Ini Manfaat Sedekah Jariyah dan Contoh Nyata di Kehidupan

manfaat sedekah jariyah
Photo by Morgan Housel on Unsplash

Manfaat sedekah jariyah tidak hanya bisa mendatangkan pahala yang terus mengalir, namun juga memberikan ketenangan, keberkahan harta dan dijauhkan dari bahaya


Berdasarkan sabda Nabi Muhammad saw, diketahui bahwa sedekah merupakan perwujudan serta bukti dari keimanan seseorang.

Termasuk sedekah dalam hal ini ialah sedekah jariyah. Salah satu manfaat sedekah jariyah sendiri ialah pahalanya akan terus mengalir. 

Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad saw yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah yang artinya  “Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara: (1) sedekah jariyah, (2) ilmu yang diambil manfaatnya, (3) anak shalih yang selalu mendoakan orang tuanya.” (HR. Muslim, no. 1631).

Manfaat Sedekah Jariyah

Berdasarkan hadits di atas, sudah sangat jelas bahwa sedekah jariyah pahalanya tidak akan putus meskipun seseorang sudah meninggal dunia.

Selain manfaat tersebut, masih ada manfaat lain dari sedekah jariyah, diantaranya sebagai berikut. 

1. Akhir Hayat yang Tenang

Setiap manusia sudah pasti tidak luput dari perbuatan dosa, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.

Perbuatan dosa akan mendatangkan murka dari Allah Swt dan sedekah bisa menjadi salah satu jalan untuk memadamkan murka Allah Swt. 

Semasa masih hidup, dunia menjadi tempat bagi manusia untuk menyiapkan bekal yang akan dibawa untuk hidup di akhirat. Semasa hidup ini pula, sebaiknya kesempatan sedekah yang begitu besar jangan sampai disia-siakan. 

Selain itu, sedekah jariyah ini juga menjadi salah satu tindakan mengoreksi diri sendiri supaya menjadi manusia yang mengarah ke kebaikan setiap harinya.

Jika mengingat akhirat, sedekah akan dilakukan semata-mata hanya untuk mempersiapkan perjalanan ke akhirat dengan ruh yang tenang. 

2. Sebagai Ikhtiar Menolak Bala di Dunia dan Akhirat

Dalam hidup, manusia seringkali berusaha dan berharap agar terhindar dari marabahaya dan bencana setiap saat.

Bisa terhindar dari kedua hal yang tidak menyenangkan tersebut, tentu merupakan rezeki yang tidak bisa dinilai dengan materi. 

Dalam agama Islam, saat seseorang membantu orang lain, Allah Swt akan menyelamatkan orang tersebut dan sekaligus juga mempermudah kebaikan untuknya.

Nabi Muhammad saw sendiri juga sudah menegaskan bahwa sedekah itu bisa menolak hingga 70 jenis bala sampai menghindari penyakit. 

Tidak hanya menghindarkan marabahaya saat masih di dunia, sedekah bahkan juga bisa membantu kehidupan manusia di akhirat kelak.

Tentunya ini sejalan dengan sabda Nabi Muhammad saw yang artinya: “Naungan bagi seorang mukmin pada hari kiamat adalah sedekahnya.”

3. Meraih Hidup yang Berkah

Manfaat sedekah jariyah yang lainnya ialah membantu manusia meraih hidup yang lebih berkah.

Jadi, orang yang bersedekah tidak hanya akan mendaoatkan pahala. Akan tetapi Allah Swt juga akan memberikan balasan yang berkali-kali lipat. 

Rezeki orang yang bersedekah akan ditambah oleh Allah Swt, hartanya yang dimilikinya juga lebih berkah, dipanjangkan umurnya dan lain sebagainya.

Sedekah jariyah sendiri bermakna memberikan sesuatu secara sukarela tanpa dibatasi jumlah serta waktu dalam melakukannya. 

Bersedekah merupakan salah satu ibadah yang dicintai oleh Allah Swt.

Dengan sedekah, umat Islam diajarkan untuk ikhlas sehingga sedekah jariyah memang sebaiknya didasarkan pada panggilan jiwa serta hati nurani, bukannya paksaan. 

Manfaat Sedekah Lainnya Secara Umum

1. Mendapatkan Pahala yang Besar

Sekalipun harta yang disumbangkan sangat sedikit, namun pahala sedekah sebaiknya tidak diremehkan. Seseorang juga sebaiknya tidak merasa segan ataupun minder mengeluarkan hartanya walaupun jumlahnya tidak banyak. 

Dari apa yang sudah disedekahkan itu, Allah Swt sudah menjanjikan kebaikan yang berlipat ganda dan itu sudah difirmankan oleh-Nya dalam QS. Al Baqarah ayat 261 yang artinya:

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.”

2. Akan Masuk Surga Melalui Pintu Istimewa

Kalau orang yang rajin berpuasa, dia akan dimasukkan ke dalam surga melalui pintu Ar-Rayyan.

Demikian pula orang yang rajin bersedekah, Allah Swt juga telah menyediakan pintu khusus untuk dia lewati. Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad Saw yang artinya:

Orang yang memberikan dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh salah satu dari pintu surga: Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan” (HR. Bukhari).

3. Memperoleh Keberkahan Dalam Harta yang Dimiliki

Harta yang berkah merupakan harta yang punya banyak nilai kebaikan di dunia serta di akhirat. Ambil contoh ada dua orang yang sama-sama mempunyai uang sebesar Rp 50.000.

Orang pertama menyimpan uang itu semua untuk dirinya sendiri. 

Sedangkan orang kedua memilih menyedekahkannya sebesar Rp 10.000. Kalau dari segi nilai, jelas uang orang kedua akan berkurang.

Namun, kalau dari segi nilai manfaat, uang orang kedua justru lebih besar karena digunakan untuk bersedekah. 

Pada dasarnya juga, sedekah itu tidak mengurangi harta dan ini sudah disampaikan oleh Nabi Muhammad saw dalam hadits beliau yang artinya:

Harta tidak akan berkurang dengan sedekah. Dan seorang hamba yang pemaaf pasti akan Allah tambahkan kewibawaan baginya.” (HR. Muslim)

4. Menjadi Upaya untuk Menahan Murka Allah Swt

Orang yang bersedekah akan memperoleh kasih sayang Allah Swt. Orang tersebut akan diridhoi Allah, sebab mereka juga ridha mengeluarkan hartanya demi kepentingan umat.

Setiap manusia merupakan makhluk yang sering melakukan dosa. Baik dosa besar maupun dosa kecil. 

Baik dosa yang terlihat seperti konsumsi minuman keras maupun dosa yang tidak terlihat seperti iri dan dengki.

Dosa-dosa seperti ini akan mendatangkan murka Allah Swt. Akan tetapi Nabi Muhammad Saw sudah menegaskan bahwa sedekah bisa menahan murka Allah Swt.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Sesungguhnya sedekah yang dikeluarkan secara rahasia dapat memadamkan kemarahan Allah subhanahu wa ta’ala” (HR. Tabrani)

Meskipun dalam hadits tersebut disebutkan bahwa sedekah yang rahasia yang bisa memadamkan kemarahan Allah Swt, namun ini tidak berarti bahwa sedekah yang diketahui oleh orang lain itu tidak baik.

Hanya saja maksud sedekah secara rahasia ialah sedekah yang hanya mengharap ridha Allah Swt.

5. Dijauhkan dari Penyakit Kikir

Tidak sedikit orang yang merasa sayang mengeluarkan hartanya untuk membantu orang lain. Salah satu alasannya adalah adanya ketakutan serta kekhawatiran akan terjadinya hal darurat besok yang membuat dirinya sangat membutuhkan harta tersebut. 

Makanya, alih-alih menyedekahkannya, dia justru memilih untuk menabungnya atau menginvestasikannya padahal jelas-jelas ada tetangganya yang sangat membutuhkan pertolongannya.

Memang untuk menjadi orang yang rela bersedekah, diperlukan latihan yang cukup keras. 

Sedekah sendiri menjadi salah satu latihan supaya diri terhindar dari sifat kikir atau bakhil ketika sedang lapang harta. Lapang harta sendiri maksudnya adalah harta yang masih tersisa setelah terpenuhinya kebutuhan pokok. 

6. Menghapus Dosa Kecil dan Mendapat Naungan di Hari Kiamat

Sedekah juga bisa menghapuskan dosa kecil, yaitu dosa yang tidak sengaja dilakukan seperti membuat orang lain tersinggung. Hal ini sesuai dengan sabda Nabi Muhammad Saw yang artinya:

“Sedekah akan menghapus dosa sebagaimana air dapat mematikan api” (HR. Ibnu Majah Nomor 4.200)

Selain itu, sedekah juga akan menjadi naungan pada saat hari kiamat kelak Hal ini juga sesuai dengan sabda Nabi Muhammad Saw yang artinya:

“Sesungguhnya, sedekah itu memadamkan panasnya kubur dan hanyalah seorang Mukmin yang mendapatkan naungan pada hari kiamat nanti dengan sedekahnya” (HR. Thabrani dan Baihaqi).

Contoh Sedekah Jariyah Dalam Kehidupan

Sedekah sendiri merupakan memberikan harta benda yang dilakukan di jalan Allah. Namun, tidak semua sedekah itu bisa digolongkan ke dalam sedekah jariyah.

Sebab, suatu amalan baru bisa dikatakan sebagai sedekah jariyah apabila dapat memberikan manfaat yang terus terasa dalam waktu lama.

Oleh sebab itu, sedekah jariyah disebut-sebut pahalanya akan terus mengalir sekalipun orang yang melakukannya sudah meninggal dunia dan pahala ini tidak akan lekas terhenti.

Ada cukup banyak contoh sedekah jariyah yang diperhatikan, sebagai berikut. 

1. Membuat Buku yang Bermanfaat

Buku adalah salah satu sarana yang biasa digunakan orang-orang untuk belajar serta mendapatkan banyak pengetahuan.

Dengan membaca buku, seseorang akan mengetahui banyak hal, sementara kalau dari sisi orang yang membuatnya, ini bisa menjadi sedekah jariyah. 

Pasalnya, buku yang bermanfaat untuk banyak orang tersebut masih bisa terus dibaca serta dirasakan manfaatnya oleh orang lain meskipun orang yang membuatnya sudah meninggal dunia.

Pahalanya juga tidak akan terputus dan akan tetap mengalir pada orang yang membuatnya tersebut.

2. Membangun Masjid

Masjid adalah tempat ibadah untuk orang Islam. Selama masjid ini masih digunakan untuk beribadah, maka pahala juga akan tetap mengalir kepada orang yang ikut berkontribusi dalam pembangunan masjid itu. 

Allah Swt telah menetapkan manfaat sedekah jariyah yang sangat besar bagi orang-orang melakukannya dengan ikhlas.

Dengan manfaat tersebut, seharusnya sekarang sudah tidak sayang lagi mengeluarkan harta demi kebaikan banyak orang. Wallahu a’lam.

Masih ada lagi contoh dari amal jariyah yang bisa dilakukan agar mendapatkan pahala yang tidak akan terputus.

Sahabat, Yatim Mandiri adalah lembaga yang berfokus pada kemandirian anak yatim dan dhuafa di Indonesia. Sebagai sarana membantu pemerataan perekonomian di Indonesia.

Ada banyak program yang bisa Sahabat ikuti mulai dari pembangunan sekolah tahfidz untuk yatim dhuafa, membantu UMKM, bantuan kesehatan, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Sahabat, yuk salurkan sedekahmu di Yatim Mandiri.

Abdul Roqib
Berpengalaman dalam bidang SEO melingkupi SEO Content Writer, Link Building, dan Technical SEO.