Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Inilah Alasan Penyebab Gempa Bumi Bisa Terjadi

Inilah Alasan Penyebab Gempa Bumi Bisa Terjadi

  • account_circle Yatim Mandiri
  • calendar_month Jumat, 10 Feb 2023
  • visibility 261
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Nasional, YM News – Penyebab gempa bumi dapat berasal dari berbagai faktor yang mempengaruhinya. Pada umumnya pergeseran lempeng bumi alias kerak bumi menjadi salah satu penyebab gempa bumi.

Lantas, apa saja faktor yang menjadi penyebab gempa bumi bisa terjadi? Yuk simak informasi selengkapnya!

 

Baca juga:   6 Cara Menyelamatkan Diri saat Gempa Bumi

Pengertian dan Penyebab Gempa Bumi

Dikutip dari situs BPBD Banda Aceh, gempa bumi diartikan getaran atau guncangan pada permukaan bumi akibat pelepasan energi dari dalam bumi secara mendadak yang menciptakan gelombang seismik.

Penyebab gempa bumi berasal dari berbagai faktor diantara lain:

  1. Aktivitas sesar yang terjadi di permukaan kulit bumi (kerak)
  2. Proses tektonik atau pergerakan lempeng atau kulit bumi.
  3. Runtuhan tanah atau pergerakan geomorfologi lokal.
  4. Meletus gunung berapi atau vulkanik.
  5. Ledakan Nuklir yang besar.

Penyebab Gempa Bumi Akibat Pergerakan Kulit Bumi (Kerak)

Salah satu penyebab gempa bumi adalah pergerakan atau pergeseran lempengan kulit bumi (kerak). Melansir dari website BMKG, pergerakan lempengan kerak bumi dibagi menjadi dua faktor, yaitu gerakan saling mendekat dan menjauh.

  • Gerakan Saling Mendekat

Gerakan lempengan bumi yang saling mendekat juga bisa menimbulkan gempa bumi. Pergerakan dua lempeng bumi yang saling mendekat juga berdampak pada terbentuknya gunung berapi, contohnya Gunung Semeru.

Gunung berapi tersebut terus tumbuh tinggi akibat gerakan lempengan di bawahnya yang semakin mendekat dan saling bertumpukan.

  • Gerakan Saling Menjauh

Perlu diketahui, terbentuknya lempeng baru di antara kedua lempeng yang berjauhan. Lempeng baru memiliki massa jenis jauh lebih kecil dari massa jenis lempeng yang lama.

Lempeng baru terbentuk akan mendapat tekanan yang jauh besar dari dua lempeng lama, sehingga ini akan menimbulkan gerakan ke bawah dan mengakibatkan pelepasan energi yang sangat besar.

Yuk bantu saudara sesama Muslim kita di turkiye dan Syuriah yang tengah tertimpa musibah gempa dengan sedekah terbaik kita: Klik disini

  • Penulis: Yatim Mandiri

Tinggalkan Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • RA Sabilul Huda Hadirkan Cerita Inspiratif dan Donasi Peduli Sumatra Bersama Laznas Yatim Mandiri Ngajuk

    RA Sabilul Huda Hadirkan Cerita Inspiratif dan Donasi Peduli Sumatra Bersama Laznas Yatim Mandiri Ngajuk

    • 0Komentar

    YM News, Ngajuk — Kepedulian terhadap saudara sebangsa yang tengah berjuang pulih dari bencana kembali tumbuh dari lingkungan pendidikan anak usia dini. RA Sabilul Huda menggelar program Cerita Inspiratif yang dirangkai dengan aksi Donasi Peduli Sumatra sebagai wujud empati dan solidaritas kemanusiaan untuk masyarakat terdampak banjir dan longsor di wilayah Sumatra. Kegiatan ini dilaksanakan pada […]

  • Cegah Stunting di Pulau Rimau, Yatim Mandiri Gelar Baksos Kesehatan

    Cegah Stunting di Pulau Rimau, Yatim Mandiri Gelar Baksos Kesehatan

    • 0Komentar

    Yatim Mandiri berupaya mencegah stunting di Pulau Rimau, Kabupaten Banyuasin, Sulawesi Selatan. Sebagai upaya pencegahan tersebut Yatim Mandiri menggelar Baksos Kesehatan. Pulau Rimau sendiri termasuk daerah yang terisolir, karena berada di tengah hutan kelapa sawit. Warga di sana mayoritas berada di bawah garis kemiskinan dengan pekerjaan utama sebagai buruh harian lepas. Yatim Mandiri Palembang berkolaborasi […]

  • Yatim Mandiri Serang Gelar Pembinaan Program BISA, Tingkatkan Keterampilan Ekonomi Bunda Yatim dan Dhuafa

    Yatim Mandiri Serang Gelar Pembinaan Program BISA, Tingkatkan Keterampilan Ekonomi Bunda Yatim dan Dhuafa

    • 0Komentar

    Serang, YM News – Yatim Mandiri Serang kembali menghadirkan Program Pemberdayaan Ekonomi Bunda Mandiri Sejahtera (BISA) sebagai upaya mendukung kemandirian ekonomi bunda yatim dan dhuafa. Kegiatan pembinaan yang dilaksanakan pada Rabu, (20/5/2026) ini berlangsung di Kampung Lebak Bengkeng, Desa Curug, Kota Serang, dengan fokus pelatihan pembuatan produk kuliner berupa keripik gencet berbahan dasar terigu, kelapa, […]

  • Tebar Kebahagiaan, 30 Pelajar Madiun Terima Parcel Lebaran

    Tebar Kebahagiaan, 30 Pelajar Madiun Terima Parcel Lebaran

    • 0Komentar

    Madiun, YM News – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Yatim Mandiri Madiun kembali menebar kebahagiaan dengan menyalurkan Parcel Lebaran kepada anak-anak yatim dan dhuafa di Kota Madiun.  Pada Kamis (20/3/2025), sebanyak 30 anak yatim di SDN 1 Taman, Kota Madiun, menerima paket spesial yang berisi kebutuhan pokok dan perlengkapan Lebaran. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi […]

  • Yatim Mandiri Solo Gelar Audiensi Sekaligus Pelepasan Delegasi Finalis OMATIQ Nasional

    Yatim Mandiri Solo Gelar Audiensi Sekaligus Pelepasan Delegasi Finalis OMATIQ Nasional

    • 0Komentar

    Surakarta, YM News – Yatim Mandiri Solo menggelar audiensi sekaligus pelepasan delegasi Finalis Olimpiade Matematika dan Al-Qur’an (OMATIQ) Nasional di Kantor Dinas Pendidikan kota Surakarta. Acara berlangsung di Ruang Kepala Dinas Jum’at (28/11/2025) dengan penuh semangat dan harapan besar bersaing menjadi juara. Delegasi Solo diwakili oleh dua anak binaan, yaitu Hakesha Ezza Pradipta dari Sanggar […]

  • Bencana Hidrometeorologi di Indonesia dan Solusinya

    Bencana Hidrometeorologi di Indonesia dan Solusinya

    • 0Komentar

    Di Indonesia, potensi bencana alam yang terus meningkat, biasa dikenal dengan nama Bencana Hidrometeorologi, sebuah istilah yang dalam satu dekade terakhir marak dibahas. Berikut adalah beberapa dampak bencana hidrometeorologi: Kerusakan sarana dan prasarana, bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, angin putih beliung dan sebagainya dapat merusak sarana dan prasarana, seperti jalan raya, jembatan, dan bangunan […]

expand_less