Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Inovasi Pemberdayaan » Bunda BISA Tangerang Siap Perluas Produksi Jamu Kunyit Asem

Bunda BISA Tangerang Siap Perluas Produksi Jamu Kunyit Asem

  • account_circle Yatim Mandiri
  • calendar_month Senin, 17 Feb 2025
  • visibility 120
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tangerang, YM News – Yatim Mandiri Tangerang kembali melaksanakan kegiatan rutin bulanan dalam program Bunda Mandiri Sejahtera (BISA) pada Ahad (16/2/2025). Kali ini, para anggota kelompok Bunda BISA Tangerang memproduksi jamu kunyit asem, yang kini telah memiliki pelanggan tetap.

Program pemberdayaan ini bertujuan untuk membantu para ibu dalam meningkatkan kemandirian ekonomi melalui usaha bersama. Selain sebagai sumber penghasilan, keuntungan dari penjualan jamu kunyit asem juga dikelola sebagai modal usaha yang berkelanjutan.

“Kami sangat bersyukur bisa terus menjalankan usaha ini. Dengan adanya kelompok Bunda BISA, kami tidak hanya mendapatkan penghasilan tambahan, tetapi juga memiliki tabungan bersama yang bisa digunakan saat keadaan darurat,” ujar Bunda Ririn, salah satu anggota kelompok.

Proses produksi minuman kunyit asem yang dilakukan oleh Bunda BISA Tangerang.

Hasil dari penjualan jamu kunyit asem ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi para bunda, tetapi juga diputar kembali sebagai modal untuk program kemandirian yatim dan dhuafa yang dikelola oleh Yatim Mandiri Tangerang. 

Selain itu, kelompok ini juga memiliki dana simpanan yang dapat digunakan oleh anggota jika membutuhkan bantuan finansial mendesak.

“Salah satu keunggulan dari program ini adalah adanya dana simpanan kelompok yang bisa dipinjam tanpa bunga. Hal ini untuk menghindari anggota dari jeratan hutang bank keliling yang sering membebani mereka dengan bunga tinggi,” jelas Rafi, Staf Program Yatim Mandiri Tangerang.

Foto produk minuman kunyit asem ala Bunda BISA Tangerang.

Dengan adanya program ini, para anggota merasa lebih percaya diri dalam mengelola usaha dan mengembangkan keterampilan kewirausahaan. Tidak hanya sebatas produksi jamu, ke depannya mereka juga berencana untuk memperluas usaha dengan berbagai produk herbal lainnya.

“Kami berterima kasih kepada seluruh donatur yang telah berbagi kebahagiaan dan mendukung kemandirian para bunda. Semoga program ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” imbuh Rafi.

Dengan komitmen dan konsistensi dari para bunda anggota kelompok BISA, diharapkan usaha jamu kunyit asem ini dapat terus bertumbuh dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan keluarga serta program kemandirian yatim dan dhuafa di Tangerang.

  • Penulis: Yatim Mandiri

Tinggalkan Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • UMKM Ramadhan Yatim Mandiri Jombang, Menguatkan Ikhtiar Ibu Marlia Menuju Kemandirian

    UMKM Ramadhan Yatim Mandiri Jombang, Menguatkan Ikhtiar Ibu Marlia Menuju Kemandirian

    • 0Komentar

    Jombang, YM News – Program UMKM Ramadan yang diselenggarakan Yatim Mandiri Jombang kembali menghadirkan kebermanfaatan bagi para pelaku usaha kecil. Program ini menjadi salah satu wujud komitmen lembaga dalam mendukung penguatan ekonomi keluarga dhuafa melalui pemberian bantuan modal dan pendampingan usaha di momentum bulan suci. Salah satu penerima manfaat tahun ini adalah Ibu Marlia Rochmawatie, […]

  • Penyaluran Al-Qur’an dalam Kegiatan Agustus Semangat

    Penyaluran Al-Qur’an dalam Kegiatan Agustus Semangat

    • 0Komentar

    Bojonegoro, YM News – Merayakan Hari kemerdekaan RI ke-77, Yatim Mandiri Bojonegoro mengadakan kegiatan Agustus Semangat yang diselenggarakan di Menggung RT 2 RW 7, Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu. Kegiatan ini berlangsung pada Hari Rabu, (17/8/2022) kemarin. Terdapat 7 Relawan Kemandirian yang membantu menyelenggarakan kegiatan ini, dan agar dapat lebih dekat dengan masyarakat, Yatim Mandiri bekerja […]

  • Ikuti Perjalanan Eduwisata Peserta OMATIQ di Monas

    Ikuti Perjalanan Eduwisata Peserta OMATIQ di Monas

    • 0Komentar

    Jakarta, YM News – Gelaran Olimpiade Matematika dan Al-Quran (OMATIQ) Nasional telah berlangsung pada Ahad, (13/11/2022) sampai Selasa, (15/11/2022) nanti. Di hari pertama Ahad, (13/11/2022) kemarin anak-anak peserta Olimpiade Matematika dan Al-Quran Nasional (OMATIQ) mengikuti edukasi wisata ke Monumen Nasional (Monas). Guru pendamping juga turut serta dalam edukasi wisata ini, mendampingi anak-anak binaan Yatim Mandiri […]

  • Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir di Mojokerto

    Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir di Mojokerto

    • 0Komentar

    Mojokerto, YM News – Curah hujan tinggi yang terjadi sejak Jumat, 6 Desember 2024, menyebabkan banjir besar di beberapa desa di Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.  Air yang terus meningkat merendam ratusan rumah warga di Desa Tempuran, Mojoranu, Bekucuk, dan Ngingasrembyong. Hingga Selasa (10/12/2024), status banjir masih parah dengan intensitas hujan yang belum reda. Banjir tersebut […]

  • Yatim Mandiri Bandung Kembangkan Produk Ecoprint untuk Perkuat Kemandirian Ekonomi Bunda Yatim

    Yatim Mandiri Bandung Kembangkan Produk Ecoprint untuk Perkuat Kemandirian Ekonomi Bunda Yatim

    • 0Komentar

    Bandung, YM News – Yatim Mandiri Bandung terus menghadirkan inovasi dalam program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga yatim melalui Program Bunda Mandiri Sejahtera (BISA). Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan pembuatan produk ecoprint yang diselenggarakan pada Rabu (22/7/2026) di RW 15 Babakansari, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung. Kegiatan ini menjadi bagian dari proses research and development […]

  • Gulirkan Bantuan Kesehatan untuk Dhuafa Balikpapan  

    Gulirkan Bantuan Kesehatan untuk Dhuafa Balikpapan  

    • 0Komentar

    Balikpapan, YM News – Pada Kamis lalu (6/6/2024), Yatim Mandiri Balikpapan telah menyalurkan program bantuan kesehatan kepada Ibu Rika Arnia, seorang dhuafa yang tinggal bersama ibunya di Balikpapan. Sehari-hari, Ibu Rika dan ibunya berjualan minuman dan snack di Pelabuhan Semayang untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka. Namun, sejak Ibu Rika mengalami musibah tersiram air panas yang […]

expand_less