Jangan Dilewatkan, Berikut Merupakan Keutamaan Sahur

sumber foto: pinterest

Sahur merupakan bagian penting pada saat menunaikan ibadah puasa. Walaupun hukumnya sunnah, namun keutamaan sahur yang bisa didapatkan ada banyak. 


Salah satu kebiasaan yang identik dengan suasana Ramadhan yaitu sahur. Umat muslim sebelum melaksanakan ibadah puasa dianjurkan untuk makan sahur terlebih dahulu.

Selain bisa memberikan energi yang cukup, keutamaan sahur juga ada banyak jadi sayang jika dilewatkan.

Puasa tidak hanya dilakukan oleh umat muslim saja, namun umat Yahudi dan Nasrani juga melaksanakannya. Namun hal yang paling membedakan antara umat muslim yaitu dengan adanya anjuran untuk sahur ini. 

Anjuran untuk melaksanakan makan sahur ini juga bukan tanpa alasan. Sahur memberikan banyak keberkahan dan keutamaan yang bisa didapatkan bagi yang melaksanakannya.

Selain itu tentunya bisa membuat ibadah puasa bisa berjalan dengan lancar seharian penuh.

 

Baca juga:   Hukum dan Dampak Puasa Tanpa Sahur untuk Kesehatan

Anjuran Melaksanakan Sahur

Umat muslim selama bulan suci Ramadhan melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Selama berpuasa maka seharian penuh tidak diperbolehkan makan dan minum.

Waktu untuk makan hanya pada saat sahur atau menjelang subuh hingga adzan maghrib untuk berbuka.

Sahur menjadi aktivitas yang sangat penting bagi yang akan menunaikan ibadah puasa, karena bisa membantu untuk mengisi tenaga untuk menjalani aktivitas seharian penuh.

Maka dari itu sahur sangat dianjurkan walaupun hanya dengan minum satu gelas air saja. 

Walaupun amalan ini hukumnya sunnah atau bukan syarat wajib bagi yang akan berpuasa, namun sahur penuh dengan berkah dan keutamaan yang berlimpah.

Jadi sahur bukan hanya sekedar aktivitas mengisi perut dengan makanan dan minuman menjelang subuh. 

Hal tersebut juga tertuang dalam sebuah hadits, yaitu dari Anas bin Malik, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِى السَّحُورِ بَرَكَةً

Artinya:

Makan sahurlah kalian karena dalam makan sahur terdapat keberkahan.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Artikel lainnya:    Cari Tahu Waktu Sahur Terbaik dan Dianjurkan Nabi Muhammad

Keutamaan Sahur

Sebelumnya sudah dijelaskan bahwa sahur merupakan salah satu bagian dari puasa yang hukumnya sunnah, namun keberkahan dan keutamaan dari melaksanakan sahur menjadikan aktivitas ini sangat dianjurkan bagi yang akan menunaikan ibadah puasa.

Berkah yang dimaksud di sini yaitu turunnya kebaikan dari Allah SWT pada sesuatu. Barokah dari Allah SWT bisa mendatangkan pahala dan kebaikan, bahkan manfaat untuk dunia dan akhirat. 

Namun hal penting yang harus diketahui bahwa berkah tersebut hanya akan datang pada seorang hamba yang menjalani dan mentaati segala perintah-Nya. 

Adapun beberapa keutamaan dari melaksanakan sahur diantaranya yaitu sebagai berikut:

1.   Memenuhi perintah Rasulullah SAW

Sahur merupakan anjuran Rasulullah SAW kepada umat muslim yang akan melaksanakan ibadah puasa, karena di dalam sahur terdapat keberkahan dalam setiap santapan hidangan yang dimakan. 

Maka dari itu umat muslim yang melaksanakan sahur berarti memenuhi perintah dan anjuran Rasulullah SAW. Di dalam Al-Quran Surat An-Nisaa’ ayat 80 dijelaskan bahwa seseorang yang mentaati Rasulullah SAW berarti juga telah mentaati Allah SWT.

مَنْ يُطِعِ الرَّسُولَ فَقَدْ أَطَاعَ اللَّهَ

Artinya:

Barangsiapa yang mentaati Rasul itu, sesungguhnya ia telah mentaati Allah. Dan barangsiapa yang berpaling (dari ketaatan itu), maka Kami tidak mengutusmu untuk menjadi pemelihara bagi mereka.” (QS. An Nisaa’: 80).

Selain itu, dalam Al-Quran Surat Al-Ahzab ayat 71, Allah SWT juga berfirman:

وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

Artinya:

Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.” (QS. Al Ahzab: 71).

2.   Diberi keberkahan yang melimpah

Keutamaan sahur selanjutnya yaitu mendapatkan keberkahan melimpah. Orang yang melaksanakan sahur dan bangun pada sepertiga malam terakhir, kemudian berdoa dan melaksanakan sholat malam, maka Allah SWT dan malaikat akan mengirimkan keberkahan kepadanya.

Hal tersebut terdapat pada riwayat Abu Sa’id Al-Khudri, Rasulullah SAW bersabda:

السُّحُورُ أَكْلُهُ بَرَكَةٌ فَلاَ تَدَعُوهُ وَلَوْ أَنْ يَجْرَعَ أَحَدُكُمْ جَرْعَةً مِنْ مَاءٍ فَإِنَّ اللَّهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى الْمُتَسَحِّرِينَ

Artinya:

Makan sahur adalah makan penuh berkah. Janganlah kalian meninggalkannya walau dengan seteguk air karena Allah dan malaikat-Nya bershalawat kepada orang yang makan sahur.” (HR. Ahmad).

Maka dari itu di saat waktu sahur ini bisa memperbanyak amalan-amalan baik seperti memperbanyak membaca istighfar, membaca Al-Quran dan sholat malam. 

Di waktu sahur ini Allah SWT akan mengabulkan doa bagi hambanya yang berdoa, akan memberikan apa yang diminta hambanya bagi yang meminta dan mengampuni dosa hambanya bagi yang memohon ampunan. 

3.   Makan sahur tidak akan dihisab oleh Allah SWT

Alasan mengapa sahur memiliki keutamaan yang berlimpah dan bisa mendapatkan keberkahan yaitu, setiap hidangan yang dimakan pada saat sahur tidak akan dihisab oleh Allah SWT. 

Padahal berdasarkan aturan untuk setiap jenis makanan yang masuk ke dalam mulut akan dihisab oleh-Nya, tetapi terdapat pengecualian untuk orang yang makan di waktu sahur. hal ini disebutkan pada sebuah hadits Nabi, yang artinya yaitu:

Ada tiga hal (makanan) di mana seorang hamba tidak akan dihisab oleh Allah SWT, yaitu makanan sahur, makanan saat berbuka puasa, dan makanan yang dinikmati bersama saudara-saudara yang lain.” 

4.   Mendekatkan waktu untuk beribadah

Keutamaan sahur selanjutnya yaitu bisa membantu untuk mendekatkan waktu ibadah umat Islam.

Jarak antara waktu sahur dan adzan subuh sangat dekat, maka dari itu bagi yang bagun untuk melaksanakan sahur memungkinkan untuk melaksanakan sholat subuh di awal waktu. 

Dengan demikian bisa menghindari kesiangan untuk melaksanakan sholat subuh. Karena setidaknya dengan adanya sahur terdapat aktivitas yang harus dikerjakan sebelum waktu menunaikan sholat subuh tiba. 

Seseorang yang melewatkan waktu sahur kemungkinan mengerjakan sholat subuh tetap ada, namun tidak dilakukan di awal waktu. 

5.   Pembeda dengan umat terdahulu

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa dalam umat Yahudi dan Nasrani juga melaksanakan puasa. Namun dengan adanya sahur ini menjadi pembeda antara puasa yang dilakukan umat terdahulu dengan umat Islam. 

Hal ini tercantum di dalam sebuah hadits dari Amru bin Al Ash, dimana di dalamnya Rasulullah SAW bersabda yang artinya:

“Pembeda antara puasa kita dengan puasanya Ahli Kitab ialah makan sahur,” (HR. Muslim).

Artikel pilihan: Kumpulan Kata Ucapan Sahur pada Bulan Ramadhan

Manfaat Sahur Bagi Kesehatan

Selain keutamaan yang sudah disebutkan sebelumnya, manfaat sahur jika dilihat dari sudut pandang kesehatan juga sangat banyak. Untuk mengetahui lebih lanjut keutamaan sahur bagi kesehatan, berikut ini penjelasannya:

1.   Mempersiapkan tubuh sebelum menunaikan ibadah puasa

Sahur bisa mencegah tubuh mengalami rasa lapar yang terlalu ekstrim. Lemak yang terdapat pada hidangan yang dimakan saat sahur, berguna sebagai cadangan makanan yang dibakar menjadi energi untuk tubuh. 

Menu makanan yang sehat dan bergizi pada saat sahur bisa memberikan kebutuhan nutrisi yang cukup, untuk mengatasi perubahan kebiasaan makan yang terjadi pada saat berpuasa. 

2.   Menghasilkan energi untuk melakukan aktivitas seharian

Berdasarkan pendapat dari para ahli, sahur merupakan waktu makan paling penting selama bulan Ramadhan.

Pada saat berpuasa, waktu sahur juga dianggap sebagai bagian dari makan siang. Jadi sahur juga sama-sama penting seperti makan siang pada umumnya. 

Sehingga sahur mempunyai fungsi yang sama pentingnya sebagai penghasil energi, untuk melakukan aktivitas seharian penuh sampai waktu adzan maghrib atau buka puasa. 

3.   Mencegah terjadinya dehidrasi

Keutamaan sahur bagi kesehatan berikutnya yaitu bisa mencegah terjadinya dehidrasi atau kekurangan cairan di dalam tubuh.

Pada saat berpuasa, cairan tubuh penting sekali untuk selalu dijaga. Tubuh membutuhkan air sekitar dua liter untuk setiap harinya. 

Namun karena sedang berpuasa, kesempatan untuk minum menjadi terbatas, yaitu hanya diperbolehkan makan dan minum mulai dari adzan maghrib dan malam hari hingga adzan subuh berkumandang. 

Dengan adanya sahur, maka bisa menjadi salah satu waktu yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Inilah yang membuat sahur menjadi hal penting yang harus dilakukan sebelum melaksanakan ibadah puasa. 

Apabila melewatkan waktu untuk makan sahur, maka kebutuhan cairan tubuh lebih sulit untuk terpenuhi dengan baik. Sehingga tubuh bisa mengalami risiko dehidrasi pada saat berpuasa. 

Tanda dari tubuh yang mengalami dehidrasi yaitu timbul rasa haus yang berlebihan, konsentrasi menjadi menurun, badan terasa lemas, serta jumlah urine menjadi berkurang dan warnanya lebih pekat. 

Maka dari itu, sangat dianjurkan untuk minum air putih pada saat sahur paling tidak dua gelas agar terhindar dari dehidrasi. 

4.   Mencegah naiknya produksi asam lambung

Kondisi lambung yang kosong dalam rentang waktu lama bisa berakibat buruk terhadap kesehatan tubuh. Perut kosong dalam jangka yang lama bisa berdampak terhadap meningkatnya produksi asam lambung dan bisa menimbulkan gejala maag.

Kondisi tersebut tentunya bisa mengganggu kelancaran ibadah puasa yang sedang dijalankan. Dengan makan sahur maka lambung bisa terisi dan bisa mencegah adanya produksi asam lambung yang berlebih pada saat berpuasa. 

5.   Mencegah terjadinya hipoglikemia

Waktu sahur merupakan kesempatan bagi seseorang yang sedang menunaikan ibadah puasa untuk mengisi tubuh dengan energi.

Sehingga tubuh bisa tetap bekerja, karena sel-sel di dalam tubuh membutuhkan energi yang salah satunya sumbernya berasal dari glukosa darah.

Jika tidak ada makanan yang masuk ke dalam tubuh dalam jangka waktu terlalu lama pada saat berpuasa, maka kandungan gula darah akan digunakan sel-sel tubuh sebagai pengganti dari sumber energi. 

Keadaan tersebut bisa menimbulkan hipoglikemia (kadar gula darah rendah). Gejala hipoglikemia bisa berupa badan yang terasa lemas, gemetar, pusing, sulit untuk berkonsentrasi dan munculnya keringat dingin. Jika keadaan sudah semakin parah, maka orang tersebut bisa pingsan. 

Orang yang berpuasa penting sekali untuk makan di waktu sahur, salah satunya yaitu agar bisa terhindar dari gejala hipoglikemia tersebut. sehingga kadar gula darah di dalam tubuh bisa tetap terjaga. Pilihlah menu makan yang kaya akan sumber energi seperti karbohidrat, protein dan lemak. 

Keutamaan sahur tidak hanya mendapatkan berkah untuk kebaikan akhirat, namun juga bisa membuat tubuh tetap sehat dan bugar, sehingga bisa menjalankan puasa seharian penuh dengan lancar.

Maka dari itu sahur menjadi hal penting yang sebaiknya tidak dilewatkan ketika berpuasa dengan harapan mendapat keberkahan dan keutamaan didalamnya. 

 

Santoso
Lewat aksara menggapai cita dan membantu sesama.