OMATIQ 2026, Yatim Mandiri Pekalongan Lahirkan Generasi Muda yang Cerdas dan Berakhlak Mulia
- account_circle Nadila Wulan Cahyani
- calendar_month 56 menit yang lalu
- visibility 23
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Pekalongan, YM News – Yatim Mandiri Pekalongan sukses menyelenggarakan Olimpiade Matematika dan Al-Qur’an (OMATIQ) 2026 pada Ahad, (25/10/2026). Bertempat di Aula Dinas Pendidikan Kota Pekalongan, kegiatan ini diikuti oleh 65 peserta yang berasal dari sanggar binaan Yatim Mandiri Pekalongan dan peserta umum. Ajang ini menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi akademik sekaligus meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an.
Mengusung tema “Building Future Innovator”, OMATIQ 2026 mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menumbuhkan generasi yang cerdas, berakhlak mulia, mencintai Al-Qur’an, dan siap menjadi inovator masa depan. Melalui kegiatan ini, Yatim Mandiri berupaya memberikan ruang bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk mengasah kemampuan, membangun kepercayaan diri, serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara positif.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ali Suparman, S.Ag., M.Pd.I., yang mewakili Kepala Kementerian Agama Kota Pekalongan, serta Siti Kurnia Khasanah, M.Pd., perwakilan Dinas Pendidikan Kota Pekalongan. Hadir pula donatur Yatim Mandiri dan tamu undangan. Dukungan dari berbagai pihak tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya pembinaan dan pengembangan potensi generasi muda.

Foto bersama di Omatiq 2026 Yatim Mandiri Pekalongan
Dalam kompetisi tersebut, cabang Olimpiade Matematika berhasil dimenangkan oleh Siti Nur Afitah dari Sanggar Denasri sebagai juara pertama, M. Rifqi Arrahman dari Sanggar Wonokerto sebagai juara kedua, dan Daiva Saska Apriliana dari Sanggar Wonokerto sebagai juara ketiga. Sementara itu, pada cabang Tartil Al-Qur’an, juara pertama diraih Sahla Faqiha dari STQ Mutiara Amanah, juara kedua Akwan Al Kaisi dari MI Rifaiyah Kampil, dan juara ketiga Irsyadil Akbar Lubis dari Sanggar Klego.
Staf Program Yatim Mandiri Pekalongan, Hidayat Miftahuddin menyampaikan bahwa OMATIQ menjadi salah satu sarana untuk mendorong anak-anak agar terus mengembangkan kemampuan dan potensi diri. “Kami berharap melalui OMATIQ, adik-adik semakin percaya diri, bersemangat dalam belajar, serta memiliki kecintaan yang semakin kuat terhadap Al-Qur’an. Semoga kegiatan ini menjadi motivasi untuk terus berprestasi dan meraih cita-cita,” ungkapnya.
Yatim Mandiri Pekalongan mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pekalongan, tokoh masyarakat, para pembina sanggar, relawan, sponsor, serta donatur yang telah mendukung terselenggaranya OMATIQ 2026. Semoga setiap dukungan dan kontribusi yang diberikan menjadi amal kebaikan serta membawa keberkahan.
Foto dan Narasi: Hidayat Miftahuddin
- Penulis: Nadila Wulan Cahyani

Saat ini belum ada komentar