OMATIQ 2026 Yatim Mandiri Ponorogo Hadirkan Semangat Berprestasi dan Silaturahmi
- account_circle Ika Faztin Cahyanti
- calendar_month 31 menit yang lalu
- visibility 6
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ponorogo, YM News – Yatim Mandiri Ponorogo sukses menyelenggarakan Olimpiade Matematika dan Al-Qur’an (OMATIQ) 2026 pada Minggu (25/10/2026). Bertempat di UIN Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, kegiatan ini diikuti oleh 96 anak binaan yang berkompetisi dalam dua kategori, yakni Matematika dan Al-Qur’an. OMATIQ 2026 menjadi salah satu ikhtiar Yatim Mandiri untuk mendukung potensi anak yatim dan dhuafa agar tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berakhlak mulia, dan berprestasi.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang pelaksanaan kegiatan. Bagi sebagian anak, khususnya peserta yang baru bergabung di Sanggar Genius Yatim Mandiri, OMATIQ 2026 menjadi pengalaman berharga untuk mengenal suasana kompetisi, mengasah kemampuan, serta meningkatkan kepercayaan diri. Melalui kegiatan ini, anak-anak didorong untuk terus belajar, berani mencoba, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Juara olimpiade Al-Qur’an.
Tak hanya diikuti oleh peserta dari Ponorogo, OMATIQ 2026 juga menghadirkan peserta dari Pacitan. Kehadiran mereka menambah semarak kompetisi sekaligus memperluas kesempatan bagi anak-anak binaan untuk saling mengenal dan menjalin persahabatan. Bahkan, salah satu peserta yang berhasil meraih juara berasal dari Sanggar Genius Pacitan. Prestasi ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus berusaha dan memberikan yang terbaik.
Bagi peserta dari Pacitan, keikutsertaan dalam OMATIQ 2026 bukan sekadar kesempatan untuk berkompetisi, tetapi juga pengalaman istimewa untuk bertemu dan berkenalan dengan sesama anak binaan Yatim Mandiri dari Ponorogo. Momen ini menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman belajar, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di antara anak-anak binaan dari wilayah yang berbeda.

Juara olimpiade Matematika.
Melalui OMATIQ 2026, Yatim Mandiri berharap anak-anak semakin termotivasi untuk mencintai ilmu pengetahuan dan Al-Qur’an. Semangat tersebut sejalan dengan komitmen Yatim Mandiri dalam menghadirkan program pendidikan yang mendukung perkembangan akademik sekaligus pembentukan karakter anak. “OMATIQ bukan hanya tentang meraih juara, tetapi juga tentang keberanian untuk mencoba, semangat untuk terus belajar, dan kesempatan membangun persahabatan dengan sesama anak binaan,” pesan tersebut yang selaras dengan semangat penyelenggaraan kegiatan ini.
Yatim Mandiri Ponorogo menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya OMATIQ 2026, mulai dari karyawan, relawan, hingga para guru pejuang Yatim Mandiri Ponorogo dan Pacitan. Apresiasi juga disampaikan kepada para donatur yang senantiasa memberikan dukungan sehingga program pendidikan bagi anak yatim dan dhuafa dapat terus berjalan. Semoga setiap ikhtiar dan kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah serta menghadirkan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masa depan generasi penerus bangsa.
Foto dan narasi: Thoriqul Aziz
- Penulis: Ika Faztin Cahyanti

Saat ini belum ada komentar