Ajang OMATIQ 2026 Yatim Mandiri Semarang Perkuat Prestasi Akademik dan Kecintaan terhadap Al-Qur’an
- account_circle Ika Faztin Cahyanti
- calendar_month 22 menit yang lalu
- visibility 7
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Semarang, YM News – Yatim Mandiri Semarang menyelenggarakan Olimpiade Matematika dan Al-Qur’an (OMATIQ) 2026 pada Minggu (25/10/2026). Bertempat di Kantor Kementerian Agama Kota Semarang, kegiatan ini diikuti oleh 45 anak yang berkompetisi untuk mengembangkan kemampuan akademik sekaligus memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an. Melalui program ini, Yatim Mandiri terus berikhtiar menghadirkan ruang belajar yang inspiratif bagi anak yatim dan dhuafa agar tumbuh menjadi generasi mandiri, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Pelaksanaan OMATIQ 2026 turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Semarang dan Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kota Semarang. Kehadiran kedua perwakilan instansi tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan dan pembinaan generasi muda. Kolaborasi antara lembaga sosial dan pemangku kepentingan diharapkan dapat memperkuat langkah bersama dalam memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk belajar, berkembang, dan meraih masa depan yang lebih baik.

Penyerahan cendera mata kepada dean juri.
OMATIQ merupakan salah satu program pendidikan Yatim Mandiri yang memberikan kesempatan kepada anak-anak binaan untuk menguji kemampuan sekaligus mengembangkan potensi diri. Dalam kategori Matematika, peserta didorong untuk meningkatkan ketelitian, kemampuan berpikir logis, dan keterampilan memecahkan masalah. Sementara itu, kategori Al-Qur’an menjadi sarana untuk memperdalam pembelajaran agama, menumbuhkan kecintaan terhadap kitab suci, serta menguatkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar perlombaan, OMATIQ 2026 menjadi ruang pembelajaran yang mendorong anak-anak untuk berani mencoba, membangun rasa percaya diri, dan menghargai proses belajar. Setiap peserta memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya sekaligus memperoleh pengalaman berharga melalui kompetisi yang edukatif. “Melalui OMATIQ, kami berharap anak-anak semakin termotivasi untuk belajar, berani mengembangkan potensi, serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan. Prestasi akademik dan pembentukan karakter perlu berjalan beriringan untuk mempersiapkan generasi masa depan,” demikian pesan yang mencerminkan semangat program ini.

Penyerahan hadiah kepada juara olimpiade.
Dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting dalam keberlangsungan program pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa. Sinergi bersama instansi pemerintah, para pendidik, relawan, dan donatur diharapkan terus terjalin agar semakin banyak anak memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi. Yatim Mandiri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya OMATIQ 2026 di Kota Semarang.
Melalui OMATIQ 2026, Yatim Mandiri berharap lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual, berkarakter, dan memiliki semangat untuk terus bertumbuh. Bersama Sahabat Kebaikan, ikhtiar menghadirkan pendidikan yang berkualitas bagi anak yatim dan dhuafa akan terus dilanjutkan. Semoga setiap dukungan dan kepedulian yang diberikan menjadi amal jariyah serta membawa kebermanfaatan bagi terwujudnya generasi yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia.
Foto dan narasi: Hasan Al Asrori
- Penulis: Ika Faztin Cahyanti

Saat ini belum ada komentar