Zakat Fitrah dengan Beras: Ketentuan dan Keutamaannya

sumber foto: freepik

Zakat fitrah dengan beras perlu memperhatikan takaran yang tepat. Jangan lupa untuk menggunakan beras berkualitas dan terbaik untuk menunaikan zakat fitrah, agar mendapat keutamaannya. 


Zakat fitrah bukan hanya bisa dilakukan dengan uang saja. Akan tetapi, ada juga zakat fitrah dengan beras.

Biasanya zakat fitrah dibayarkan pada bulan ramadhan atau menjelang perayaan Idul Fitri. Tentunya saat membayar zakat fitrah perlu mengetahui takarannya dengan benar. 

Zakat fitrah sendiri merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh umat muslim tanpa terkecuali. Baik pria, wanita, muda dan tua semuanya diwajibkan untuk menunaikan zakat fitrah.

Kegunaan zakat fitrah tidak lain adalah untuk mensucikan diri setelah sebulan lamanya berpuasa.

Saat ini seseorang bisa menunaikan zakat fitrah dengan mudah. Bahkan ada zakat fitrah yang bisa dilakukan secara online. Zakat fitrah online akan mempermudah siapa saja untuk menunaikan zakat sesuai keinginan.

 

Baca juga:    Apakah Zakat Fitrah Online Diperbolehkan? Simak Berikut ini

Zakat Fitrah dengan Beras 

Manfaat Zakat Fitrah

Zakat fitrah merupakan suatu kewajiban bagi umat muslim di seluruh dunia baik laki-laki, perempuan, tua maupun muda. Zakat fitrah biasanya ditunaikan sejak awal bulan ramadhan hingga paling lambat sebelum melakukan shalat Idul Fitri. 

Belakangan ini banyak orang yang berzakat menggunakan beras. Cara zakat fitrah dengan beras harus dilakukan dengan benar dan sesuai dengan anjuran. Dengan demikian, barulah zakat yang dilakukan sah. 

Takaran zakat fitrah menggunakan beras sebetulnya amat mudah dihafalkan. Adapun takarannya adalah senilai 2,5 kilogram atau setara dengan 3,5 liter per jiwanya.

Kemudian, juga muncul berbagai pertanyaan seperti bolehkah zakat dengan beras bantuan atau beras zakat?

Salah satu mantan Ketua PBNU pernah menjawab persoalan ini. Menurut Hanief Saha Ghafur tentu saja boleh mengeluarkan zakat dengan beras pemberian dari zakat.

Penerima zakat boleh menggunakan beras zakat untuk keperluan apapun termasuk menunaikan zakat.

Hanya saja yang lebih utama adalah melakukan zakat fitrah menggunakan beras hasil jerih payah diri sendiri. Fakir miskin sebetulnya tidak mempunyai kewajiban berzakat. Akan tetapi, tidak ada larangan jika mereka mau berzakat.

 

Artikel lainnya:    Berapa Besaran Zakat Fitrah Beras dan Uang? Simak Disini

Benarkah Zakat Fitrah Harus Menggunakan Beras yang Bisa Dimakan?

Zakat fitrah menjadi kewajiban bagi umat muslim di seluruh dunia baik yang laki-laki, perempuan, muda maupun tua.

Zakat bisa dilakukan dengan menggunakan uang maupun makanan pokok seperti halnya beras. Lantas, apakah benar jika zakat fitrah harus menggunakan beras yang bisa dimakan?

Pada dasarnya zakat fitrah itu berupa satu sho’ makanan pokok. Wajib hukumnya dikeluarkan makanan pokok asli dari dalam negeri.

Misalnya, Indonesia memiliki makanan pokok nasi yang berasal dari beras. Maka, wajib hukumnya menggunakan beras untuk menunaikan zakat fitrah.

Syeikh As-Sa’di pernah membahas seputar zakat dengan beras. Menurutnya, wajib hukumnya mengeluarkan zakat dari harta pertengahan.

Tidak sah hukumnya jika seseorang mengeluarkan zakat dalam bentuk yang jelek. Apalagi jika beras sudah ada dalam kondisi tidak layak digunakan. 

Jika menggunakan dengan yang lebih bagus, maka hal tersebut terserah bagi yang menunaikan zakat. Jadi, bukanlah syarat mengeluarkan beras zakat fitrah harus yang bisa dimakan. Akan tetapi, keluarkanlah zakat yang kualitasnya sesuai standar masyarakat.

Hindari memberikan zakat dari beras dengan kualitas yang jelek. Jika dilakukan, maka hukumnya akan menjadi tidak sah. Berikanlah zakat fitrah terbaik untuk semakin mendapatkan pahala yang banyak dari Allah SWT.

 

Baca artikel:    Macam-macam Manfaat Zakat Fitrah Amalan di Bulan Ramadhan

Keutamaan Zakat Fitrah

sumber foto: pinterest

Setiap perbuatan baik tentu akan menuai hal-hal baik pula. Apalagi jika melakukan perbuatan baik di bulan puasa ramadhan.

Pastinya pahala yang dituai akan semakin berlimpah. Salah satu perbuatan baik yang bisa menuai banyak pahala ialah zakat fitrah. 

Jika dilakukan secara ikhlas, maka zakat fitrah akan memberikan manfaat yang begitu luar biasa bagi seluruh umat muslim yang melakukannya.

Baik itu zakat fitrah dengan beras maupun uang, semuanya akan mendapatkan manfaat baik. Berikut adalah macam-macam keutamaan zakat fitrah. 

1.   Membersihkan Diri serta Menyempurnakan Puasa 

Seseorang yang menunaikan zakat fitrah ikhlas karena Allah SWT, maka hal ini nantinya akan membersihkan diri mereka dari segala perbuatan keji dan dosa lainnya.

Selain itu, zakat fitrah juga bisa menyempurnakan ibadah puasa di bulan suci ramadhan. 

Tidak dapat dipungkiri tentunya ketika sedang berpuasa seseorang akan melakukan dosa dan kekhilafan. Oleh karena itu, tutuplah puasa dengan zakat fitrah.

Tunaikan zakat baik menggunakan beras maupun uang sesuai dengan kemampuan masing-masing orang. 

2.   Berbagi dengan Sesama Muslim  

Keutamaan berikutnya dari zakat fitrah adalah mampu dijadikan sebagai bukti ketulusan diri untuk berbagi kepada sesama muslim.

Tentu saja semua orang tahu bahwa berbagi itu indah. Selain bisa mendapatkan pahala, sii pemberi juga bisa ikut merasakan kebahagiaan si penerima. 

Dengan berbagi menggunakan zakat fitrah, semua orang bisa merayakan hari kemenangan Idul Fitri penuh suka cita.

Melalui pembayaran zakat fitrah seperti ini, saudara sesama muslim yang sedang kesusahan pun akan merasa ikut berbahagia. Islam yang penuh suka cita adalah Islam yang damai. 

3.   Kian Memaknai Idul Fitri 

Idul Fitri merupakan hari raya kemenangan bagi setiap muslim yang melakukan ibadah puasa di bulan suci ramadhan.

Namun, mungkin saja kebahagiaan hari raya tersebut belum bisa sepenuhnya dirasakan oleh kaum fakir miskin. Oleh karena itu, zakat fitrah bisa sangat membantu. 

Lewat zakat yang ikhlas, semua umat muslim bisa merayakan Idul Fitri. Islam senantiasa mengajarkan berbuat baik kepada sesama muslim.

Semuanya tentu akan terasa semakin indah jika secara bersama-sama mampu memaknai Idul Fitri dengan hati penuh suka cita. 

Zakat fitrah dengan beras perlu menggunakan takaran yang tepat. Di samping itu, tunaikanlah zakat hanya dengan menggunakan beras berkualitas sesuai standar di lingkungan masyarakat.

Hindari menggunakan beras jelek untuk menunaikan zakat. Kiranya semua orang bisa memaknai zakat. 

 

Santoso
Lewat aksara menggapai cita dan membantu sesama.