Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Kolom » Kisah Sukses » Disabilitas Bukan Batas, Slamet PM Program Disabilitas Hafidz Qur’an

Disabilitas Bukan Batas, Slamet PM Program Disabilitas Hafidz Qur’an

  • account_circle Yatim Mandiri
  • calendar_month Rabu, 1 Mar 2023
  • visibility 358
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Berdedikasi untuk berjuang di jalan Allah membawa Slamet Hidayatullah tekun mempelajari al Quran. Menghafal juga mengamalkannya. 

Keterbatasan fisik yang ia miliki bukan menjadi penghalang untuk dirinya belajar di salah satu pondok di Tuban. “Karena keterbatasan ini dulu saya sudah cari sekolah. Sehingga baru lulus SMP usia 18 dan langsung masuk pondok sampai usia 24 tahun,” cerita pria yang akrab disapa Slamet ini.

Sejak saat itulah Slamet bertekad untuk mengajarkan dan mengamalkan Al-Quran. “Sejak dulu ingin punya tempat untuk mengajar mengaji sendiri,” ujarnya. 

Namun, sebelum pada akhirnya bisa memiliki tempatnya sendiri, Slamet mengajar di masjid dekat rumahnya. 

Griya Quran yang didirikannya menjadi tempat belajar untuk 32 anak usia sekolah dasar sampai remaja. Sebanyak 30  anak belajar membaca al Quran mulai dari iqro. Sedangkan dua lainnya belajar hafalan Al-Quran. 

Semua ia tangani sendiri. “Ada satu ustadzah yang mengajar Al-Quran. Kalau Iqro saya tangani sendiri,” ujar pria berusia 29 tahun ini. Meski kadang lelah, namun dirinya tak pernah menyerah. 

Tak mudah baginya menangani murid sebanyak itu. Apalagi dengan keterbatasan fisik yang ia miliki. Namun, baginya itu semua bukan batas. Malah menjadi pendorong dirinya untuk terus berbuat baik.

“Ada tiga pedoman hidup yang saya pegang. Yaitu surat Muhammad ayat , bermanfaat bagi orang lain, dan jika kita sudah berjuang di jalan Allah lurus saja. Fokus jangan melihat yang lainnya,. 

Bahkan saat ditanya, apakah dirinya merasa iri atau kekurangan, Slamet menjawab “Kalau iri soal dunia pada orang lain tentu tidak. 

Tapi kalau soal akhirat, tentu. Apalagi melihat teman-teman yang bisa mendirikan pondok pesantren. Kalau iri soal akhirat kan diharuskan, agar kita makin termotivasi,” jelasnya lantas tertawa.

Slamet pertama kali mengenal Yatim Mandiri dari saat mendapat bantuan untuk program disabilitas. Bantuan modal usaha yang ia dapatkan itu ia kelola menjadi sebuah warung kopi. “Karena saya tidak bakat dalam bidang usaha, akhirnya usaha tersebut tutup. Tapi sudah ada hasilnya. Hasilnya itulah yang saya jadikan modal untuk membangun Griya Quran,” cerita pria kelahiran Tarakan ini.

  • Penulis: Yatim Mandiri

Tinggalkan Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Gulirkan Bantuan Kaki Palsu Untuk Dhuafa Pasuruan

    Gulirkan Bantuan Kaki Palsu Untuk Dhuafa Pasuruan

    • 0Komentar

    Pasuruan, YM News – Alhamdulillah pada Selasa lalu (20/8/2024), Yatim Mandiri Pasuruan telah menyalurkan bantuan berupa pembelian kaki palsu kepada saudara Selamet Saikhuddin, seorang dhuafa yang tinggal di Ngemplak, Desa Toyaning, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.  Bantuan kaki palsu ini diharapkan dapat membantu Mas Selamet menjalani kehidupannya dengan lebih baik dan memudahkan mobilitasnya. Penyaluran bantuan ini […]

  • Ajak Gembira Yatim Tulungagung dengan Gelar Pesantren Ramadhan Kreatif

    Ajak Gembira Yatim Tulungagung dengan Gelar Pesantren Ramadhan Kreatif

    • 0Komentar

    Tulungagung, YM News – Alhamdulillah pada Sabtu hingga Ahad lalu (8-9/4/2023) Yatim Mandiri Tulungagung telah melaksanakan program Pesantren Ramadhan Kreatif, yakni salah satu program rutin di bulan Ramadhan yang mengajak adik-adik Yatim dhuafa untuk belajar mondok. Program Pesantren Ramadhan Kreatif ini diikuti oleh 50 adik-adik yatim dhuafa yang berasal dari sanggar belajar. Acara ini terselenggara […]

  • BPD DIY Syariah Bantu Permodalan Kampung Mandiri

    BPD DIY Syariah Bantu Permodalan Kampung Mandiri

    • 0Komentar

    Yogyakarta, YM News – Yatim Mandiri Yogyakarta berkolaborasi dengan Bank BPD DIY Syariah dalam penyerahan bantuan modal usaha Kampung Mandiri Sidoharjo. Kegaitan ini terlaksana pada Selasa, (14/6/2022). Kampung Mandiri sendiri merupakan program unggulan Yatim Mandiri dibidang pemberdayaan ekonomi. Bertujuan untuk mendorong kemandirian, partisipasi dan keberlanjutan program pada penerima manfaat, sehingga memberikan dampak pada aspek sosial […]

  • Santunan Yatim dan Warga Dhuafa di Kampung Zakat Mojokerto 

    Santunan Yatim dan Warga Dhuafa di Kampung Zakat Mojokerto 

    • 0Komentar

    Mojokerto, YM News – Yatim Mandiri Mojokerto tidak hentinya lakukan upaya menebar manfaat, sebagai salah satu lembaga filantropi Islam yang konsen dalam upaya memandirikan adik yatim dan dhuafa. Seperti halnya pada Jum’at lalu (24/2/2023) Yatim Mandiri Mojokerto turut berpartisipasi dalam kegiatan santunan yatim dan warga dhuafa di Kampung Zakat Terpadu, Kelurahan Kedundung, Kecamatan Magersari, Kota […]

  • Relawan Kemandirian Kepanjen Gelar Buka Puasa Ceria

    Relawan Kemandirian Kepanjen Gelar Buka Puasa Ceria

    • 0Komentar

    Kepanjen, YM News – Relawan Kemandirian Kepanjen menggalar kegiatan Buka Puasa Ceria pada Sabtu, (9/4/2022) lalu. Berlokasi di Warung Ratu Rawit, kegiatan ini melibatkan 12 relawan kemandirian. Selain berkolaborasi dengan Warung Ratu Rawit, Relawan Kemandirian Kepanjen juga berkolaborasi dengan Ratu Swalayan dan Nova Cake and Catering untuk menyukseskan kegiatan ini. Kegitan ini diikuti oleh 150 […]

  • Peduli Sesama, Yatim Mandiri Tangerang Raya Distribusikan Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Banjir

    Peduli Sesama, Yatim Mandiri Tangerang Raya Distribusikan Bantuan Logistik ke Wilayah Terdampak Banjir

    • 0Komentar

    Tangerang, YM News – Mengusung semangat kemanusiaan Yatim Mandiri Tangerang Raya mendistribusikan bantuan logistik ke wilayah terdampak banjir, di daerah Total Persada Kota Tangerang dan Pasir Nangka Kabupaten Tangerang. Pendistribusian bantuan logistik ini dilaksanakan pada Sabtu, 24 Januari 2026. Bantuan logistik langsung diberikan ke posko dapur umum pengungsian yaitu Posko Alamanda. Banyak warga yang mengungsi […]

expand_less