Bayar Zakat Sebagai Ungkapan Rasa Syukur Atas Rezeki

Bayar zakat sebagai ungkapan rasa syukur menjadi kata-kata yang wajib dijadikan pedoman bagi seluruh Umat Islam. Ketahui manfaat zakat lainnya.


Bayar zakat sebagai ungkapan rasa syukur, merupakan kata-kata yang harus dipegang dengan teguh oleh seluruh Umat Islam. Oleh sebab itu, menunaikan zakat menjadi salah satu yang ibadah yang wajib dilakukan di setiap tahunnya.

Ulama Besar Imam Ghazali, pernah menyampaikan suatu perumpamaan mengenai zakat. Dimana beliau mengumpamakan jika kecintaan pada harta seperti binatang buas yang menyerang jiwa raga secara mendadak dan kehinaan serta kenistaan akan diwariskan kepada orang itu.

Terlalu cinta pada harta sendiri dapat membuat kegelisahan dan juga stres yang berlebih, apalagi jika tidak bisa mengelolanya dengan bijak. Padahal Agama Islam mengajarkan untuk selalu bersyukur dan berbagi kepada yang lebih membutuhkan.

Baca juga :   Yuk Pahami! Ketentuan dan Pembagian Zakat dalam Islam

Bayar Zakat Sebagai Ungkapan Rasa Syukur

Sedekah, infak, dan bayar zakat sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT. Ya, nikmat yang diberikan oleh Allah SWT yang begitu besar, bahkan sampai tidak sanggup untuk menghitung nikmat tersebut satu persatu.

Di dalam QS. Al Baqarah ayat 152 dijelaskan, jika Allah SWT memerintahkan secara khusus untuk selalu mengingat-Nya, kemudian setelah itu Allah SWT memerintahkan untuk bersyukur. Yakni bersyukur atas segala nikmat yang telah dikaruniakan serta berbagai macam bencana yang telah disingkirkan.

Nah, salah satu bentuk rasa syukur adalah dengan menyedekahkan sebagian kecil dari harta yang dimiliki kepada fakir, anak yatim piatu, miskin, dan juga orang-orang yang memang membutuhkan bantuan untuk mencukupi kehidupannya.

Allah SWT juga akan memberikan balasan untuk orang-orang yang pandai bersyukur, seperti yang ada dalam firman-Nya melalui QS. Ali Imran ayat 145. Ya, semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang selalu mengingat nikmat Allah SWT dan senantiasa bersyukur.

Manfaat Zakat

1.   Mampu Menyucikan Harta

Zakat yang dikeluarkan, entah itu berupa zakat fitrah ataupun zakat maal, menjadi wujud terima kasih atas segala nikmat di dalam kehidupan yang telah Allah SWT berikan. Maka dari itu, salah satu dari manfaat zakat sendiri, yakni dapat mensucikan harta yang dimiliki.

Jika harta sudah disucikan, maka akan membawa barokah ke dalam kehidupan. Jangan kira jika dibalik tumpukan harta yang dimiliki tidak ada hak milik orang lain, khususnya hak dari fakir miskin serta anak yatim piatu.

Nah, berzakat menjadi bagian dari menjalankan salah satu rukun Islam, sekaligus proses penyucian harta. Dengan membagikan nikmat dalam bentuk membayar zakat kepada orang lain, tentu saja berbagai nikmat yang lain bisa didatangkan.

Hal ini dapat diibaratkan seperti sebuah gelas yang diisi dengan air penuh. Sebelum isinya dituangkan ke gelas lain, maka gelas tersebut tidak akan diisi lagi. Seperti itu salah satu manfaat dari zakat yang diberlakukan bagi seluruh Umat Islam yang sudah memenuhi ketentuan dan syarat.

Artikel lainnya :   Mengenal Pengertian Nisab dan Haul dalam Zakat

2.   Zakat Membawa Keberkahan Dalam Hidup

Selain bayar zakat sebagai ungkapan rasa syukur, zakat juga memiliki makna Al-Barakatu yang berarti berkah. Makna tersebut menegaskan jika orang yang senantiasa membayar zakat, maka hartanya akan selalu mendapat berkah dari Allah SWT.

Kemudian berkah yang ada pada harta ini, akan memberikan berkah ke dalam kehidupan pula. Nah, keberkahan ini bersifat lahir, karena harta yang digunakan merupakan harta yang bersih dan juga suci . Hal ini karena harta tersebut sudah dibersihkan dari kotoran dengan menunaikan zakat.

Allah SWT tidak akan pernah mengingkari janji, dan selalu melipatgandakan amal ibadah manusia. Berzakat menjadi wujud nyata dan bagian dari rasa syukur, keinginan untuk berbagi sebagian harta kepada orang lain, menjalankan rukun Islam, sekaligus mengharapkan rahmat Allah yang lebih besar.

Oleh sebab itu, mari sucikan hati serta harta pribadi yang dimiliki dengan menunaikan zakat dan memberikannya kepada orang-orang yang memang berhak menerima. Insha Allah, hidup akan berjalan dengan lebih berkah dari sebelumnya.

3.   Zakat Akan Membuat Harta Berkembang

Zakat juga memiliki makna An-Numuw, yang berarti tumbuh dan juga berkembang. Makna tersebut dapat ditegaskan jika orang yang rutin menunaikan ibadah zakat, maka hartanya akan selalu tumbuh dan juga berkembang atas izin Allah SWT.

Hal ini bisa terjadi karena keberkahan dan kesucian harta yang sudah ditunaikan kewajibannya dalam bentuk zakat. Ya, tidak pernah ada orang yang selalu rutin menunaikan zakat dengan ikhlas karena Allah SWT, kemudian harta dan usahanya mengalami berbagai masalah.

Misalnya saja seperti kehancuran, kebangkrutan, kerugian, dan lain sebagainya. Tentu saja hal semacam itu tidak pernah terdengar di telinga, karena zakat sendiri memang memberikan manfaat salah satunya untuk membuat harta berkembang.

Tidak hanya berkembang saja, namun harta yang dimiliki tersebut juga berkah. Ini berarti sangat bermanfaat baik dalam kehidupan dan telah mendapat ridho Allah SWT agar bisa digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

4.   Zakat Menyelamatkan dari Siksa Api Neraka

Terdapat banyak sekali literatur agama serta nasihat dari para ulama yang menyatakan jika zakat, infaq dan juga sedekah, mampu menyelamatkan Umat Muslim yang telah menunaikannya dari siksa api neraka kelak di hari akhir.

Menurut berbagai sumber seperti buku agama, nasihat para ulama, serta guru-guru kita, ada banyak umat Muslim yang merasa menyesal saat berada di alam kubur karena semasa hidupnya tidak pernah menunaikan zakat, termasuk juga dengan infaq dan bersedekah.

Hal ini dikarenakan di dalam alam kubur nantinya, akan disampaikan dan diperlihatkan jika zakat, infak dan sedekah dapat memberi fadilah dan pertolongan. Jadi manfaatnya bukan hanya sekedar bayar zakat untuk ungkapan rasa syukur saja.

Oleh sebab itu, jangan pernah lalai untuk rutin menunaikan zakat, berinfaq, dan juga bersedekah. Perlu untuk diketahui bahwa manfaat dari zakat sendiri tidak hanya untuk orang lain, namun juga akan menyelamatkan diri sendiri di akhirat kelak.

Baca artikel :   Kumpulan Pertanyaan Tentang Zakat Beserta Jawabannya

5.   Zakat Sebagai Rasa Terima Kasih Kepada Allah SWT

Salah wujud rasa terima kasih kepada Allah SWT bisa dilakukan dengan membayar zakat secara rutin. Ya, Allah SWT Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang akan selalu memberi pertolongan kepada hambanya yang taat.

Salah satu bentuk taat kepada ajaran Agama Islam adalah menjalankan perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya. Jika hal itu menjadi pedoman hidup dan selalu diterapkan, Insha Allah hidup akan berkah, selalu berkecukupan, dan dihindarkan dari berbagai macam masalah.

Jika kenikmatan hidup sudah dirasakan, tentu saja yang harus dilakukan berikutnya adalah berterima kasih kepada Yang Maha Memberi, Allah SWT. Nah, wujud pembuktian rasa terima kasih tersebut dapat ditunjukkan dengan rutin menunaikan zakat.

Selain berzakat, berinfaq serta bersedekah dengan membantu orang-orang yang membutuhkan juga tidak boleh dilewatkan. Jangan pernah lupa untuk selalu membantu orang lain yang memang membutuhkan bantuan untuk bisa bertahan hidup dan mencukupi kebutuhannya.

Bayar zakat sebagai ungkapan rasa syukur memang harus selalu diterapkan. Dengan melakukannya, maka zakat akan memberikan keberkahan yang tidak hanya ada di dalam kehidupan saja, namun juga pertolongan di akhirat kelak.

Santoso
Lewat aksara menggapai cita dan membantu sesama.