Panen Raya Kampung Zakat Petiyin Tunggal Gresik, Bukti Nyata Zakat Mendorong Petani Semakin Berdaya
- account_circle Ika Faztin Cahyanti
- calendar_month 1 jam yang lalu
- visibility 9
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Gresik, YM News – Suasana hangat terasa dalam kegiatan monitoring Kampung Zakat Petiyin Tunggal pada Selasa, (15/9/2026). Bukan sekadar kunjungan evaluasi program, kegiatan ini menjadi momen penuh kehangatan bersama para petani yang tengah merasakan hasil perjuangan panjang mereka. Senyum para petani menyambut kedatangan tim, sembari memperlihatkan hamparan sawah yang menjadi saksi perjalanan pemberdayaan melalui zakat.
Di tengah pematang sawah, obrolan mengalir penuh keakraban. Para petani menceritakan proses panjang mulai dari persiapan lahan, penanaman, perawatan tanaman, hingga rasa harap-harap cemas menanti masa panen. Suasana monitoring yang awalnya diperkirakan berlangsung formal justru berubah menjadi ruang berbagi cerita dan kebersamaan. Program pemberdayaan ini menghadirkan rasa bahwa perjuangan tersebut dijalani bersama seperti keluarga yang saling menguatkan.
Momen istimewa terjadi ketika kegiatan monitoring bertepatan dengan panen raya padi Kampung Zakat Petiyin Tunggal. Hamparan padi yang menguning dan bulir-bulir padi yang berisi menjadi gambaran nyata keberhasilan para petani dalam mengelola amanah program. Suara mesin panen (combine harvester) berpadu dengan kebahagiaan para petani saat mengumpulkan gabah hasil kerja keras selama berbulan-bulan.

Proses panen padi oleh petani binaan.
Salah satu petani Kampung Zakat Petiyin Tunggal menyampaikan rasa syukurnya atas hasil panen yang diperoleh. “Alhamdulillah, hari ini kami sangat bersyukur bisa melihat hasil dari proses yang panjang. Mulai dari menanam sampai merawat padi penuh kesabaran, dan sekarang kami bisa menikmati hasil panen bersama,” ungkapnya.
Panen raya ini menjadi bukti bahwa zakat produktif mampu menjadi jalan pemberdayaan masyarakat. Melalui pendampingan dan pengelolaan yang tepat, zakat tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi dapat berkembang menjadi modal yang memberikan dampak berkelanjutan bagi penerima manfaat. Dari sebuah titipan kebaikan, tumbuh benih harapan yang menghasilkan manfaat bagi masyarakat.
Melalui program Kampung Zakat, Yatim Mandiri terus berkomitmen menghadirkan pemberdayaan yang mendorong masyarakat untuk semakin mandiri dan berdaya. Panen padi di Petiyin Tunggal menjadi cerita inspiratif bahwa ketika kepedulian, kerja keras, dan pendampingan berjalan bersama, perubahan besar dapat tumbuh dari lingkungan masyarakat. Hari ini, para petani bukan hanya memanen padi, tetapi juga memanen harapan, kemandirian, dan kebahagiaan bersama.
Foto dan narasi: Prasetio Kanang
- Penulis: Ika Faztin Cahyanti



Saat ini belum ada komentar