Gresik, YM News – Yatim Mandiri kembali hadir menyapa para pahlawan yang telah berjasa bagi negeri. Melalui program kepedulian sosial, Yatim Mandiri menyerahkan bingkisan sebagai bentuk penghargaan dan rasa terima kasih kepada para pejuang yang dahulu berjuang mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Giat ini dilaksanakan pada Jum’at, (11/9/2026).
Kehadiran Yatim Mandiri kali ini bukan sekadar membawa sebuah bingkisan, tetapi membawa pesan cinta dan penghormatan dari para donatur yang menitipkan sebagian rezekinya. Bingkisan tersebut menjadi simbol kepedulian bagi para pahlawan yang pernah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan mempertaruhkan nyawa demi menjaga tanah air dan generasi penerus bangsa.
Amanah tahap 2 dari para donatur Yatim Mandiri ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pejuang yang telah menorehkan sejarah. Setiap pemberian menjadi pengingat bahwa perjuangan mereka tidak pernah dilupakan. Meski zaman telah berubah, semangat pengorbanan dan jasa para pahlawan akan selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia.

“Ini bukan sekadar hadiah, tetapi sebuah ungkapan terima kasih dan penghormatan kami kepada para pahlawan. Dahulu mereka menjaga dan memperjuangkan negeri ini, kini menjadi tanggung jawab kita untuk menghadirkan kepedulian dan perhatian kepada mereka. Semoga bingkisan ini menjadi tanda bahwa perjuangan mereka tidak pernah sia-sia,” ujar perwakilan Yatim Mandiri.
Yatim Mandiri juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh donatur yang telah berpartisipasi dalam menghadirkan kebahagiaan bagi para pahlawan. Setiap kepedulian yang diberikan menjadi bagian dari amal kebaikan yang menghadirkan manfaat bagi sesama. “Jazakumullahu Khairan Katsiran kepada para donatur Yatim Mandiri. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan keberkahan, kesehatan, dan pahala terbaik,” ungkap perwakilan Yatim Mandiri.
Melalui kegiatan Yatim Mandiri Peduli Pahlawan, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menghargai jasa para pejuang bangsa. Karena menjaga nilai perjuangan tidak hanya dilakukan dengan mengenang sejarah, tetapi juga dengan menghadirkan kepedulian nyata. Kami datang lagi, membawa amanah, membawa doa, dan membawa rasa terima kasih yang tidak pernah terlupakan.
Foto dan narasi: Prasetio Kanang









