Bacaan Doa Lailatul Qadar beserta Arti dan Waktu Terbaik untuk Membacanya

Doa Lailatul Qadar hendaknya dibaca di malam Lailatul Qadar karena arti doa tersebut adalah permohonan ampunan kepada Allah atas dosa-dosa yang telah lampau. 


Doa Lailatul Qadar merupakan doa khusus yang dibaca pada malam Lailatul Qadar, biasanya pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir bulan ramadhan.

Rasulullah menganjurkan umatnya untuk membaca doa ini di malam Lailatul Qadar sesuai dengan hadist yang diriwayatkan Ahmad dan Thabrani.

Hadist tersebut menyebutkan bahwa siapa saja yang mengerjakan ibadah dan berdoa dengan iman dan mengharapkan ridho dari sisi Allah, maka akan diampui dosanya baik yang telah lalu maupun yang akan datang.

Berdoa merupakan salah satu amalan yang dianjurkan untuk menghidupkan Lailatul Qadar. 

Memperbanyak doa di waktu-waktu yang memungkinkan terjadinya Lailatul Qadar, seperti sepuluh malam terakhir ramadhan adalah salah satu cara untuk mendapatkan bagian dari keutamaannya.

Maka, janganlah menyia-nyiakan kesempatan ini untuk bermunajat dan lebih mendekatkan diri kepada Allah dengan berdoa.

 

Baca juga:   Pentingnya Pelajari Niat Sholat Lailatul Qodar serta Tata Cara Sholatnya

Mengapa Harus Membaca Doa Lailatul Qadar?

Selain karena memang doa ini dikhususkan untuk dibaca saat Lailatul Qadar, ada beberapa alasan mengapa umat muslim perlu memperbanyak membaca doa di malam tersebut, termasuk doa ini. 

Berikut adalah beberapa alasan yang menganjurkan seorang muslim untuk memperbanyak berdoa saat Lailatul Qadar. 

1.   Malam Lebih Baik dari Seribu Bulan

Di dalam surat Al Baqarah ayat 3 disebutkan bahwa malam Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan yang lebih baik dari seribu bulan.

Maksud dari ayat ini adalah bahwa segala ibadah maupun amal sholih yang dikerjakan saat Lailatul Qadar memiliki nilai seribu kali lebih baik dibandingkan malam-malam biasanya. 

Apabila seorang muslim berdoa di malam yang mulai ini, maka nilai pahala yang didapatkan seribu kali lebih banyak dibandingkan ketika berdoa di bulan-bulan lain yang tidak terdapat Lailatul Qadar.

Keistimewaan malam ini seharusnya mampu meningkatkan semangat untuk memperbanyak doa. 

2.   Malam Penuh Keberkahan 

Malam Lailatul Qadar adalah malam yang dipenuhi dengan keberkahan seperti yang tertera di dalam Al Quran surat Ad Dukhan ayat yang ketiga.

Ayat tersebut menyebutkan bahwa Al Quran diturunkan pada suatu malam yang diberkahi untuk memberikan peringatan. 

Karena besarnya keberkahan pada malam tersebut, Rasulullah SAW meminta para umatnya untuk mendekatkan diri kepada Allah dengan melakukan berbagai amalan ibadah.

Salah satunya adalah dengan berdoa, termasuk memperbanyak bacaan doa Lailatul Qadar yang bertujuan meminta ampunan Allah. 

3.   Malam Turunnya Malaikat

Malam Lailatul Qadar juga menjadi malam dimana para malaikat turun ke bumi untuk mengatur berbagai urusan hingga bumi sesak oleh kedatangan mereka.

Peristiwa ini sesuai dengan surat Al Qadar ayat keempat yang menyebutkan bahwa para malaikat termasuk Jibril turun di malam tersebut. 

Malam dimana bumi dipenuhi oleh malaikat ini tentu menjadi momen yang tepat untuk memperbanyak doa.

Sebab malaikat akan berada di sekeliling orang yang beribadah dan mengerjakan amal baik termasuk berdoa. Malaikat juga akan mendoakan kebaikan untuk orang tersebut. 

Kapan Waktu untuk Membaca Doa Lailatul Qadar?

Selain mengetahui alasan pentingnya membaca doa khusus untuk Lailatul Qadar, umat muslim juga hendaknya mengetahui waktu yang tepat terkait dengan kapan doa Lailatul Qadar dibaca.

Allah merahasiakan waktu terjadinya Lailatul Qadar agar umat muslim memanfaatkan waktu dengan baik. 

Sesuai dengan beberapa hadist yang menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada sepuluh malam terakhir bulan ramadhan, maka doa ini bisa dibaca di malam-malam tersebut.

Sebagian orang memilih membaca doa ini di malam-malam ganjil seperti malam ke-21, ke-23, ke-25, ke-27, atau ke-29.

Malam-malam tersebut adalah waktu-waktu yang berpotensi untuk terjadinya Lailatul Qodar. Doa ini bisa dibaca setelah sholat atau diwaktu-waktu lainnya ketika sedang tidak melakukan ibadah yang lain.

Semakin banyak dibaca semakin baik karena Rasulullah SAW meminta untuk memperbanyak bacaan doa tersebut.

 

Artikel lainnya:   12 Cara Mendapatkan Malam Lailatul Qodar yang Sangat Dianjurkan

Bagaimana Bacaan Doa Lailatul Qadar?

Adapun bacaan doa khusus yang dibaca pada malam Lailatul Qadar merupakan sunnah yang pernah diajarkan oleh Rasulullah SAW.

Maksud dari doa Lailatul Qadar adalah untuk meminta permohonan agar Allah memberikan keselamatan di dunia dan di akhirat kepada orang yang berdoa. 

Ada beberapa bacaan doa yang merujuk pada doa yang secara khusus dibaca pada malam Lailatul Qadar seperti berikut ini.

1.   Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi, Nasa’i, serta Ibnu Majah

Lafadz doa yang paling populer dan paling sering dibacakan adalah yang bersumber dari hadist riwayat Imam Tirmidzi, Imam Nasa’i, serta Imam Ibnu Majah.

Umat muslim lebih mengenal bacaan doa ini karena terdapat di dalam Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam an-Nawawi. Bacaan doanya adalah sebagai berikut.

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Arti dari doa ini adalah pengakuan manusia atas Allah Yang Maha Pemaaf dan Maha Pemberi Maaf untuk memaafkan dosa yang telah dilakukan. 

Hadist riwayat Tirmidzi dari Asiyah RA menyebutkan bahwa bacaan itulah yang diajarkan oleh Rasulullah SAW ketika Aisyah bertanya tentang doa yang dibaca saat malam Lailatul Qadar,

Baca doa ini secara berulang-ulang dan resapi artinya agar mendapatkan hikmah dari doa tersebut. 

2.   Diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi

Ada juga versi lain dari doa Lailatul Qadar yang bacaannya hampir sama namun ada sedikit perbedaan di dalamnya. Bacaan doa ini didasarkan pada hadist yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi. 

Perbedaannya adalah adanya tambahan kata untuk memuji Allah dalam doa tersebut. Doa dari hadist riwayat Tirmidzi tersebut berbunyi sebagai berikut. 

“Allahumma innaka ‘afuwwun karimmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Karena hanya memiliki perbedaan yang sedikit, maka tujuan dari bacaan doa ini pun sama dengan doa yang sebelumnya yakni meminta ampunan Allah.

Mau memilih versi yang ini atau yang sebelumnya tidak masalah karena keduanya memiliki arti yang baik dan hampir sama. 

Justru yang perlu menjadi perhatian adalah bagaimana agar bisa membaca doa ini sebanyak-banyaknya dan mengamalkan kandungan isinya dalam kehidupan sehari-hari. 

3.   Doa Lain untuk Diamalkan

Selain dua versi dari doa khusus yang dibaca pada malam Lailatul Qadar tersebut, ada juga doa lain yang bisa dibaca untuk di malam tersebut.

Maksud dari doa ini adalah meminta kepada Allah SWT agar dipertemukan dan dianugerahi Lailatul Qadar pada saat bulan ramadhan. 

Meskipun malam Lailatul Qadar sudah pasti terjadi di sepuluh malam terakhir bulan ramadhan.

Namun, tidak semua orang bisa mendapatkan bagian dari keutamaan dan hikmah atas malam yang penuh kemuliaan ini. Umat muslim dianjurkan untuk membaca doa ini agar merasakan kenikmatan beribadah. 

Bacaan doa ini juga cukup dikenal karena sering dibaca bersama-sama setelah selesai shalat tarawih. Lafadz doa tersebut adalah sebagai berikut. 

“Allahumma bariklana fi syahru romadhona wa ballighna lailatal qadr wa ibadatah fiha.”

Doa manapun yang dibaca di antara ketiga doa tersebut tidaklah masalah, Bahkan akan lebih baik lagi jika membaca ketiga-tiganya dan memperbanyak bacaan doa tersebut setelah shalat atau mengerjakan ibadah lainnya. 

Dengan begitu, seorang muslim tidak akan terlewat untuk menjadi bagian dalam menghidupkan malam Lailatul Qadar karena telah memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin untuk berdoa. 

Doa Lailatul Qadar tergolong pendek sehingga sangat mudah dibaca dan dihafal bagi yang ingin mempersiapkannya sebelum sepuluh hari terakhir bulan ramadhan. 

 

Santoso
Lewat aksara menggapai cita dan membantu sesama.