Ponorogo, YM News – Yatim Mandiri Ponorogo terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang berkualitas bagi anak-anak yatim dan dhuafa melalui penguatan kapasitas guru Sanggar Ceria. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembinaan guru yang membahas persiapan program Sanggar Ceria bulan Agustus, evaluasi bulanan program sanggar, serta pengerjaan Lembar Aktivitas Siswa (LAS). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan proses pembelajaran berjalan optimal dan memberikan dampak positif bagi adik-adik binaan.
Dalam suasana penuh kebersamaan, para guru berdiskusi mengenai berbagai program yang akan dilaksanakan selama Agustus sekaligus melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah berjalan. Selain itu, pengerjaan LAS menjadi salah satu fokus pembahasan sebagai upaya meningkatkan kualitas pendampingan belajar di Sanggar Ceria. “Melalui pembinaan rutin ini, kami ingin memperkuat sinergi para guru agar semakin solid dalam mendampingi adik-adik binaan serta menghadirkan proses belajar yang lebih bermakna,” ujar perwakilan Yatim Mandiri Ponorogo.

Yatim Mandiri Ponorogo berharap kegiatan pembinaan ini mampu meningkatkan motivasi dan semangat para guru dalam menjalankan amanah. Dengan pendampingan yang semakin berkualitas, diharapkan anak-anak binaan dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, serta berakhlak mulia sesuai dengan nilai-nilai yang terus ditanamkan di Sanggar Ceria.
Di sisi lain, semangat belajar dan berkarya juga terlihat dalam Lomba Mewarnai Piala Bergilir Bupati Ponorogo yang telah sukses diselenggarakan pada Ahad, (26/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi adik-adik untuk menyalurkan kreativitas, melatih kepercayaan diri, serta mengembangkan potensi sejak usia dini. Yatim Mandiri Ponorogo mengucapkan selamat kepada seluruh pemenang yang telah menunjukkan hasil terbaiknya dalam perlombaan.

Bagi adik-adik yang belum berhasil meraih juara, Yatim Mandiri Ponorogo mengajak untuk tetap semangat dan terus belajar. Setiap proses yang dijalani merupakan bagian penting dalam membentuk karakter yang tangguh dan pantang menyerah. Apresiasi juga disampaikan kepada seluruh ayah dan bunda yang senantiasa mendampingi serta membersamai putra-putrinya selama mengikuti perlombaan. “Terima kasih kepada seluruh orang tua yang telah mengawal setiap proses belajar anak-anak. Semoga semangat untuk terus berkarya dan berprestasi selalu tumbuh dalam diri mereka,” tutur perwakilan Yatim Mandiri Ponorogo.
Melalui pembinaan guru dan berbagai kegiatan pengembangan bakat, Yatim Mandiri Ponorogo terus berupaya menghadirkan ekosistem pendidikan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Dengan kolaborasi antara guru, orang tua, dan para donatur, diharapkan semakin banyak generasi yatim dan dhuafa yang mampu mengembangkan potensinya, meraih cita-cita, serta menjadi pribadi yang mandiri dan berakhlak mulia.
Foto dan narasi: Thoriqul Aziz









