Purwokerto, YM News – Yatim Mandiri Purwokerto kembali mengadakan kegiatan pembinaan bersama guru Sanggar Genius, Sanggar Al-Qur’an, dan Asrama. Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan kapasitas bagi para pendamping program dalam mendukung tumbuh kembang adik-adik binaan. Dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, pembinaan kali ini dikemas lebih kreatif melalui workshop sederhana namun bermakna.
Pada pertemuan tersebut, para peserta diajak mengikuti workshop membuat kado bersama Mbak Nisa. Meski sederhana, aktivitas ini menghadirkan suasana menyenangkan dan penuh antusiasme di antara para guru sanggar. Selain menjadi bentuk apresiasi antar pendamping, keterampilan yang dipelajari juga diharapkan dapat diterapkan kembali bersama adik-adik binaan di sanggar masing-masing.
Kegiatan kreatif seperti ini menjadi salah satu upaya Yatim Mandiri dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya bersifat formal, tetapi juga membangun kedekatan emosional antarpendamping. Melalui workshop tersebut, para guru diajak untuk terus menghadirkan metode pembelajaran yang kreatif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan semangat belajar anak-anak binaan.

“Workshop sederhana ini ternyata memberikan suasana baru yang menyenangkan. Selain menjadi sarana apresiasi sesama guru sanggar, kegiatan ini juga bisa menjadi inspirasi pelatihan kreatif bersama adik-adik binaan nantinya,” ujar salah satu peserta pembinaan.
Momen pembinaan kali ini juga terasa haru karena menjadi salah satu pertemuan terakhir bersama Mbak Nisa dan Mas Fadil. Keduanya selama ini telah menjadi bagian dari perjalanan program pembinaan di Yatim Mandiri Purwokerto. Meski nantinya tidak lagi mendampingi secara langsung, dukungan dan kontribusi mereka tetap menjadi bagian penting dalam perjuangan menebarkan manfaat untuk anak-anak yatim dan dhuafa.
“Terakhir bukan berarti berakhir sepenuhnya. Kami percaya setiap orang memiliki cara masing-masing untuk terus mendukung perjuangan Yatim Mandiri. Semoga silaturahmi dan semangat kebaikan ini tetap terjaga,” ungkap salah satu tim Yatim Mandiri Purwokerto. Melalui pembinaan ini, Yatim Mandiri berharap para guru sanggar semakin termotivasi untuk terus menghadirkan pendidikan yang kreatif, inspiratif, dan penuh kasih sayang bagi anak-anak binaan.
Foto dan narasi: Muhyi Fadil









