Hadis dan Kisah Nyata Sedekah Menolak Bala

Sedekah Menolak Bala
sumber gambar : istock

Sedekah menolak bala ternyata benar adanya. Tidak hanya hadis sebagai pendukung penyataan tersebut tetapi juga ada sebuah kisah nyata yang memperkuatnya.


Sedekah merupakan salah satu amalan yang dianjurkan dalam agama Islam. Salah satu manfaat dari sedekah adalah menolak bala. Bagaimana bisa sedekah menolak bala? Tentu saja bisa. Karena Allah berjanji kepada umat-Nya bahwa apapun yang dikeluarkan dengan niat membantu sesama secara ikhlas maka akan digantikan dengan yang lebih baik oleh Allah SWT.

Dengan begitu, jika kita bersedekah dengan niat yang tulus dan ikhlas maka Allah akan memberikan sesuatu yang baik pula untuk diri kita hingga dijauhkan dari suatu hal yang buruk. Selain itu, ada pula hadits tentang sedekah menolak bala untuk memperkuat konsep tersebut.

Hadis Sedekah Menolak Bala

Sedekah Menolak Bala
sumber gambar : istock

Sedekah adalah amalan ibadah dengan yang dilakukan dengan mengeluarkan harta atau tenaga kepada orang yang membutuhkan, mendanai sebuah kegiatan sosial maupu dakwah dan perjuangan di jalan-Nya. Bahkan sedekah juga bisa berbentuk hanya dengan sebuah senyuman.

Salah satu manfaat dari bersedekah adalah menolak bala. Ada hadis yang memperkuat hal tersebut. Hadis riwayat Baihaqi dan Thabrani, Rasulullah bersabda;

”Bersegeralah untuk bersedekah sebab bala bencana tidak pernah bisa mendahului sedekah. Belilah semua kesulitan yang kamu lalui dengan sedekah. Bersedekah itu merupakan sesuatu yang ajaib. Sedekah juga menolak hingga 70 macam bala bencana dan yang paling ringan adalah menolak penyakit sopak dan kusta.”

Dari hadis tersebut dapat disimpulkan bahwa sedekah menolak bala memang benar adanya. Oleh karena itu, Rasulullah menginginkan umatnya untuk mendahulukan sedekah.

Sedekah Menolak Bencana di Akhirat

Rasulullah SAW juga menginginkan umatnya agar bisa terhindar dari siksa api neraka dengan melakukan banyak amalan baik salah satunya adalah dengan bersedekah. Tidak ada yang meragukan bahwa dengan bersedekah, kita tidak hanya mendapat ganjaran di dunia melainkan juga di akhirat.

Ganjaran yang kita dapat di akhirat salah satunya adalah dengan terhindarnya dari siksa alam kubur serta mendapatkan perlindungan di Padang Mahsyar dari teriknya sinar matahari. Selain mendapatkan ganjaran di akhirat, dengan bersedekah kita juga bisa mendapatkan ganjaran di dunia.

Dalam hadis riwayat Tirmidzi dan lainnya, Rasulullah SAW bersabda, “Bahwa sesungguhnya sedekah benar-benar dapat memadamkan kemurkaan Allah SWT dan menghindarkan kita dari kematian yang sangat buruk.”

Dari hadis tersebut dapat diartikan bahwa sedekah menolak bala tidak hanya di akhirat tapi juga dari kematian yang buruk. Kematian yang buruk maksudnya adalah mati saat melakukan kemaksiatan. Namun, ada sebagian ulama juga yang menyebutkan bahwa maksud dari kematian yang buruk, seperti jatuh, pikun, tenggelam, korban kebakaran dan dalam keadaan dikuasai setan saat sakaratul maut.

Ada juga satu hadis yang menguatkan pernyataan bahwa sedekah dapat menolak bala. Hadis tersebut adalah hadis riwayat Ibnul Qayyim yang berbunyi sebagai berikut:

“Dengan bersedekah kita dapat memiliki pengaruh yang ajaib untuk mencegah bala walaupun sedekah tersebut dari seorang yang ahli maksiat, zalim atau bahkan kafir sekalipun. Karena Allah mencegah bala dengan berbagai sedekah. Hal ini diketahui oleh orang baik yang awam maupun tidak. Penduduk bumi sendiri juga mengakuinya karena mereka sendiri telah membuktikannya.”

 

Kisah Sedekah Menolak Bala dari Nabi Sulaiman AS

Kisah Sedekah Menolak Bala
sumber gambar : istock

Ada salah satu kisah yang menceritakan bagaimana sedekah menolak bala di masa Nabi Sulaiman AS. Kisah tersebut diambil dari Kitab Tanqihul Qaulil Hatsits karya dari Syekh Nawawi Al Bantani. Simak kisah sedekah menolak bala berikut!

Pada zaman dahulu, di masa Nabi Sulaiman AS ada seorang laki-laki yang memiliki pohon cukup besar di rumahnya. Di atas pohon tersebut ada juga sarang dari burung merpati yang berisi induk dan beberapa anaknya.

Suatu hari, istri dari laki-laki tersebut memintanya untuk memanjat pohon tersebut dan mengambil anak merpati itu sebagai makanan bagi anak-anak mereka. Laki-laki tersebut kemudian melaksanakan permintaan dari istrinya.

Kemudian,induk merpati yang kehilangan anaknya menghadap Nabi Sulaiman dan menceritakan apa yang sudah terjadi. Mendengar kejadian tersebut, Nabi Sulaiman memanggil laki-laki tersebut untuk menghadapnya.

Nabi Sulaiman meminta laki-laki tersebut untuk bertaubat dan berjanji untuk tidak mengulangi hal tersebut kembali. Laki-laki itu pun akhirnya menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan melakukannya lagi.

Lalu, darimana kisah mengenai sedekah menolak bala yang bisa kita ambil? Tenang, kisah tersebut tidak berakhir disini.

Suatu ketika istri dari laki-laki tersebut menyuruhnya untuk mengambil kembali anak merpati sebagai lauk. Awalnya laki-laki tersebut tidak ingin mengikuti permintaan dari istrinya. Akan tetapi, istrinya kemudian berkata,”Apakah menurutmu Nabi Sulaiman akan memperdulikanmu dan merpati itu? Sedangkan Ia terlalu sibuk dengan semua urusan kerajaan.”

Mendengar perkataan dari istrinya dan bujukan tanpa henti yang Ia terima, akhirnya laki-laki tersebut luluh juga dan kembali mengambil anak merpati.

Melihat anaknya kembali diambil oleh laki-laki itu, induk merpati kemudian menghadap Nabi Sulaiman kembali dan menceritakan hal tersebut. Nabi Sulaiman akhirnya menjadi marah karena hal tersebut. Kemudian Ia memanggil dua setan yang berasal dari ujung timur dan barat untuk menjaga pohon tersebut.

Nabi Sulaiman berkata kepada dua setan tersebut,”Jagalah pohon besar tersebut. Apabila laki-laki mengulangi lagi perbuatannya untuk mengambil anak dari burung merpati itu, raihlah kedua kakinya lalu jatuhkan dari pohon.”

Kedua setan tersebut bergegas untuk melaksanakan perintah dari Nabi Sulaiman untuk menjaga pohon besar tersebut. Ketika laki-laki tersebut akan mengambil anak merpati lagi dan memanjatkan satu kakinya ke pohon, tiba-tiba ada seorang pengemis yang mengetuk pintu.

Laki-laki tersebut kemudian menyuruh istrinya untuk memberikan sesuatu kepada pengemis tersebut. Akan tetapi, istri tersebut tidak tahu harus memberikan apa karena dirinya tidak punya apa-apa. Kemudian laki-laki tersebut turun dari pohon dan memberikan pengemis itu segenggam makanan.

Setelah itu, dirinya kembali memanjat pohon dan mengambil anak merpati tanpa mengalami luka atau harus jatuh dari pohon.

Selepas kejadian tersebut, induk merpati kembali menghadap Nabi Sulaiman dan menceritakan apa yang sudah terjadi. Mendengar hal tersebut Nabi Sulaiman semakin marah dan memanggil kedua setan yang ditugasi untuk menjaga pohon besar tersebut.

Namun, kedua setan tersebut kemudian berkata,”Kami sama sekali tidak berniat untuk mengkhianatimu. Kami terus menerus menjaga pohon tersebut. Hanya saja, ketika laki-laki tersebut hendak memanjat pohon datang seorang pengemis mengetuk pintu dan diberikannya pengemis tersebut segenggam makanan.

Saat dirinya kembali untuk memanjat pohon dan kami sudah siap untuk meraih kakinya, tiba-tiba ada dua malaikat yang diutus oleh Allah meraih leher kami dan melemparkan kami di tempat matahari terbenam dan terbit.”

Hikmah dari Kisah Nabi Sulaiman AS

Dari kisah di atas dapat kita artikah bahwa sedekah menolak bala adalah nyata adanya. Dengan bersedekah kita bisa jadi kita terhindar dari bala yang mungkin akan merugikan kita seumur hidup. Sedangkan kita sendiri sebagai manusia tidak tahu kapan bala bencana akan datang.

Apalagi sedekah dapat dilakukan dengan mudah, dimanapun dan kapanpun tanpa ada batasan. Jika kita tidak mempunyai harta yang bisa diberikan, kita bisa memberikan jasa atau tenaga yang kita miliki. Apabila jasa dan tenaga juga tidak sanggup, dengan memberikan senyuman dan menyapa kepada sesama juga merupakan suatu sedekah dengan pahala yang sama.

 

Bagaimana hadis dan kisah mengenai sedekah menolak bala di atas? Semoga bermanfaat dan dapat menyadarkan kita semua untuk terus bersedekah dengan cara apapun.

 

Sumber:

  • Sedekah Menolak Bala – Lembaga Amil Zakat Dompet Dhuafa
  • Sedekah itu Menolak Bala dan Bencana, Apa Maksudnya? – Madaninews.id
  • Kumpulan Hadits Tentang Sedekah Lengkap Arab dan Arti serta Keutamaannya – Bagian All

Ika Faztin
Nasibmu telah ditulis dengan tinta cinta-Nya dan disegel dengan rahmat-Nya jadi jangan takut, percayakan dirimu kepada-Nya dan berharaplah pada ketetapan-Nya - Gems of Jannah.