Selasa, 3 Nov 2026
light_mode
Beranda » Kolom » Kisah Sukses » Abul Khoir yang Mendedikasikan Hidupnya Untuk Agama

Abul Khoir yang Mendedikasikan Hidupnya Untuk Agama

  • account_circle Yatim Mandiri
  • calendar_month Selasa, 28 Feb 2023
  • visibility 448
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

  • Abul Khoir Zulkarnain
  • MEC Angkatan 7
  • Imam Besar Masjid Agung Palembang

Menjadi imam shalat berjamaah di masjid-masjid besar mungkin tidak pernah terpikirkan sebelumnya oleh Abul Khoir Zulkarnain. Namun, takdir Allah membawanya pada jalan ini. 

Sebelum menjadi penerima manfaat Yatim Mandiri, dirinya memang sudah belajar di pondok pesantren. Lalu dirinya masuk Mandiri Entrepreneur Center (MEC) angkatan VII. Dirinya bercerita bahwa MEC banyak mengajarkan hal baru. 

Salah satunya adalah mengenal teknologi dan komputer. “Sebelum masuk MEC saya sama sekali tidak tahu komputer. Di sana saya belajar bongkar pasang komputer sampai akhirnya bisa membetulkan komputer sendiri,” kenangnya.

“Selain itu, pengalaman entrepreneur di MEC membuat saya mandiri,” tambahnya. Saat di MEC, Abul mengambil jurusan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Sehingga saat ada kesempatan berkuliah, dirinya mengambil jurusan Sistem Informasi. “Ambil jurusan itu karena rekomendasi kakak tingkat dan tak jauh dari yang dipelajari di MEC dulu,” ujar pria yang berkuliah di Universitas Indo Global Mandiri Palembang ini.

Setelah lulus kuliah Abul memutuskan untuk tidak bekerja selama satu tahun. “Selama itu saya gunakan untuk menghafal Quran lagi,” ujarnya. Setelah itu, drinya baru mulai mengajar di salah satu pondok pesantren di palembang dan rumah tahfidz. 

“Karena kata kyai saya, pekerjaan terbaik untuk seorang penghafal al Quran adalah mengajar al Quran,” cerita pria kelahiran Tanjung Seteko ini. Sampai saat ini ada kurang lebih 100 santri yang ia ajar. 

Selain itu, Abul juga aktif menjadi imam shalat berjamaah di beberapa masjid besar di Palembang. 

Salah satunya adalah Masjid Agung Palembang. Baginya, menjadi imam juga merupakan salah satu bentuk mengamalkan al Quran. Karena dirinya terus membaca ayat-ayat suci al Quran.

Menurut Abul, mengajar al Quran juga ada suka dukanya. Sukanya saat santrinya bisa khatam al Quran. “Namun dukanya kadang kita mendapat tuntutan dari orang tua santri kenapa anaknya belum bisa hafalan. Karena menurut saya setiap anak itu berbeda kemampuannya. Juga yang utama adalah rahmat Allah,” tutupnya.

  • Penulis: Yatim Mandiri

Tinggalkan Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Sukses Adakan Belanja Bareng Yatim Banyuwangi Batch 2 

    Sukses Adakan Belanja Bareng Yatim Banyuwangi Batch 2 

    • 0Komentar

    Banyuwangi, YM News – Di tengah berkah Ramadhan 1445 H, Yatim Mandiri Banyuwangi terus meluaskan kebaikan dengan gelar program Belanja Bareng Yatim Batch 2 di Roxy Supermarket, pada Kamis lalu(28/3/2024), yang berhasil mempersembahkan tawa dan keceriaan bagi adik-adik yatim dhuafa di Banyuwangi. Dalam acara yang dipenuhi nuansa kehangatan tersebut, Yatim Mandiri Banyuwangi memberikan kesempatan kepada […]

  • Orientasi Relawan Kemandirian Chapter Balikpapan Dan Samarinda

    Orientasi Relawan Kemandirian Chapter Balikpapan dan Samarinda

    • 0Komentar

    Kartanegara, YM News – Pada tanggal 18-19 November 2023, Relawan Kemandirian menggelar Orientasi dan Fun Camp di Pantai Tanah Merah Harapan, Samboja, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kartanegara. Acara ini diikuti sebanyak 19 relawan kemandirian yang berasal dari Kantor Yatim Mandiri Balikpapan dan Samarinda. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antar relawan, tetapi juga […]

  • Fajri Faturahman Juara Tahfidz se- Kabupaten Bogor

    Fajri Faturahman Juara Tahfidz se- Kabupaten Bogor

    • 0Komentar

    Bogor, YM News – Binaan Yatim Mandiri kembali raih prestasi, Fajri Faturahman berhasil menjadi Juara Tahfidz se- Kabupaten Bogor. Latar belakang keluarga Fajri yang hidup dibawah garis kemiskinan lantas tidak membuatnya gentar untuk semangat belajar. Terlebih memperdalam ilmu agama dan bacaan Al-Qur’an. Orang tua Fajri meyakini bahwa, jika anak-anaknya memuliakan Al-Qur’an, kelak ia akan dimulikan […]

  • Prof. Waryono : Selamat Yatim Mandiri Atas Launching Program Gen-OTA

    Prof. Waryono : Selamat Yatim Mandiri Atas Launching Program Gen-OTA

    • 0Komentar

    Jakarta, YM News – Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Waryono, memberikan ucapan selamat yang hangat atas peluncuran Gerakan Orang Tua Asuh Yatim Mandiri (Gen OTA). Dalam pernyataannya tersebut mengungkapkan harapannya terhadap program yang inovatif ini dan dampak positif yang dapat dihasilkannya bagi anak-anak yatim di seluruh Indonesia. […]

  • Yatim Mandiri Surabaya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Keliling di Gunung Barat

    Yatim Mandiri Surabaya Gelar Pemeriksaan Kesehatan Keliling di Gunung Barat

    • 0Komentar

    Yatim Mandiri Surabaya berkolaborasi dengan Rumah Sehat Mandiri menggelar Kesehatan Keliling (Kesling) pada Sabtu, (18/12/2021). Program tersebut diperuntukkan untuk anak-anak yatim dhuafa dan dhuafa binaan TPA Al-Ma’sum di Masjid Nurul Iman, Jl. Simo, Gunung Barat 33, Banyuurip, Sawahan, Surabaya. Kegiatan Kesehatan Keliling (Kesling) kali ini berbeda dari biasanya, sebelum acara inti yaitu pemeriksaan kesehatan umum […]

  • Mabar Yatim: Edukasi Interaktif di Kampung Susu Lawu Magetan

    Mabar Yatim: Edukasi Interaktif di Kampung Susu Lawu Magetan

    • 0Komentar

    Magetan, YM News – Bermain sambil belajar, itulah yang dirasakan oleh 33 anak binaan sanggar belajar Yatim Mandiri Magetan pada kegiatan Main Bareng (Mabar) di Kampung Susu Lawu Singolangu, Desa Sarangan, Kec. Plaosan, Kab. Magetan pada Sabtu, (23/8/2025). Acara tersebut berhasil menciptakan kebahagiaan di wajah adik-adik binaan. Selama setengah hari, mereka sangat antusias mengikuti rangkaian […]

expand_less