Pengertian Santunan Anak Yatim dan Keutamaannya dalam Islam

Penjelasan lengkap tentang pengertian santunan anak yatim, doa santunan untuk anak yatim, dan keutamaan menyantuni anak yatim bagi umat muslim.


Dalam ajaran agama Islam sangat menganjurkan umatnya untuk menyayangi dan menyantuni anak yatim. Memberikan santunan anak yatim merupakan tindakan yang mulia dan mendatangkan berbagai pahala.

Bagi yang belum tahu, anak yatim adalah anak yang belum memasuki usia baligh namun telah ditinggal mati oleh ayahnya.

Tidak hanya kehilangan sosok ayah, banyak di antara mereka yang hidup kekurangan sehingga membutuhkan uluran tangan kita.

Pengertian Santunan Anak Yatim

Pengertian Santunan Anak Yatim

Memberikan santunan kepada anak yatim menjadi salah satu tindakan yang banyak dipilih sebagian orang. Untuk menyalurkan harta kekayaannya di jalan Allah SWT, yaitu dengan mendatangi panti asuhan, memberikan bingkisan, dan memberikan sejumlah uang.

Merupakan cara yang umumnya dilakukan kebanyakan orang untuk mewujudkan hajat atau keinginannya, dengan meminta didoakan oleh anak yatim.

Namun, pernahkah kita berpikir apakah pengertian santunan anak yatim sebenarnya dan bagaimana cara yang tepat melakukannya?

Di dalam ajaran agama Islam, menyantuni anak yatim mempunyai arti mengemban atau menanggung seluruh tanggung jawab ayah dari anak tersebut.

Jadi, dalam memberikan santunan tidak hanya dilakukan sekali, tapi harus menjadi rutinitas dan bagian dari kehidupan sehari-hari.

Pengertian tersebut bukan tanpa alasan, karena sesungguhnya kebutuhan anak yatim tentu saja sama seperti kebutuhan anak-anak lainnya. 

Secara materi, anak yatim juga memiliki hak mendapatkan kebutuhan pangan, sandang, papan, dan pendidikan yang layak seperti anak-anak pada umumnya.

Sedangkan secara psikis, anak yatim juga memiliki hak yang sama untuk disayangi, diberi kasih sayang, dan digantikan peran ayahnya.

Maka dari itu, santunan anak yatim yang baik dan tepat yaitu dengan menyantuninya hingga ia dewasa.

Tindak tersebut baiknya dilakukan dengan rasa ikhlas dan tanpa paksaan, murni dari hati yang terdalam.

Meskipun begitu, manusia memiliki batasan dalam menjalankannya sehingga bagi orang-orang yang belum mampu menyantuni seluruh kebutuhan anak yatim hingga dewasa.

Kita bisa memilih jenis santunan yang akan diberikan, misalnya ingin menyantuni kebutuhan pangan mereka, maka kita harus memberi mereka makanan setiap hari selayaknya memberi makan anak sendiri.

Baca Juga : 7 Jenis Sumbangan Untuk Anak Yatim yang Perlu Dipahami

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Keutamaan Menyantuni Anak Yatim

Al-Qur’an secara tegas menjelaskan bahwa anak yatim adalah anak yang harus dipelihara, diperhatikan, dan diberi kasih sayang. Berikut ini firman Allah SWT terkait keutamaan menyayangi anak yatim:

“Mereka bertanya kepadamu tentang anak yatim, katakan lah “Memperbaiki keadaan mereka adalah baik.”(QS. Al-Baqarah [2]: 220)

Sementara Sahl bin Sa’ad radhiallahu ‘anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini”, kemudian beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta agak merenggangkan keduanya.” (HR. Bukhari)

Hadits tersebut menunjukkan betapa besarnya keutamaan dan pahala yang akan diperoleh orang-orang yang menyantuni anak yatim, sehingga imam Bukhari mencantumkan hadits tersebut ke dalam bab: keutamaan orang yang mengasuh anak yatim.

Berikut ini beberapa keutamaan memberikan santunan anak yatim yang dilakukan secara rutin:

1. Berkesempatan Menjadi Teman Rasulullah SAW di Surga

Orang-orang mulia yang tulus merawat dan memelihara anak yatim akan masuk surga, berdekatan dengan Rasulullah SAW. Seperti dekatnya jari telunjuk dengan jari tengah, pernyataan ini sesuai hadits yang telah tertulis di atas.

2. Pengasuh Anak Yatim Dijamin Masuk Surga

Meskipun orang yang merawat dan mengasihi anak yatim yang tidak bisa menjadi teman Rasulullah di surga karena suatu sebab. Dia akan tetap dijamin masuk surga oleh Allah SWT.

3. Mendapat Gelar Abror (Saleh atau Taat Kepada Allah)

Keutamaan memberikan santunan anak yatim yaitu menjadi golongan orang-orang yang mendapat gelar abror

Gelar abror ini biasanya diberikan kepada orang-orang yang saleh dan taat terhadap perintah dan larangan Allah SWT. Keutamaan ini diperkuat dengan adanya surat Al-Insan ayat 5 dan 6.

4. Mendapatkan Pertolongan dari Allah SWT

Menyantuni anak yatim dalam berbagai bentuk kepedulian nyata, merupakan ibadah yang akan mendatangkan berbagai pahala dari Allah SWT. Orang yang menolong anak yatim akan ditolong oleh Allah SWT.

5. Menghindarkan dari Siksa Akhirat

Keutamaan melakukan santunan anak yatim lainnya yaitu terhindar dari siksa akhirat, seperti yang telah dikatakan oleh Rasulullah SAW.:

6. Tabungan Amal untuk di Akhirat

Menyayangi dan menyantuni anak yatim menjadi salah satunya investasi amal untuk bekal di akhirat. Hal ini juga sebagaimana yang telah dikatakan oleh Rasulullah SAW.

7. Mendapat Keberuntungan dan Menjadi yang Terbaik

Keutamaan menyantuni anak yatim selanjutnya adalah sebagai salah satu bentuk ibadah sosial dalam rangka amar makruf yaitu mengajak kebaikan dan nahi mungkar yaitu melarang berbuat maksiat.

Keutamaan menyantuni anak yatim lainnya dapat membersihkan pikiran, melembutkan, dan menghilangkan hati yang keras, seperti yang telah dijelaskan oleh Rasulullah pada hadits berikut:

Baca Juga : Dahsyat! Keutamaan Doa Anak Yatim yang Pasti Terkabulkan

Pahala Menyantuni Anak Yatim

Allah SWT telah menjanjikan pahala yang tak terhingga bagi orang-orang yang mau menyantuni anak yatim.

Lalu apa saja pahala yang akan kita dapatkan? Berikut ini beberapa pahala yang akan didapatkan oleh orang-orang yang merawat dan menyantuni anak yatim:

1. Mendapatkan Pahala Setara dengan Berjihad

Rasulullah SAW telah memberi jaminan bahwa pahala yang akan didapat oleh orang-orang yang menyantuni anak yatim, yaitu setara dengan pahala orang yang sedang berjihad.

Rasulullah juga menjelaskan ketika seseorang menyantuni anak yatim, tindakan mulai tersebut sama halnya dengan bangun pada waktu malam dan berpuasa di siang hari. Dan pergi berjihad di sore dan pagi hari jalan Allah SWT.

2. Mendapat Perlindungan di Hari Kiamat

Pahala menyantuni anak yatim selanjutnya yaitu tidak akan mendapat azab dari Allah SWT dan dijauhkan dari ancaman di hari kiamat. Tentunya pahala tersebut sangat diidam-idamkan umat muslim di hari kiamat nanti.

3. Mendapatkan Pahala Berlipat Ganda

Berbuat kebaikan dengan cara menyantuni anak yatim akan mendatangkan pahala yang sangat besar. Pahala tersebut tidak hanya diberikan Allah SWT saat orang tersebut hidup di bumi, tapi juga saat di akhirat nanti. Seperti yang tertulis di dalam surat An-Nisa ayat 40 berikut:

Dan jika ada kebijakan sebesar zarrah niscaya Allah akan melipatgandakan dan memberikan dari sisiNya pahala yang besar.” (An-Nisaa ayat 40)

4. Dimuliakan dan Diberi Limpahan Rezeki

Pahala menyantuni anak yatim selanjutnya yaitu akan diberikan rezeki berlimpah dan kemuliaan oleh Allah SWT. Sebagaimana yang tertulis di dalam surat Al-Fajr ayat 15 hingga 17 berikut:

Adapun manusia apabila Tuhannya mengujinya lalu dimuliakanNya dan diberinya kesenangan, maka dia berkata, ‘Tuhanku telah memuliakanku’. Adapun bila Tuhannya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata, ‘Tuhanku menghinaku’. Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya kamu tidak memuliakan anak yatim.” (Surat Al-Fajr ayat 15-17)

Baca Juga : Jangan Menghardik Anak Yatim Karena Begini Hukumnya

Doa Saat Menyantuni Anak Yatim

Doa Saat Menyantuni Anak Yatim

Sebelum kita melakukan santunan anak yatim di panti asuhan maupun menyerahkan langsung ke lembaga amal. Ada baiknya jika membaca doa menyantuni anak yatim terlebih dahulu, berikut ini doa beserta artinya:

اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيهِ رَحْمَةَ الْأَيْتَامِ وَ إِطْعَامَ الطَّعَامِ وَ إِفْشَاءَ السَّلامِ وَ صُحْبَةَ الْكِرَامِ بِطَوْلِكَ يَا مَلْجَأَ الْآمِلِينَ

Allahummar Zuqni Fiihi Rahmatal Aytaam wa Ith’aamat Tha’aam wa Ifsyaas Salaam wa Shuhbatal Kiraam Bithoulika Yaa Maljal Aamiliin.

Artinya:

Ya Allah, berilah aku rezeki berupa kasih sayang terhadap anak yatim dan pemberian makan dan penyebaran salam dan pergaulan dengan orang-orang mulia, dengan kemuliaan-Mu. Wahai tempat berlindung bagi orang-orang yang berharap.”

Cara Menyantuni Anak Yatim

Sebenarnya ada beberapa cara menyantuni anak yatim, cara paling mudah dan praktis yaitu dengan menyalurkan uluran tangan melalui yatimmandiri.org. Di sana dapat menyalurkan berbagai jenis santunan, contohnya seperti:

  • Kebutuhan pokok, dapat berupa paket sembako, uang tunai, pakaian, atau sumbangan hari raya.
  • Kebutuhan pendidikan, berupa beasiswa rutin per bulan bagi anak yang berprestasi, bantuan tunai untuk biaya pendidikan, dan peralatan sekolah di awal tahun ajaran baru.
  • Kebutuhan untuk mengembangkan potensi, berupa kegiatan rekreasi dan outbound, biaya kursus sesuai minat anak, atau biaya mengikuti latihan tertentu.

Jadi, itulah beberapa jenis bentuk santunan anak yatim yang bisa kita berikan kepada mereka. Berbagai kasih sayang dan kepedulian dengan anak yatim akan mempermudah segala urusan kita, baik di dunia maupun di akhirat. 

Terlebih perintah untuk menyantuni anak yatim ada dalam ajaran islam yang musti kita ikuti. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyantuni anak yatim.

Salah satu caranya adalah dengan ikut berpartisipasi dalam program kemandirian anak yatim di Indonesia bersama Yatim Mandiri.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Scroll to Top
Jadi Orang Tua Asuh