Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Kolom » Kisah Sukses » Dari Mustahik, Hingga Punya Usaha Bubur Madura

Dari Mustahik, Hingga Punya Usaha Bubur Madura

  • account_circle Yatim Mandiri
  • calendar_month Selasa, 11 Jul 2023
  • visibility 302
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Ibu Yani harus terus memupuk asa dan harapan, membesarkan anak seorang diri tanpa suami hidup di tengah keterbatasan yang menjeratnya. Bagaimana tidak, semenjak Ridho anaknya masih kecil dirinya ditinggalkan oleh sang suami. Ibu Yani tidak menyerah begitu saja, 2012 Ia bulatkan tekad untuk merantau di Kota Pahlawan untuk terus menyambung hidup dan membesarkan anak semata wayangnya.

“Dulu di Surabaya saya ikut orang kerja serabutan dan asisten rumah tangga. Alhamdulillah majikannya baik dan mau menerima saya, apapun saya lakoni yang penting dapat uang halal,” papar Ibu 40 tahun ini.

Pekerjaan tersebut dilakukan Ibu Yani guna mengumpulkan modal uang dan membangun relasi sebanyak mungkin yang nantinya dapat membantu untuk membangun usaha impiannya. Sedikit demi sedikit uang yang Ia peroleh dari bekerja asisten rumah tangga ditabung dan simpan untuk modal awal usaha bubur madura.

Ibu Yani memamerkan produk usaha bubur madura miliknya.

Tepat di tahun 2020, Ibu Yani memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan mencoba memulai berjualan bubur madura dengan sistem keliling dari rumah ke rumah. “Awalnya saya tawarkan dagangan dari tetangga dan kenalan saya dulu, eh kok banyak suka dan katanya enak rasanya.” jelas Ibu Yani.

Bukan tanpa kendala, Ibu Yani mengungkapnya usaha yang dilakoninya ini terkadang sepi pembeli dan jarang laku. Pengemasan yang masih menggunakan plastik dan tidak adanya label membuat konsumen kurang melirik dagangan bubur maduranya.

Berawal dari ketidaksengajaan, kala itu Ridho ,anak Ibu Yani, tengah berjualan bubur madura di Jalan Kenjeran, Surabaya, dan dihampiri oleh Tim Yatim Mandiri. Melihat perjuangan dan kisah inspiratifnya, akhirnya tim Yatim Mandiri bertandang ke kediaman Ibu Yani untuk menawarkan bantuan modal usaha.

Produk bubur madura Ibu Yani.

Ibu Yani mengungkapkan, semenjak pertemuannya dengan Tim Yatim Mandiri, beliau mendapatkan ilmu baru terkait dunia bisnis dan pendampingan secara berkala. Terlebih kini dirinya dapat mewujudkan impiannya yakni memiliki kios untuk berjualan bubur madura.

“Bersyukur dan terima kasih banyak kepada Yatim Mandiri yang sudah membantu saya selama ini mulai dari awal hingga besar kayak ini. Yang dulunya saya jualan keliling, panas-panasan sampai kehujanan, kini sudah bisa punya tempat usaha seperti ini.” tutupnya.

 

  • Penulis: Yatim Mandiri

Tinggalkan Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Launching Sanggar Genius di Desa Bubuk, Banyuwangi

    Launching Sanggar Genius di Desa Bubuk, Banyuwangi

    • 0Komentar

    Banyuwangi, YM News – Acara Launching Sanggar Genius telah dilaksanakan pada Jum’at, (29/7/2022) lalu. Launching sanggar genius ini diadakan di Dusun Banje, Desa Bubuk, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi. Untuk launching sanggar genius baru kali ini, Yatim Mandiri bekerja sama dengan mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi yang sedang melaksanakan KKN di desa tersebut. Para mahasiswa […]

  • Bantuan Alat Sekolah untuk Nayla dan Kayla

    Bantuan Alat Sekolah untuk Nayla dan Kayla

    • 0Komentar

    Tuban, YM News – Yatim Mandiri Tuban kembali menyalurkan bantuan Bantuan Langsung Mustahik program pendidikan. Bantuan ini disalurkan untuk adik Nayla dan Kayla, pada Jum’at, Juni 2025. Kayla dan Nayla, kakak beradik yang hidupnya serba kekurangan. Mereka hidup bersama ibu dan adiknya yang masih kecil. Ibu mereka hanya bekerja sebagai penjual kue basah, membuat adik kakak ini […]

  • Mahasiswa Mandiri Entrepreneur Center Sragen Ikuti Kegiatan Magang Kerja

    Mahasiswa Mandiri Entrepreneur Center Sragen Ikuti Kegiatan Magang Kerja

    • 0Komentar

    YM News – Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Sragen, dalam kerjasama dengan pengusaha di berbagai kota seperti Sragen, Demak, dan Jombang, telah menyelenggarakan kegiatan magang khusus untuk Program Studi Manajemen Bisnis. Kegiatan magang ini berlangsung selama 23 hari, mulai dari tanggal 27 Februari hingga 21 Maret 2023. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memotivasi peserta didik […]

  • Edukasi Budaya dan Eco Print untuk Binaan Sanggar Genius Surabaya

    Edukasi Budaya dan Eco Print untuk Binaan Sanggar Genius Surabaya

    • 0Komentar

    Surabaya, YM News  – Kolaborasi edukatif antara Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jawa Timur dan Yatim Mandiri Surabaya menghadirkan pengalaman belajar yang inspiratif bagi anak-anak binaan Sanggar Genius Wonosari Kidul Surabaya. Melalui kegiatan bertema “Jelajah Budaya Nusantara & Praktik Eco Print”, mewujudkan pembelajaran interaktif yang memadukan edukasi budaya dan kreativitas berbasis lingkungan dalam suasana yang […]

  • Paket Kebahagiaan untuk Mbah Semi yang Hidup Sebatang Kara di Magetan

    Paket Kebahagiaan untuk Mbah Semi yang Hidup Sebatang Kara di Magetan

    • 0Komentar

    Magetan, YM News – Di usia yang hampir satu abad, Mbah Semi menghadapi kehidupannya dengan ketabahan yang luar biasa. Menyandang status sebatang kara, beliau tinggal di sebuah rumah berukuran 4×6 meter hasil bantuan pemerintah. Meskipun demikian, semangatnya untuk tetap bertahan hidup tak pernah surut. Sebagai pekerja pembuat kerupuk beras, Mbah Semi menjalani kesehariannya dengan penuh […]

  • Keceriaan Binaan Sanggar Belajar Genius Putat Gede Yatim Mandiri Surabaya

    Keceriaan Binaan Sanggar Belajar Genius Putat Gede Yatim Mandiri Surabaya

    • 0Komentar

    Surabaya, YM News – Dalam rangka membangun semangat belajar dan pengalaman baru yang menyenangkan, anak-anak binaan dari Sanggar Belajar Genius Putat Gede Yatim Mandiri Surabaya mengikuti kegiatan Sanggar Belajar Ceria. Kali ini, kegiatan Sanggar Belajar Ceria dilaksanakan di Kebun Binatang Surabaya. Didampingi oleh para guru dan relawan, anak-anak binaan diajak belajar sambil bermain. Juga berinteraksi […]

expand_less