Yatim Mandiri Surakarta Hadirkan OMATIQ 2026 Jadi Ruang Berprestasi bagi Anak Yatim dan Dhuafa
- account_circle Ika Faztin Cahyanti
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 11
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Surakarta, YM News – Yatim Mandiri Surakarta menggelar Olimpiade Matematika dan Al-Qur’an (OMATIQ) 2026 di Aula Kementerian Agama (Kemenag) Surakarta pada Minggu (25/10/2026). Mengusung tema “Building Future Innovator”, kegiatan ini diikuti oleh 47 anak yatim, piatu, yatim piatu, dan dhuafa binaan Yatim Mandiri se-Solo Raya dari jenjang kelas 4 hingga 6 SD/MI sederajat.
OMATIQ 2026 menjadi wadah bagi anak-anak binaan untuk mengembangkan potensi, mengasah kemampuan, serta menumbuhkan semangat berkompetisi dalam bidang Matematika dan Al-Qur’an. Melalui kegiatan ini, Yatim Mandiri tidak hanya menghadirkan pendampingan pendidikan, tetapi juga membuka ruang bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka serta menorehkan prestasi. Semangat Building Future Innovator diharapkan mampu melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus memiliki karakter dan nilai spiritual yang kuat.

Penyerahan hadiah kepada juara OMATIQ.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Kemenag Surakarta, H. Arif Ansori, S.Pd.I., M.Pd.I., sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap konsistensi Yatim Mandiri dalam mendampingi pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi atas berbagai program pembinaan yang dilakukan Yatim Mandiri, mulai dari Matematika, Al-Qur’an, hingga bidang pendidikan lainnya. “Kami mengapresiasi komitmen Yatim Mandiri yang terus menghadirkan pembinaan pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Upaya seperti ini sangat penting dalam mempersiapkan generasi emas yang cerdas, berakhlak, dan memiliki masa depan yang baik,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Kota Surakarta melalui Riyani Wahyu Utami, S.K.M., Kepala Subbagian Kesejahteraan Sosial dan Masyarakat (Kesra). Menurutnya, kegiatan OMATIQ tidak hanya memberikan ruang bagi peserta didik untuk berkembang dan berprestasi, tetapi juga turut mendukung upaya Pemerintah Kota Surakarta dalam bidang pendidikan. “Melalui tema Building Future Innovator, kami berharap anak-anak yatim dan dhuafa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih keberhasilan serta tumbuh menjadi generasi yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Penyerahan paket Alat Sekolah Ceria (ASA).
Pada kompetisi Matematika, Rosa Atiria berhasil meraih Juara 1, disusul Farasha Naya Aqila sebagai Juara 2, Kayla Arfi Nur Hidaya sebagai Juara 3, Calista Damara Nur Istiqomah sebagai Juara 4, dan Akhifa Nayla sebagai Juara 5. Sementara pada kompetisi Al-Qur’an, Juara 1 diraih Nur Afni Binatutsalas, diikuti Hamidah Sinta Karoni Utami sebagai Juara 2, Ghania Kyarra Pramesti sebagai Juara 3, Khanza Kiyosaki Priyambodo sebagai Juara 4, dan Elvira Dwi Octavyana sebagai Juara 5.
Para peraih Juara 1 dari masing-masing kategori selanjutnya berkesempatan untuk mewakili daerah di tingkat nasional. Kesempatan ini menjadi motivasi bagi seluruh peserta untuk terus belajar, berprestasi, dan mengembangkan potensi diri. Melalui OMATIQ 2026 Yatim Mandiri Surakarta, Yatim Mandiri berharap semakin banyak anak yatim dan dhuafa yang memiliki ruang untuk bertumbuh, percaya pada kemampuannya, serta menjadi generasi mandiri, berakhlak mulia, dan berprestasi yang mampu membawa kebermanfaatan bagi bangsa dan masyarakat.
Foto dan narasi: Rindang Wardana
- Penulis: Ika Faztin Cahyanti

Saat ini belum ada komentar