Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Lia Guru SLB dan Sanggar Genius Yatim Mandiri, Untaian Dedikasi Mendidik dengan Hati

Lia Guru SLB dan Sanggar Genius Yatim Mandiri, Untaian Dedikasi Mendidik dengan Hati

  • account_circle Nadila Wulan Cahyani
  • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
  • visibility 28
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Mojokerto, YM News — Dalam dunia pendidikan, tentu terdapat peran guru yang penting di dalamnya. Guru merupakan salah satu pahlawan tanpa tanda jasa yang sering disebutkan oleh masyarakat. Namun, disisi lain terdapat sekelompok guru yang dedikasinya sering dilupakan. Mereka adalah guru-guru yang mengabdi di Sekolah Luar Biasa (SLB). Mereka bekerja keras memberikan pendidikan kepada anak-anak berkebutuhan khusus. Salah satunya adalah Lia Kurniati, salah satu guru sanggar Genius Yatim Mandiri dan guru di SLB Smart School Pacet.

Perempuan yang kerap disapa Lia ini mengatakan bahwa ia memiliki ketertarikan menjadi seorang guru. Menurutnya, dengan menjadi guru Lia dapat mengamalkan ilmu-ilmu yang dimilikinya. Tidak hanya itu, Lia ingin turut aktif dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa. “Saya senang membantu adik-adik dalam belajar,” ujarnya.

Lia memulai karirnya dalam menjadi seorang guru sejak tahun 2014. Kala itu, di tahun 2014 Lia menjadi seorang guru pendamping drumband. Kemudian, di tahun 2015 ia mendapatkan tawaran untuk menjadi guru SLB Smart School hingga saat ini. Pengabdiannya dilanjutkan dengan bergabungnya Lia menjadi guru Sanggar Genius Yatim Mandiri sejak tahun 2017 sampai sekarang.

Perempuan berumur 34 tahun ini mengaku banyak tantangan yang harus dihadapi dalam menjadi guru SLB. Lia sempat mengajar tanpa gaji sepeser pun ketika menjadi guru SLB dari tahun 2014 hingga 2018. Hal tersebut dikarenakan murid-murid istimewanya di SLB merupakan mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. “Saya tidak  mempermasalahkan hal tersebut, saya tulus dalam membantu adik-adik hingga bisa berkembang dan mandiri secara pribadi,” ungkapnya dengan mata yang berkaca-kaca.

Dalam menjadi guru SLB tentu saja Lia pernah mendapatkan stigma negatif dari masyarakat. Tidak jarang dari mereka meragukan kemampuan Lia dalam mendidik anak-anak dengan keistimewaan tersebut. Selain itu, masyarakat juga pernah berkata negatif terhadap kandungan Lia saat ia sedang hamil. “Saya berusaha untuk tidak mendengarkan perkataan masyarakat tersebut, dengan dukungan keluarga saya bisa melewatinya,” tuturnya dengan sedikit meneteskan air mata.

Dengan penuh kesabaran, Lia terus mendampingi anak-anak agar bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, temannya, hingga melakukan aktivitas sehari-hari secara mandiri. Lia sangat senang ketika mendapat respon positif dari para wali murid yang mengatakan perkembangan anaknya.  “Perkembangan dari murid-murid tersebut ini menjadi semangat bagi saya,” jelasnya.

Lia mengaku sebagai manusia biasa ia juga pernah mengalami rasa capek dan jenuh. Akan tetapi, ketika ia melihat anak-anak SLB, ia tidak bisa meninggalkan anak-anak tersebut. Lia merasa masih memiliki tanggung jawab untuk membantu dan mendidik mereka. Lia masih sangat ingin mendampingi murid-murid tersebut. “Saya merasa senang bisa mendampingi dan melihat tumbuh kembang mereka,” kata Lia.

Lia Saat Menjemput Murid Sanggar Genius Sebelum Memulai Pembelajaran

Disisi lain, menjadi seorang guru Sanggar Genius Yatim Mandiri juga memberi tantangan khusus bagi Lia. Sejak bergabung di tahun 2017 hingga saat ini, Lia kerap mengantar jemput adik-adik sanggar ketika sebelum dan selesai kegiatan belajar mengajar. “Oleh karena itu, biasanya saya pagi ngajar dulu di SLB, kemudian jam 1 lanjut untuk jemput adik-adik sanggar buat belajar dan nantinya juga mengantarkan mereka, setelah itu baru saya pulang ke rumah,” ujarnya.

Lia tidak mempermasalahkan jika harus mengantar jemput adik-adik sanggar. Lantaran banyak dari mereka yang semangat untuk belajar namun memiliki rumah yang jauh dari tempat sanggar dan tidak ada keluarga yang bisa mengantar. “Karena mereka sudah sangat semangat belajar, sehingga saya membantunya untuk bisa tetap belajar di sanggar meskipun rumahnya jauh,” jelasnya.

Dalam rangka hari pahlawan ini, Lia memberi semangat untuk untuk para pahlawan tanpa gelar di luar sana khususnya para guru. Tidak hanya itu, Lia juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak menyudutkan anak-anak berkebutuhan khusus. “Justru seharusnya kita merangkul mereka, agar mereka memiliki semangat untuk terus belajar melanjutkan pendidikan dan mandiri di kehidupan pribadinya,” pungkas Lia dengan senyum ikhlasnya.

  • Penulis: Nadila Wulan Cahyani

Tinggalkan Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Gulirkan Bantuan Langsung Mustahik Untuk Bunda Yatim Madiun

    Gulirkan Bantuan Langsung Mustahik untuk Bunda Yatim Madiun.

    • 0Komentar

    Madiun, YM News – Yatim Mandiri Madiun kolaborasi  baik dengan Relawan Kemandirian Madiun, telah sukses menyalurkan program Bantuan Langsung Mustahik untuk keluarga bu Muliah yang tinggal di daerah Wonoasri, Kabupaten Madiun. Bu Muliah, seorang ibu tangguh, menjadi tulang punggung keluarganya setelah suaminya meninggal dunia. Kini, ia tinggal bersama anaknya yang sedang berada di kelas 5 […]

  • Safari Berkisah di Bandung: Ajari Anak Berbagi Sejak Dini

    Safari Berkisah di Bandung: Ajari Anak Berbagi Sejak Dini

    • 0Komentar

    Bandung, YM News – Safari Berkisah dengan tema “Berbakti Kepada Orang Tua” sukses digelar di Kids Garden Al Mabrur dan SD Al Mabrur, Jalan Patrol V Kavling 2-4 Baleendah, Kabupaten Bandung.  Acara yang berlangsung pada Selasa (10/12/2024) ini menghadirkan Bunda Dewi, seorang Juru Kisah Nasional, yang berhasil memikat hati 411 siswa dengan cerita inspiratif dan […]

  • Binaan Asrama Yatim Mandiri Palembang Jadi Juara di Kelasnya

    Binaan Asrama Yatim Mandiri Palembang Jadi Juara di Kelasnya

    • 0Komentar

    Palembang, YM News – Hari Sabtu kemarin (25/6/2022) adalah momen pembagian rapot para binaan Asrama Yatim Mandiri Palembang di sekolahnya. Alhamdulillah beberapa santri Asrama Yatim Mandiri Palembang menjadi juara di kelasnya. Berikut kami sampaikan pencapaian hasil belajar santri Asrama Yatim Mandiri Palembang tahun ajaran 2021 – 2022 di SDN 162 Palembang. SDN 162 Palembang sendiri […]

  • Kreasi Sanggar Binaan Yatim Mandiri Maros Membuat Kerajinan Buket

    Kreasi Sanggar Binaan Yatim Mandiri Maros Membuat Kerajinan Buket

    • 0Komentar

    Maros, YM News – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, sanggar-sanggar matematika dan Al-Qur’an Yatim Mandiri di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, merayakan momen bersejarah ini dengan kreativitas yang menyenangkan hati.  Meskipun kemampuan kreativitas mereka belum mencapai tingkat maksimal, namun kebahagiaan yang terpancar dari wajah-wajah mereka adalah bukti betapa berharganya setiap momen belajar dan berkarya. Dalam […]

  • Yatim Mandiri Banyuwangi Gelar Layanan Sehat Mandiri

    Yatim Mandiri Banyuwangi Gelar Layanan Sehat Mandiri

    • 0Komentar

    Banyuwangi, YM News – Yatim Mandiri Banyuwangi menggelar Bakti Sosial (Baksos) dan Layanan Sehat Mandiri (LSM). Kegiatan ini digelar pada Jumat, (7/10/2022). Kegiatan ini berlokasi di daerah Patoman, Blimbingsari, Banyuwangi. Yatim Mandiri juka berkolaborasi dengan Relawan Kemandirian untuk menyukseskan kegiatan ini. Sebanyak lima orang relawan terlibat Penanggung jawab kegiatan, Trio mengatakan bahwa, selain berkolaborasi denagn […]

  • Anak Binaan Yatim Mandiri Serang Ikuti Khataman Akbar di Ancol Jakarta

    Anak Binaan Yatim Mandiri Serang Ikuti Khataman Akbar di Ancol Jakarta

    • 0Komentar

    Jakarta Utara, YM News – Kesempatan baik menghampiri adik-adik yatim dan dhuafa binaan Yatim Mandiri Serang yang turut serta memeriahkan kegiatan “Khataman Akbar”, pada Selasa lalu (4/04/2023). Kegiatan Khataman Akbar tersebut diselenggarakan oleh Komunitas “Pemuda Berjamaah” bertempat di Dunia Fantasi Ancol, Jakarta Utara, dengan mengundang ribuan peserta dari yayasan dan pondok pesantren tahfidz. Selain Khataman […]

expand_less