OMATIQ 2026 Yatim Mandiri Blitar Sekses Digelar Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Qurani
- account_circle Ika Faztin Cahyanti
- calendar_month 34 menit yang lalu
- visibility 8
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Blitar, YM News – Yatim Mandiri Blitar menyelenggarakan Olimpiade Matematika dan Al-Qur’an (OMATIQ) 2026 pada Minggu (25/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 60 anak yatim dan dhuafa binaan Yatim Mandiri Blitar, bertempat di Aula Raoudhoh Kementerian Agama Kabupaten Blitar dan Aula Mina Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Blitar. OMATIQ menjadi salah satu ikhtiar Yatim Mandiri dalam mendukung potensi anak-anak binaan agar tumbuh menjadi generasi mandiri, berakhlak mulia, dan berprestasi.
Mengusung tema “Building Future Innovator” dengan jargon “One Idea, Endless Impact”, OMATIQ 2026 hadir sebagai wadah pengembangan potensi anak melalui kompetisi yang edukatif dan inspiratif. Kegiatan ini tidak hanya mendorong anak-anak untuk meraih prestasi, tetapi juga membangun kepercayaan diri, kreativitas, serta semangat belajar. Melalui program ini, Yatim Mandiri berkomitmen menghadirkan pendidikan yang mendukung kecerdasan intelektual sekaligus spiritual anak yatim dan dhuafa.

Dewan juri melakukan penilaian olimpiade.
Dalam kategori Olimpiade Matematika, peserta mendapatkan kesempatan untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, ketelitian, dan pemecahan masalah. Sementara itu, kategori Olimpiade Al-Qur’an menjadi sarana bagi anak-anak untuk memperkuat hafalan, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta mengamalkan nilai-nilai adab dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. “OMATIQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga kesempatan bagi anak-anak untuk terus belajar, berani menunjukkan kemampuan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap ilmu pengetahuan serta Al-Qur’an.” Semangat ini menjadi bagian penting dalam membangun generasi penerus yang berkualitas.
Pada OMATIQ 2026 Yatim Mandiri Blitar, sejumlah peserta berhasil meraih prestasi di masing-masing kategori. Juara Olimpiade Matematika diraih oleh Ihsan Rizky Al Akbar dari Sanggar Genius Soso, Raisa Angelina dari Sanggar Genius Tanggung, Anjani Najma Amania, Yudi Bayu Prasetyo, dan Fida Laitul Azizah dari Sanggar Genius Candirejo, serta Lina Fitri Cahyani dari Sanggar Genius Soso. Sementara itu, juara Olimpiade Al-Qur’an diraih oleh Aisyah Nuha Larasati dari Sanggar Al-Qur’an Kendalrejo, Mila Novita Azzahra dan Baitu Kholifatul Husna dari Sanggar Al-Qur’an Sidorejo, Kinanti Adwa Putri Pribadi dari Sanggar Al-Qur’an Tanggung, Fajriya Nur Latifah dari Sanggar Al-Qur’an Siraman, serta Lailatul Mukaromah dari Sanggar Al-Qur’an Candirejo.

Penyerahan hadiah juara OMATIQ Blitar.
Keberhasilan penyelenggaraan OMATIQ 2026 menjadi bukti pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pendidikan anak yatim dan dhuafa. Yatim Mandiri Blitar menyampaikan terima kasih kepada seluruh instansi, donatur, dan relawan yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Dukungan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan kesempatan belajar dan berprestasi bagi anak-anak binaan. Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi semua pihak.
Melalui OMATIQ 2026, Yatim Mandiri berharap semakin banyak anak yatim dan dhuafa yang berani bermimpi, mengembangkan potensi, serta meraih masa depan yang lebih baik. Apresiasi juga diberikan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan penuh semangat. Terlepas dari hasil perlombaan, keberanian untuk mencoba, ketekunan dalam belajar, dan semangat untuk terus bertumbuh merupakan prestasi yang patut dibanggakan. Bersama para donatur dan Sahabat Kebaikan, Yatim Mandiri akan terus berikhtiar menebar kebermanfaatan melalui program pendidikan demi melahirkan generasi mandiri, berakhlak mulia, dan berprestasi.
Foto dan narasi: Ahmad Dzakwan
- Penulis: Ika Faztin Cahyanti

Saat ini belum ada komentar