Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Beranda » Berita » Inovasi Pemberdayaan » Studi Banding Bunda BISA Malang Belajar Budidaya Maggot

Studi Banding Bunda BISA Malang Belajar Budidaya Maggot

  • account_circle Yatim Mandiri
  • calendar_month Selasa, 10 Des 2024
  • visibility 210
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Malang, YM News – Ahad lalu (8/12/2024), Kelompok Bunda BISA Talangsuko, Kecamatan Turen, binaan Yatim Mandiri Kepanjen melaksanakan kegiatan studi banding ke lokasi budidaya maggot di Bululawang dan Ganjar. 

Program ini bertujuan untuk memperkenalkan para ibu pada teknik pengelolaan maggot sebagai solusi inovatif dalam pengolahan limbah organik sekaligus sebagai potensi usaha baru.

Studi banding ini diikuti oleh belasan peserta yang antusias mempelajari berbagai tahapan budidaya maggot. Dimulai dari pengolahan limbah organik sebagai media pertumbuhan, hingga pengolahan maggot menjadi produk bernilai ekonomi, seperti pakan ternak dan pupuk organik.

“Saya sangat terinspirasi dengan budidaya maggot ini. Selain ramah lingkungan, usaha ini juga bisa menambah penghasilan keluarga. Semoga ilmu yang kami dapatkan bisa segera diaplikasikan di Talangsuko,” ujar Ibu Nur, salah satu peserta kegiatan.

Dalam kegiatan ini, para peserta juga berdiskusi langsung dengan pengelola kandang maggot, menggali wawasan lebih dalam mengenai strategi pengelolaan usaha, potensi pasar, hingga tantangan yang dihadapi. 

Pendekatan langsung ini bertujuan untuk mempersiapkan kelompok Bunda BISA agar dapat memulai langkah awal budidaya maggot di daerah mereka.

Aminulloh, Staf Program Yatim Mandiri Kepanjen menyampaikan harapannya atas kegiatan ini. “Kami ingin para ibu tidak hanya mendapatkan ilmu, tapi juga mampu membangun usaha berbasis komunitas yang berkelanjutan. Dengan dukungan semua pihak, saya yakin Talangsuko bisa menjadi pionir budidaya maggot di daerah ini,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen Yatim Mandiri dalam memberdayakan masyarakat melalui program-program yang kreatif dan solutif. 

Dengan adanya studi banding ini, diharapkan Kelompok Bunda BISA dapat berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang bersih sekaligus meningkatkan kesejahteraan mereka.

“Kami sangat bersyukur atas dukungan dari para donatur, relawan, dan stakeholder Yatim Mandiri yang selalu membantu terlaksananya program-program pemberdayaan seperti ini. Semoga semua kebaikan ini menjadi amal jariyah dan mendatangkan keberkahan,” tambah Amin.

Dengan semangat belajar dan kekompakan, Kelompok Bunda BISA Talangsuko optimis dapat mengaplikasikan ilmu yang telah mereka peroleh untuk menciptakan solusi bagi lingkungan sekaligus membuka peluang usaha baru. 

  • Penulis: Yatim Mandiri

Tinggalkan Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Luncurkan Pemberdayaan Ekonomi Umat Bareng Kemenag Banyuwangi

    Luncurkan Pemberdayaan Ekonomi Umat Bareng Kemenag Banyuwangi

    • 0Komentar

    Banyuwangi, YM News – Yatim Mandiri Banyuwangi telah melaksanakan launching Program Pemberdayaan Ekonomi Umat, pada Selasa lalu (16/7/2024).  Acara launching program tersebut berlokasi di Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari yang dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk Bapak Andi Mikayanto, Ketua IPARI (Ikatan Penyuluh Agama RI) Kabupaten Banyuwangi, pihak pemdes setempat, serta perwakilan Yatim Mandiri Banyuwangi. Bapak […]

  • Rekan Mengajar di SDN 61 Gresik: Edukasi Stop Bullying

    Rekan Mengajar di SDN 61 Gresik: Edukasi Stop Bullying

    • 0Komentar

    Gresik, YM News – Pada Selasa lalu (10/10/2024) Yatim Mandiri Gresik bareng Relawan Kemandirian Gresik kembali meluaskan kebaikan dan langkah tebar manfaat melalui kegiatan “Rekan Mengajar” yang diadakan di UPT SDN 61 Gresik, Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik.  Kegiatan Rekan Mengajar ini diikuti oleh 72 penerima manfaat UPT SDN 61 Gresik, yang antusias mengikuti […]

  • UNS dan Yatim Mandiri Ngawi Hadirkan Alat Pengering Padi untuk Tingkatkan Kualitas Panen

    UNS dan Yatim Mandiri Ngawi Hadirkan Alat Pengering Padi untuk Tingkatkan Kualitas Panen

    • 0Komentar

    Ngawi, YM News – Sektor pertanian di Kabupaten Ngawi kembali mendapat dorongan teknologi segar melalui aksi nyata dunia akademik dan lembaga sosial. Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo bersama Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Yatim Mandiri berkolaborasi meluncurkan inovasi Alat Pengering Padi Hybrid serta menggelar pelatihan intensif pupuk organik. Langkah strategis ini dirancang khusus untuk mendongkrak […]

  • Bunda BISA Jakarta Buat Produk Tericang dan Bentuk Koperasi

    Bunda BISA Jakarta Buat Produk Tericang dan Bentuk Koperasi

    • 0Komentar

    Jakarta Timur, YM News – Yatim Mandiri Jakarta terus bergerak menebar manfaat untuk umat dengan mengadakan pembinaan rutin kepada anggota Bunda Mandiri Sejahtera (BISA). Acara yang digelar di Jl. Jati Asem No. 8, Pulo Gadung, Jakarta Timur,  ini berhasil menarik perhatian dengan kehadiran 15 bunda hebat untuk membuat produk olahan dan pembinaan rutin yang dihadiri […]

  • Yatim Mandiri Pasuruan Pastikan Kualitas Pembinaan Berkelanjutan Melalui Monitoring Duta Guru

    Yatim Mandiri Pasuruan Pastikan Kualitas Pembinaan Berkelanjutan Melalui Monitoring Duta Guru

    • 0Komentar

    Pasuruan, YM News – Dalam upaya memastikan kualitas pembinaan yang berkelanjutan, tim Yatim Mandiri Pasuruan melaksanakan monitoring rutin Duta Guru di Panti Asuhan Annur Darussalam, bersama salah satu pengajar inspiratif, Ustadz As’ad.  Kegiatan monitoring kali ini berlangsung bertepatan dengan momen penting bagi adik-adik binaan, yakni pelaksanaan ujian evaluasi. Dalam suasana yang khidmat namun tetap penuh […]

  • ramadhan dan Al-Qur'an

    Ramadhan dan Al-Qur’an

    • 0Komentar

    Orang-orang terdahulu memiliki perhatian luar biasa kepada bulan Ramadhan. Bahkan para sahabat selama enam bulan sebelum bulan Ramadhan selalu memanjatkan doa kepada Allah ta’ala agar mereka disampaikan di bulan Ramadhan. Kemudian di enam bulan setelahnya mereka berdoa agar mereka dipertemukan dengan bulan mulia ini. Hal semacam ini tentu merupakan bukti kuat akan antusias mereka dalam […]

expand_less