempatan berkuliah, dirinya mengambil jurusan Sistem Informasi. “Ambil jurusan itu karena rekomendasi kakak tingkat dan tak jauh dari yang dipelajari di MEC dulu,” ujar pria yang berkuliah di Universitas Indo Global Mandiri Palembang ini.

Setelah lulus kuliah Abul memutuskan untuk tidak bekerja selama satu tahun. “Selama itu saya gunakan untuk menghafal Quran lagi,” ujarnya. Setelah itu, drinya baru mulai mengajar di salah satu pondok pesantren di palembang dan rumah tahfidz. 

“Karena kata kyai saya, pekerjaan terbaik untuk seorang penghafal al Quran adalah mengajar al Quran,” cerita pria kelahiran Tanjung Seteko ini. Sampai saat ini ada kurang lebih 100 santri yang ia ajar. 

Selain itu, Abul juga aktif menjadi imam shalat berjamaah di beberapa masjid besar di Palembang. 

Salah satunya adalah Masjid Agung Palembang. Baginya, menjadi imam juga merupakan salah satu bentuk mengamalkan al Quran. Karena dirinya terus membaca ayat-ayat suci al Quran.

Menurut Abul, mengajar al Quran juga ada suka dukanya. Sukanya saat santrinya bisa khatam al Quran. “Namun dukanya kadang kita mendapat tuntutan dari orang tua santri kenapa anaknya belum bisa hafalan. Karena menurut saya setiap anak itu berbeda kemampuannya. Juga yang utama adalah rahmat Allah,” tutupnya.

  • Penulis: Yatim Mandiri

Tinggalkan Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Haflah Akhirussanah MEC Palembang

    Haflah Akhirussanah MEC Palembang

    • 0Komentar

    Palembang, YM News – Alhamdulillah telah terlaksana Haflah Akhirussanah atau Perayaan Akhir Pembelajaran Kampus Kemandirian Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Palembang, pada Jum’at (1/4/2022). Telah tuntas selama 1 tahun mahasiswa Kampus Kemandirian Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Palembang digembleng dan dibina dalam hal agama, akademik, dan keterampilan kerjanya agar mereka mampu menjadi mandiri dan tidak menjadi beban […]

  • Bantuan Sosial Masyarakat untuk Keluarga Dhuafa di Tuban

    Bantuan Sosial Masyarakat untuk Keluarga Dhuafa di Tuban

    • 0Komentar

    Tuban, YM News – Yatim Mandiri Tuban menyalurkan Program Bantuan Sosial Masyarakat untuk Ibu Ningtiani, seorang ibu rumah tangga di Desa Tegalagung, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, pada Selasa (18/2/2025).  Bantuan yang tersalurkan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarganya yang hidup dalam keterbatasan. Ibu Ningtiani tinggal bersama tiga keluarga kecilnya dan hanya mengandalkan penghasilan suaminya […]

  • Yatim Mandiri Kembali Kirimkan Qurban untuk Muslim Palestina

    Yatim Mandiri Kembali Kirimkan Qurban untuk Muslim Palestina

    • 0Komentar

    Gaza, YM News – Yatim Mandiri kembali megirimkan hewan qurban ke Gaza, Palestina. Penyembelihan hewan qurban di Gaza, Palestina berlangsung 2 hari pada tanggal 10 dan 11 Juli 2022. Dengan rincian hewan qurban yang dikirimkan tahun ini terdiri dari 2 ekor sapi dan 8 domba. Adanya penjajahan di Palestina membuat perekonomian penduduk berjalan lambat. Satu […]

  • Choirul Umam, Binaan MEC Berbagi Tips Membuka Pintu Rezeki

    Choirul Umam, Binaan MEC Berbagi Tips Membuka Pintu Rezeki

    • 0Komentar

    Sragen, YM News – Namanya Muhammad Choirul Umam, biasa dipanggil Irul. Dia adalah salah satu binaan Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Sragen. Irul berasal dari Desa Bakalang, Kecamatan Kapas, Kota Bojonegoro. Alasan Irul melanjutkan pendidikan di Mandiri Entrepreneur Center (MEC) karena dia ingin mandiri, sama halnya dengan dua kakaknya. Dua kakaknya juga alumni Mandiri Entrepreneur Center […]

  • Yatim Mandiri Salurkan Bantuan Alat Tulis untuk Anak Sanggar Genius Grabag, Magelang, Tumbuhkan Semangat Belajar

    Yatim Mandiri Salurkan Bantuan Alat Tulis untuk Anak Sanggar Genius Grabag, Magelang, Tumbuhkan Semangat Belajar

    • 0Komentar

    Magelang, YM News – Senyum kebahagiaan dan semangat belajar kembali terpancar dari anak-anak Sanggar Genius Grabag, Magelang, melalui kegiatan penyaluran bantuan alat tulis yang dilaksanakan pada Jum’at, (11/9/2026). Sebanyak empat anak menerima bantuan perlengkapan belajar sebagai bentuk dukungan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan dan menunjang aktivitas belajar mereka sehari-hari. Bantuan alat tulis yang diberikan oleh Yatim Mandiri menjadi wujud […]

  • Bantuan Sosial Masyarakat untuk Keluarga Ibu Nur Rohmah

    Bantuan Sosial Masyarakat untuk Keluarga Ibu Nur Rohmah

    • 0Komentar

    Tuban, YM News – Yatim Mandiri Tuban kembali salurkan program bantuan sosial masyarakat untuk ibu Nur Rohmah. Ibu Nur Rohmah adalah seorang ibu rumah tangga yang tinggal di desa Mandirejo Merakurak, Tuban. Saat ini, beliau hidup bersama suami dan kedua anaknya. Salah satu anak beliau memiliki penyakit disleksia, yaitu gangguan dalam proses belajar. Rutin melakukan […]

expand_less