Ketahui Makna dan Keutamaan Doa Nuzulul Quran yang Menyentuh Hati

Memanjatkan doa nuzulul quran perlu dilakukan pada malam yang penuh dengan kemuliaan tersebut. Bacalah doa tersebut selengkapnya disini. 


Nuzulul Qur’an menjadi momen yang paling ditunggu-tunggu umat muslim di seluruh dunia. Momen ini ada di bulan ramadhan. Saat peristiwa ini hendak diperingati, maka banyak orang berlomba-lomba melafalkan doa Nuzulul Qur’an.

Nuzulul Qur’an menjadi suatu momentum yang selalu diperingati pada 17 ramadhan sebagai turunnya Al-Qur’an yang merupakan kitab suci umat Islam. Salah satu keutamaan dari Nuzulul Qur’an adalah menjadi malam yang paling baik dari 1000 bintang. 

Ada begitu banyak keutamaan dari malam Nuzulul Qur’an. Wajar sekali rasanya jika banyak orang yang berlomba-lomba menuai kebaikan pada malam ini. Terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan banyak pahala. 

 

Baca juga:   Mendalami Hikmah Nuzulul Quran: Menyelami Kebijaksanaan Ilahi

Doa Nuzulul Qur’an 

Di bulan ramadhan ada begitu banyak momen penting yang dinanti-nantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Salah satunya ialah malam Nuzulul Qur’an atau yang dikenal sebagai malam turunnya Al-Qur’an. 

Nuzulul Qur’an adalah suatu momentum turunnya Al-Qur’an yang selalu diperingati setiap tanggal 17 ramadhan. Pada momen ini banyak orang yang melafalkan doa khusus. Doa khusus untuk memperingati Nuzulul Qur’an, yaitu:

اللهم نور قلوبنا بنور هدايتك كما نورت الارض بنور شمسك ابدا ابدا برحمتك يا ارحم الراحمين

Artinya: “Ya Allah sinari hati kami sebab membaca Al-Qur’an, hiasi akhlak kami dengan kemuliaan Al-Qur’an n, baguskanlah amalan kami karena berdzikir lewat Al-Qur’an , selamatkanlah kami dari api neraka karena kemuliaan Al-Qur’an, masukkanlah kami ke dalam surga dengan syafa’at Al-Qur’an.”

Teks doa Nuzulul Qur’an tersebut bisa dihafalkan agar nantinya seseorang dapat lebih khusyuk dalam memperingati malam Nuzulul Qur’an. Tentunya jangan lupa untuk membaca ta’awudz dan basmala terlebih dahulu.

Bacalah doa khusus tersebut dengan hati yang ikhlas dan tulus semata-mata karena Allah SWT. Dengan demikian, pahala yang akan dituai tentunya bisa senantiasa diberkahi oleh-Nya. Biasanya pada peringatan momen seperti ini banyak masjid yang ramai. 

Orang-orang mulai memperbanyak bacaan Qur’an dan memanjatkan doa-doa kepada Allah SWT. Para malaikat pun akan datang untuk menyampaikan berkah dan rahmat dari-Nya kepada seluruh manusia yang membaca Al-Qur’an di malam tersebut. 

Sejarah Peringatan Nuzulul Qur’an 

Suatu peringatan tentu dilatarbelakangi karena suatu hal. Salah satunya Nuzulul Qur’an. Sejarah Nuzulul Qur’an tentu perlu diketahui oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia tanpa terkecuali. Asal muasal diturunkannya Al-Qur’an terbagi menjadi dua yaitu:

1.   Tahap Pertama 

Tahap pertama turunnya Al-Qur’an yaitu malam Lailatul Qadr. Jadi, kitab suci Al-Qur’an diturunkan dari Lauh Mahfudz pada malam Lailatul Qadr tersebut. Bagi umat muslim tentu sudah sangat familiar dengan ceirta sejarah ini.

2.   Tahap Kedua  

Tahap berikutnya turunnya Al-Qur’an adalah tahapan melalui malaikat Jibril. Jadi, kitab suci Al-Qur’an diturunkan secara perlahan dan bertahap melalui malaikat Jibril kepada Rasulullah SAW. Tahap kedua seperti ini juga sudah banyak diketahui oleh umat muslim.

Al-Qur’an kali pertama sekali diturunkan di Gua Hira pada Rasulullah SAW. Pada waktu 610 M tersebut, Rasulullah SAW sedang menyepi guna menenangkan hati. Pada saat yang bersamaan, kemudian malaikat Jibril menyampaikan wahyu-Nya kepada Rasulullah SAW. 

Pada saat itu, malaikat Jibril membawa surah Al-Alaq 1 – 5. Hanya saja Rasulullah SAW pada saat itu belum bisa membaca surah tersebut. Oleh sebab itu, Allah SWT memerintahkan kepada Rasulullah SAW untuk membaca surah tersebut. 

Setelah melalui tahapan tersebut, kemudian Al-Qur’an pun diturunkan secara bertahap dan berangsur-angsur hingga 23 tahun lamanya.

Adapun ayat terakhir yang diturunkan adalah Surah Al-Maidah ayat 3. Dengan demikian, selesailah penurunan Al-Qur’an di bumi. 

Artikel pilihan:   5 Amalan Malam Nuzulul Quran, Mengisi Malan Penuh Keberkahan

Memaknai Nuzulul Qur’an 

Nuzulul Qur’an dianggap sebagai salah satu peristiwa penting yang ada dalam agama Islam. Nuzulul Qur’an merupakan proses turunnya kitab suci Al-Qur’an dari tempat yang tinggi ke muka bumi. Oleh sebab itu, banyak yang memperingatinya dengan doa Nuzulul Qur’an.

Nuzulul Qur’an sejatinya bisa menjadi suatu refleksi bagi umat muslim di seluruh dunia agar senantiasa tekun dan mengamalkan ajaran yang ada di dalam Al-Qur’an. Malam Nuzulul Qur’an menjadi salah satu malam yang begitu berharga di bulan ramadhan. 

Peristiwa Nuzulul Qur’an merupakan peristiwa diwahyukannya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus sebagai momentum penasbihan Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul yang paling terakhir. 

Tentu sudah semua orang ketahui bahwa turunnya Al-Qur’an tidak serta merta begitu saja. Butuh waktu kurang lebih selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari untuk Al-Qur’an bisa turun ke bumi.

Turunnya Al-Qur’an juga bisa sekaligus cara dari Allah SWT untuk memperteguh hati Rasulullah SAW. Peristiwa ini juga bisa dijadikan sebagai bahan muhasabah bagi seluruh umat muslim di seluruh dunia.

Bahwasanya Al-Qur’an diturunkan bukan hanya semata-mata sebagai kitab saja melainkan juga bisa memberikan kehidupan yang baik selama hidup di dunia maupun di akhirat nanti. 

Berbagai Macam Keutamaan Nuzulul Qur’an 

Nuzulul Qur’an menjadi salah satu malam yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di seluruh dunia.

Ada begitu banyak hikmah yang bisa diraih di malam mulia seperti ini. Oleh karena itu, banyak yang memanjatkan doa Nuzulul Qur’an Arab

Selain itu, penting juga memaknai arti dari doa tersebut dengan baik. Dengan demikian, maka seseorang bisa benar-benar merasakan keindahan malam Nuzulul Qur’an dengan sebaik-baiknya.

Berikut merupakan beberapa macam keutamaan dari malam Nuzulul Qur’an. 

1.   Malam yang Baik 

Salah satu keutamaan dari malam ini ialah menjadi malam yang baik bahkan lebih baik daripada seribu bulan.

Malam ini amat baik dan sebanding pahalanya dengan melakukan ibadah selama 1000 bulan. Wajar sekali rasanya jika banyak orang yang menanti-nantikan malam Nuzulul Qur’an. 

Jika seseorang melakukan ibadah pada malam seperti ini, maka kebaikannya jauh lebih banyak dibandingkan beribadah dalam waktu seribu bulan. Sungguh Islam adalah agama yang paling mulia bagi setiap umat-Nya. 

2.   Malam Diturunkannya Al-Qur’an 

Berikutnya, malam Nuzulul Qur’an merupakan malam diturunkannya Al-Qur’an sebagai kitab suci umat muslim di seluruh dunia. Sebagai umat muslim tentu semuanya harus mengagungkan malam Nuzulul Qur’an. 

Momentum seperti ini jatuh pada tanggal 17 ramadhan yang akan selalu diperingati oleh umat muslim dimanapun. Lakukanlah ibadah dengan ikhlas dan khusyuk agar kiranya bisa menuai pahala dengan sebaik-baiknya.

3.   Malam yang Penuh Kemuliaan  

Semua umat muslim di seluruh penjuru dunia tentunya tahu bahwa Nuzulul Qur’an merupakan malam yang penuh dengan kemuliaan. Semua umat muslim perlu senantiasa mengagungkan malam Nuzulul Qur’an. 

Pada malam ini malaikat Jibril akan turun ke muka bumi bersama para malaikat utusan Allah SWT lainnya.

Malaikat-malaikat tersebut turun bersama rahmat dan keberkahan yang akan disampaikan kepada seluruh umat muslim yang beribadah kepada-Nya.

4.   Malam Penuh Keselamatan dan Kesejahteraan  

Keutamaan malam Nuzulul Qur’an lainnya ialah malam yang penuh dengan keselamatan dan kesejahteraan.

Malam ini benar-benar malam yang dilingkupi dengan keselamatan sebab para setan pun tidak bisa mengganggu maupun berbuat keburukan apapun.

Oleh sebab itu, seluruh umat-Nya dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dengan tulus. Bahkan ada juga doa khusus yang dipanjatkan. Jika merasa kesulitan membaca doa dalam bahasa Arab, maka bacalah doa Nuzulul Qur’an latin

5.   Malam Penuh Takdir Manusia  

Keutamaan lainnya yang bisa dipetik dari malam Nuzulul Qur’an adalah malam yang dipenuhi dengan takdir manusia. Di malam ini semua urusan manusia akan ditakdirkan oleh Allah SWT. Baik itu berupa ajal hingga urusan rezeki. 

Dengan demikian, ada baiknya untuk senantiasa berbuat kebaikan dan ibadah yang khusyuk ikhlas karena Allah ta’ala. Malam Nuzulul Qur’an adalah malam yang penuh dengan takdir kebaikan bagi umat-Nya. 

6.   Malam Salam Malaikat bagi Ahli Masjid  

Keutamaan terakhir dari malam Nuzulul Qur’an adalah menjadi malam salam bagi para malaikat Allah SWT kepada para ahli masjid. Ini adalah malam yang sangat penuh dengan kesejahteraan hingga waktu pagi. 

Malaikat Allah SWT akan sangat senang dengan malam ini karena bisa pergi ke masjid untuk bertemu dengan ahli masjid dan memberikan salam kepada mereka. Sungguh mulia orang-orang yang pergi ke masjid di malam ini. 

Amalam Kebaikan di Malam Nuzulul Qur’an 

Ada begitu banyak amalan kebaikan yang dapat dikerjakan ketika memperingati malam Nuzulul Qur’an. Hal ini semata-mata bertujuan untuk mendapatkan begitu banyak pahala pada malam yang mulia tersebut. 

Doa Nuzulul Qur’an tentunya tidak lupa dipanjatkan dalam peringatan malam penuh kebaikan tersebut. Selain itu, masih banyak amalan kebaikan lainnya yang bisa dituai di malam Nuzulul Qur’an. Berikut merupakan beberapa contohnya.

1.   Membaca dan Melakukan Tadabur Al-Qur’an   

Amalan kebaikan yang bisa dilakukan untuk memperingati malam Nuzulul Qur’an adalah dengan melakukan tadabur Al-Qur’an. Jadi, selain membaca kitab suci umat Islam ini, seseorang juga perlu melakukan tadabur. 

Membaca dan meneladani isi Al-Qur’an sungguh harus dilakukan. Apalagi jika melakukan khataman Al-Qur’an minimal selama 1 kali dalam setahun di bulan ramadhan. Sungguh pahala yang bisa dituai selama bulan ramadhan amatlah mudah.

2.   Shalat Malam   

Bulan ramadhan adalah bulan yang begitu penuh dengan berbagai macam keberkahan. Apalagi ketika memperingati momentum 17 ramadhan yang merupakan malam turunnya Al-Qur’an.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menuai banyak pahala adalah dengan melakukan shalat malam.

Shalat malam yang dimaksud adalah shalat tahajud di sepertiga malam. Tentu semua orang muslim tahu bahwa shalat malam merupakan sebaik-baiknya shalat setelah shalat wajib. Apalagi setelas shalat jangan lupa untuk melakukan tadarus. 

3.   Iktifkaf   

Amalan berikutnya yang bisa dilakukan adalah iktikaf. Iktikaf atau berdiam diri di dalam masjid merupakan perbuatan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.

Ibadah sunnah ini biasa dilakukan saat 10 hari menjelang berakhirnya bulan suci ramadhan. Sungguh malam yang banyak sekali kebaikan. Amalan seperti ini dilakukan dengan niat semata-mata karena Allah SWT.

Di samping itu, amalan ini juga bisa dijadikan sebagai cara untuk melakukan introspeksi diri terkait dosa-dosa dan segala perbuatan selama ini.  Terlebih dosa-dosa yang dilakukan selama bulan suci ramadhan. 

4.   Doa dan Zikir  

Ketika memperingati malam Nuzulul Qur’an tentu ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah senantaisa berdoa dan melakukan zikir hanya kepada Allah SWT. Lakukanlah doa di malam Nuzulul Qur’an dan senantiasa berdzikir. 

Perbanyak doa-doa baik dan dzikir semata-mata karena Allah ta’alla. Bukan hanya bisa semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT saja.

Mengerjakan doa di malam seperti ini juga akan mendapatkan banyak pahala dan doa yang dipanjatkan akan dikabulkan oleh-Nya. 

Doa Nuzulul Qur’an bisa dilantukan di malam tersebut dengan penuh ketulusan. Panjatkan doa-doa yang baik hanya kepada-Nya.

Dengan demikian, seseorang bisa lebih dekat kepada-Nya, pahala yang diperoleh bisa berlipat ganda dan doa-doa baik senantiasa akan dikabulkan oleh Allah SWT. 

Santoso
Lewat aksara menggapai cita dan membantu sesama.