7 Keutamaan Bulan Muharram & Amalan yang Bisa Dilakukan

Banyak sekali keutamaan bulan Muharram yang perlu diketahui oleh orang Muslim, simak selengkapnya pada artikel berikut ini!


Keutamaan Bulan Muharram sangat berlimpah, pahami dan terapkan supaya mendapatkan keberkahan dari Allah SWT. Berikut adalah artikel yang akan membahas keutamaan-keutamaan di bulan Muharram yang bisa Anda dapatkan.

Bulan Muharram adalah bulan yang pertama di tahun Hijriyah, yang memiliki banyak keistimewaan. Bahkan masuk ke dalam jajaran bulan mulia, dengan keutamaan Bulan Muharram sangat penting diketahui.

Berbagai ibadah, dianjurkan Rasulullah untuk menjadi amalan di bulan tersebut. Begitu juga beberapa sunnah yang disarankan untuk dilakukan pada bulan tersebut, wajar saja jika banyak keutamaan didapat jika melakukan berbagai amalan.

Kenapa Bulan Muharram Itu Termasuk Bulan Suci?

Banyak orang yang mungkin bertanya-tanya, mengapa banyak keutamaan Bulan Muharram? Salah satu alasannya adalah, banyak peristiwa penting dalam sejarah Islam terjadi di bulan tersebut. Baik itu terjadi sebelum Rasulullah menyebarkan Islam maupun setelahnya.

Kejadian Penting Sebelum zaman Rasulullah SAW

  1. Diterimanya taubat Nabi Adam AS oleh Allah SWT, terjadi di bulan Muharram
  2. Berlabuhnya kapal Nabi Nuh AS setelah selamat dari banjir paling dahsyat di muka bumi, di Bukit yang bernama Zuhdi. Usai banjir saat itu, banyak penduduk di dunia yang menjadi korbannya. Momen ini, juga terjadi pada bulan Muharram
  3. Sembuhnya Nabi Ayyub AS dari penyakit yang dideritanya, juga pada bulan Muharram. Semua itu terjadi atas izin Allah SWT
  4. Nabi Yusuf AS bebas dari penjara yang berada di daerah Mesir
  5. Nabi Yunus AS juga keluar dari perut ikan pada bulan Muharram
  6. Selamatnya Nabi Musa AS atas izin Allah SWT ketika berperang dengan Fir’aun. Dimana pada kejadian tersebut Firaun ditenggelamkan oleh Allah SWT.

Kejadian pada masa Islam mulai dari zaman Rasulullah SAW hingga Para Sahabat

  1. Terbunuhnya cucu Rasulullah SAW yaitu Husain beserta keluarganya di Karbala. Pada tanggal 10 Muharram tahun 61 Hijriyah
  2. Pemakaman Khalifah Umar Bin Khattab yang wafat secara syahid, dibunuh Abu Lu’lu’ah yang merupakan seorang dari kaum Majusi. Terjadi pada tanggal 1 Muharram tahun 24 Hijriyah
  3. Kemenangan umat muslim [ada kerang Khaibar, terjadi pada bulan Muharram tahun 7 Hijriyah
  4. Hijrahnya Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah, pada tanggal 1 Muharram tahun 1 Hijriyah

7 Keutamaan Bulan Muharram

Terdapat banyak keutamaan dari bulan pertama di kalender Muharram tersebut, tujuh diantaranya bisa dijadikan pedoman dalam menjalankan aktivitas saat bulan Muharram tiba. Berikut ini penjelasannya.

1. Bulan Suci

Pada Surat At-Taubah ayat 36 disebutkan, bahwa ada empat bulan haram atau suci. Yaitu Bulan Dzulkaidah, Dzulhijjah, Rajab, dan Muharram. 

Dalam hadits riwayat HR Bukhari dan Muslim, juga dijelaskan bahwa di dalam satu putaran bumi terdpat 12 bulan. Empat diantaranya merupakan bulan haram atau suci. 

Bahkan di zaman Rasulullah dan setelahnya, masyarakat di kawasan Arab tidak diperkenankan berperang jika masuk ke bulan-bulan yang suci tersebut kecuali jika sangat terpaksa. 

Selain itu, ingatkan juga untuk menjauhkan diri dari berbagi perbuatan yang tidak baik dan aniaya, supaya tidak mendapatkan dosa. Inilah salah satu keutamaan Bulan Muharram yang penting.

Dengan penjelasan yang tegas tersebut, tentu bisa sangat terlihat bahwa bulan Muharram memang sangat dimuliakan. Tidak ada perang, tidak ada perbuatan aniaya yang dilakukan dan memperbanyak ibadah untuk mendapatkan berkah dari Allah SWT.

Baca Juga : Puasa di Bulan Muharram: Jadwal, Tata Cara, dan Keutamaan

2. Hari Asyura’ yang Dimuliakan

Disebut juga sebagai bulan yang mulia, dimana umat muslim memberikan rasa hormatnya atas keberhasilan Nabi Musa AS atas izin Allah SWT menang dalam perang. 

Dalam sebuah hadits disebutkan bahwa, saat Rasulullah baru tiba di Kota Madinah terlihat bahwa kaum Yahudi melakukan puasa di hari Asyura.

Lalu beliau bertanya hari apakah sekarang, lalu dijawab oleh kaum Yahudi bahwa hri Asyura merupakan hari baik.

Hari di saat Allah SWT memberikan keselamatan Bani Israil memenangkan perang, lalu Nabi Musa AS saat itu melakukan puasa sunnah.

Kemudian Rasulullah mengatakan, bahwa beliau juga berpuasa untuk menghormati Nabi Musa AS dan mminta para sahabat juga melakukan puasa sunnah tersebut.

3. Bulan Allah

Bulan Muharram juga disebut Syahrullah al Asham, atau bulan Allah. Oleh karena itulah, disarankan juga melakukan puasa sunnah lebih banyak di bulan tersebut.

Berdasarkan hadits riwayat HR Muslim disebutkan bahwa selain puasa di bulan Ramadhan yang sangat baik, berpuasa di bulan Muharram juga sama baiknya.

Jika melihat penjelasan dari Al Hafizh Abul Fadhl Al ‘Iraqi, alasan keutamaan Syahrullah dari bulan Muharram karena memang terdapat larangan membunuh di bulan tersebut. Kemudian karena Muharram merupakan bulan pertama di kalender Islam.

Ada lagi penjelasan dari Az Zamakhsyari, dimana disebutkan bahwa bulan Allah adalah Muharram karena adanya penyebutan Syahrullah. Sebagai penunjuk betapa agung dan juga mulianya bulan tersebut. 

Seperti diketahui bahwa tidak ada penyebutan nama Allah di bulan lain selain Muharram, jadi pantaslah jika diutamakan.

Namun apapun pendapat yang beredar, tetaplah bersandar pada Al-Quran dan hadits sahih yang memang memberikan informasi lengkap tentang betapa mulianya bulan Muharram tersebut di sisi Allah.

4. Bulan Merencanakan Hal terbaik

Membuat resolusi terbaik untuk sebuah tahun lebih baik, sebaiknya dilakukan mulai di awal tahun. Bulan Muharram sebagai bulan pertama, sangat tepat dijadikan waktu merencanakan hal-hal baik untuk satu tahun ke depan. Hal tersebut juga masuk dalam jajaran keutamaan Bulan Muharram yang perlu dipahami dan direalisasikan.

Coba lihat sejarah sistem penanggalan kalender Islam, dimana momen yang dijadikan acuan adalah bulan Muharram saat Nabi Muhammad SAW hijrah dari Mekah ke Madinah.

Disebut sebagai sebuah momen kebangkitan, perencanaan, hingga membuat segala sesuatu menjadi lebih baik. Terutama dari segi keislaman, ibadah yang dilakukan, hingga aktivitas sehari-hari diharapkan lebih baik kedepannya.

Contohnya, jika tahun lalu masih beribadah sebisa mungkin dan shalat masih bolong-bolong maka niatkan mulai di Bulan Muharram untuk tidak lagi meninggalkan shalat lima waktu. 

Kemudian memperbanyak sedekah dan melakukan pekerjaan dengan lebih fokus dan ikhlas. Hal tersebut, merupakan beberapa perencanaan untuk mematangkan diri sendiri untuk dapat memiliki masa depan yang lebih baik an berkah di mata Allah SWT.

5. Bulan Untuk Puasa Tasu’a

Puasa Muharram biasa dilakukan pada tanggal 10 Muharram, sehari sebelumnya disebut hari Tasu’a yang juga sangat tepat untuk melakukan ibadah puasa. 

Jika dibandingkan dengan puasa Ramadhan, puasa Tasu’a juga masuk kategori paling mulia seperti halnya puasa hari Senin dan Kamis, kemudian pusa Daud, dan Ayamul Bidh.

Hal ini dipertegas oleh hadits riwayat Muslim, dimana Rasulullah pernah bersabda bahwa puasa yang paling diutamakan setelah berpuasa pada bulan suci Ramadhan yaitu berpuasa di bulan Allah yaitu bulan Muharram.

Jika puasa di tanggal 10 Muharram atau puasa Asyura bisa menghapus dosa selama setahun lalu, berdasarkan sabda Rasulullah SAW dalam hadits riwayat Muslim. 

Sedangkan puasa Tasu’a di tanggal 9 Muharam juga ingin dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW, namun sayangnya beliau wafat sebelum sempat melakukannya. Sehingga para sahabatlah yang merealisasikan niat tersebut, dijadikan puasa sunnah sampai saat ini dengan keistimewaannya sendiri.

Baca Juga : Tata Cara Puasa Muharram, Niat dan Manfaat yang Didapatkan

6. Pahala Membantu Sesama

Berdasarkan salah satu hadits riwayat Baihaqi, disebutkan bahwa keutamaan Bulan Muharram berikutnya. Yaitu siapa saja yang memberikan bantuan dan kelapangan pada diri sendiri dan keluarganya di hari Asyura, maka Allah akan memberikan kemudahan baginya setahun tersebut.

Namun sebenarnya, melakukan kebaikan harus dilakukan kapan saja dan dimana saja. Tidak harus di bulan Muharram, namun akan lebih mulia jika dilakukan di bulan mulia dengan pahala lebih.

Bagi yang memang sudah terbiasa mmbantu sesama, tidak salahnya melakukannya lebih di bulan Muharram selain di bulan suci lainnya yang sudah disebutkan di dalam Al-Quran.

Membantu sesama itu tidak perlu mahal, cukup dengan memberikan apa yang mereka butuhkan sesuai kemampuan sendiri. Bahkan bukan barang, juga dapat diberikan misalnya menikmati quality time bersama keluarga di rumah.

Bisa juga dengan membantu pekerjaan pasangan, sehingga beban yang dimilikinya menjadi lebih berkurang.

Amalan yang Bisa Dilakukan di Bulan Muharram

Dari sekian banyak keutamaan Bulan Muharram, berbagai cara dapat diaplikasikan untuk mendapatkan manfaatnya. Siapapun bisa melakukannya sepanjang bulan mulia tersebut, mulai dari diri sendiri dan melakukan berbagai hal untuk orang lain.

1. Menjaga Diri

Semakin menjaga diri dalam melakukan berbagai aktivitas, baik itu menjaga pandangan dan menjaga hati. Supaya bisa terhindar dari fitnah, marabahaya, hingga dosa yang bisa saja terjadi tanpa disengaja.

Cara menjaga diri dengan selalu dekat dengan Allah SWT, ingat semua hal yang dilarang dan merujuk pada AL-quran dalam melakukan semua hal adalah sesuatu yang wajib dilakukan setiap saat. Terutama di bulan mulia seperti Muharram.

2. Berbuat Kebaikan

Berbuat kebaikan selalu dianjurkan baik di dalam Al-quran maupun hadits shahih. Melakukan kebaikan sekecil apapun di bulan Muharram, tentu akan diganjar keberkahan dari Allah SWT.

Contoh kecilnya saja, membuang sampah pada tempatnya atau membuang paku yang ada di tengah jalan. 

Lakukan secara ikhlas dan kontinu, untuk mendapatkan keberkahan yang lebih banyak. Jangan hanya pada bulan Muharram saja, namun alangkah baiknya jika dilakukan setiap saat dimanapun dan kapanpun.

3. Perbanyak Puasa Sunnah

Ada sejumlah puasa sunnah yang dianjurkan untuk dilakukan pada bulan Muharram, agar bisa merasakan keutamaan Bulan Muharram. Diantaranya puasa Asyura pada tanggal 10 Muharram. Kemudian puasa Tasu’a di tanggal 9 Muharram, dengan kelebihannya masing-masing.

Anjuran berpuasa ini, dijelaskan secara gamblang di dalam hadits shahih riwayat Muslim. Yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menganjurkan, untuk puasa Asyura karena dapat menghapus dosa yang melaksanakan puasa tersebut selama setahun sebelumnya.

4. Perbanyak Sedekah

Sedekah juga merupakan anjuran yang disebutkan di dalam Al-quran, salah satunya di dalam Surat Al-Baqarah ayat 245.

Dimana disebutkan bahwa, siapa saja yang memberikan hartanya untuk hal yang baik dan berada di jalan Allah SWT maka pembayarannya akan dilipatgandakan oleh Allah SWT.

Jadi, tidak ada salahnya memperbanyak sedekah untuk anak yatim di bulan Muharram, untuk mendapatkan ganjaran yang setimpal sesuai janji Allah.

Sedekah bisa melalui platform donasi online dari Yatim Mandiri untuk mendukung kemandirian ribuan anak yatim binaan.

5. Meluangkan Waktu Untuk Mengingat Keesaan Allah

Memperbanyak zikir dan selalu mengingat keesaan Allah, juga merupakan salah satu implementasi dari keutamaan bulan pertama di tahun Hijriyah tersebut.

Lakukan zikir, setiap waktu dan kapanpun Anda bisa agar senantiasa dijauhkan dari hal buruk dan melangkah selalu dalam ridha Allah SWT.

Setiap bulan di kalender Islam memiliki keutamaannya masing-masing, salah satu yang perlu dipahami dan direalisasikan dalam bentuk ibadah adalah keutamaan Bulan Muharram.

Tidak sulit melakukan amalan baik di bulan tersebut, semua bisa dengan mudah dilakukan asalkan memiliki keyakinan dan selalu tawakal kepada Allah SWT.

Abdul Roqib
Berpengalaman dalam bidang SEO melingkupi SEO Content Writer, Link Building, dan Technical SEO.