Anak Susah Menghafal? Ini Cara Mengenalkan Anak dengan Huruf dan Angka

Inilah cara mengenalkan anak dengan huruf dan angka paling tepat, sehingga anak bisa belajar lebih nyaman dan hafal lebih cepat sebelum masuk sekolah.


Kepandaian seorang anak membaca dimulai dari giatnya orang tua mengajarkannya sejak kecil. Memang bukanlah perkara mudah, butuh cara mengenalkan anak dengan huruf dan angka yang tepat sesuai usia dan tumbuh kembangnya.

Jika dilihat dari rentang usia anak, menginjak usia dua tahun sudah bisa dimulai untuk mengenal huruf dan angka dasar secara perlahan. Selanjutnya usia 4-6 tahun mulai diajarkan kosakata dan hitungan yang sederhana. Supaya proses belajarnya berhasil, orang tua perlu tahu informasi berikut.

Cara Mengenalkan Anak dengan Huruf dan Angka

Cara Mengenalkan Anak dengan Huruf dan Angka

Ketika anak susah menghafal huruf dan angka, bisa jadi memang karena faktor tumbuh kembangnya. Namun ada juga yang disebabkan kondisi disleksia, dimana anak lebih mudah paham penjelasan lisan ketimbang tulisan.

Tapi jangan khawatir dahulu, setidaknya ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memastikan anak berhasil belajar huruf dan angka tanpa masalah. Sehingga ketika sudah masuk sekolah, guru tidak terlalu kesulitan mengajarkan mereka lagi.

1.    Tahapan Sesuai Usia

Sebelum mulai mengajarkan anak tentang huruf dan angka, harus dipastikan dulu berapa usia anak dan tahapan belajar apa yang cocok untuk dilakukan. Dengan begitu, proses mengenalkan anak dengan huruf dan angka akan membuahkan hasil yang diharapkan.

2.    Meraba Huruf dan Angka

Untuk usia dini, 2-3 tahun, cara paling awal adalah dengan membiarkan anak meraba sebuah huruf terlebih dahulu. Mengenali bentuknya, kemudian menjelaskan nama huruf atau angka yang sedang dirabanya tersebut.

Tidak perlu banyak-banyak, satu huruf saja terlebih dahulu sebagai permulaan sudah sangat bagus. Nantinya anak akan familiar dengan bentuk huruf atau angka tersebut, lalu ketika ditanya akan mudah baginya menjawab. 

3.    Repetitive Learning

Ini adalah cara belajar pengulangan membaca dan menghafal, sesuai kategori usia anak. Dimulai dengan menghafal satu huruf dalam satu minggu, sampai anak benar-benar hafal pelafalan dan bentuknya serta penulisannya.

Setelah satu minggu, beri pelajaran huruf dan angka yang baru untuk mereka kenal dan hafal satu minggu ke depan. Jangan lupa, evaluasi hasil repetitive learning sebagai cara melihat sejauh mana anak bisa menghafalnya.

4.    Bernyanyi Bersama

Bernyanyilah lagu tentang huruf dan angka bersama anak, metode belajar dengan bernyanyi ini akan lebih mudah dipahami anak. Apalagi pada usia emasnya, anak akan lebih mudah menghafal dan mengingat apalagi jika dinyanyikan berulang kali.

Apalagi saat ini sudah banyak lagu untuk belajar huruf dan angka, orang tua cukup menghafalnya terlebih dahulu sebelum bernyanyi bersama buah hati.

Cara ini dilakukan untuk membuat anak ingat huruf dan angka terlebih dahulu, sebelum melanjutkan dengan melihat bentuk alfabet dan numerik tersebut.

5.    Belajar dari Nama Sendiri

Jika mereka sudah hafal lagu perkenalan tentang abjad dan angka, selanjutnya adalah mencoba mempraktekkan hafalan tersebut dengan cara yang mudah. Diawali dengan menyebutkan nama anak per huruf,sampai mereka hafal urutannya.

Kemudian untuk berhitung, bisa dipraktekkan dengan menjumlahkan huruf pada nama mereka supaya mereka tahu juga berapa jumlah dari rangkaian nama tersebut.

6.    Manfaatkan Barang yang Familiar bagi Anak

Selain belajar melalui nama mereka, bisa dilanjutkan dengan mengenal nama dari barang-barang yang ada di sekitar anak. Baik itu mainan, perlengkapan, hingga furniture yang ada di rumah. Tidak perlu buru-buru mengajarkan banyak nama barang dalam satu waktu, cukup satu atau dua saja terlebih dahulu.

Sebagai contoh, “Ini namanya kursi, hurufnya apa ya?” lalu suruh si kecil mengeja huruf yang ada pada kata “kursi” tersebut.

Begitu juga dengan menghafal bentuk angka, bisa dengan menjelaskan dari bentuk barang yang ada supaya mereka juga mudah untuk mengingatnya

7.    Membacakan Buku untuk Anak

Orang tua juga bisa lebih lanjut mengenalkan anak dengan huruf dan angka dengan rutin membacakan buku cerita kepada anak, sesuai dengan usianya. Biasanya untuk tahapan awal, buku cerita akan berisikan gambar lalu tulisan besar yang jelas bentuk huruf dan angkanya.

Tinggal baca, sambil tunjuk huruf yang dibaca, begitu juga dengan angka yang ada di dalam cerita. Anak akan mudah ingat karena imajinasi mereka akan berkolaborasi dengan daya ingat soal huruf dan angka tersebut.

8.    Shopping Sambil Belajar

Jangan sia-siakan waktu shopping untuk mengajarkan anak cepat hafal huruf dan angka. Misalnya, saat pergi ke mall baca tulisan-tulisan besar merek toko yang ada bersama. Berikan challenge untuk si kecil, jika bisa membaca tulisan tersebut.

Begitu juga dengan angka, beri mereka kesempatan eksplorasi pelajaran yang sudah diberikan tentang numerik. Seperti mencari angka saat berbelanja makanan, bisa dilihat dari price list yang ada di setiap rak yang dituju.

9.    Belajar Sambil Bermain akan Lebih Menyenangkan

Bosan bermain yang itu-itu saja di rumah bersama si kecil? Hadirkan permainan sambil mengulang pelajaran tentang huruf dan angka. Bisa dengan mengunduh permainan di platform, untuk menebak huruf maupun angka.

Bisa juga dengan memanfaatkan mainan yang ada di rumah, untuk mengasah kemampuan menghafal anak. 

10.    Jadikan Rutinitas 

Buatlah proses mengenalkan anak dengan huruf dan angka sebagai rutinitas menyenangkan bagi buah hati tersayang. Masukkan ke dalam jadwal harian mereka, namun dengan bentuk yang menyenangkan.

Misalnya setengah jam setelah sarapan, untuk bermain sambil belajar huruf. Kemudian setengah jam lagi di sore hari untuk belajar angka dan berhitung.

Untuk anak usia sekolah, bisa dijadikan rutinitas sambil mereka mengulang pelajaran dari sekolah. Jadi selain review pelajaran, anak juga menambah kosakata dan kemampuan berhitung dari orang tuanya di rumah.

Satu yang harus diingat, jika menjadikannya rutinitas maka jangan sampai membuat anak menjadi bosan. Hal tersebut hanya akan membuat usaha belajar sia-sia karena mereka tidak fokus menerima apa yang diajarkan.

11.    Gambar dan Tempel

Proses mengenal bisa dilanjutkan dengan mempraktekkan hasil hafalan yang sudah dipahami anak. Beri ruang bagi mereka untuk menggambar bentuk huruf dan angka, bisa ditunjang dengan bantuan buku belajar menulis huruf dan angka yang banyak dijual di pasaran.

Proses ini tidak sebentar, butuh waktu sampai anak terbiasa menulis huruf dan angka tersebut dengan cepat. Dalam proses ini juga sangat dibutuhkan kesabaran dari orang tua untuk mendampingi dan mengarahkannya.

12.    Latihan

Sama seperti belajar di sekolah, di rumah juga perlu disediakan sesi latihan setelah belajar. Tentunya disesuaikan pula dengan usia belajar anak. 

Untuk usia dini 2-3 tahun, latihan bisa dilakukan dengan meminta anak melafalkan huruf yang diperlihatkan kepada mereka. Di usia lebih lanjut yaitu 4-6 anak bisa diberi latihan membuat huruf dan angka yang sudah mereka pelajari.

Sedangkan untuk usia 7 ke atas, latihan yang diberikan akan lebih kompleks yaitu merangkai huruf menjadi kata hingga kalimat lalu membacanya. Kemudian untuk huruf, bisa menghitung aljabar. Misalnya menggunakan sistem tambah, kurang, bagi, kali sesuai usia dan pelajaran anak di sekolah.

Manfaat Menggunakan Cara Belajar Huruf dan Angka Sejak Dini

Manfaat Menggunakan Cara Belajar Huruf dan Angka Sejak Dini

Jika orang tua berhasil menerapkan berbagai cara mengenalkan anak dengan huruf dan angka, akan banyak manfaat yang bisa didapat dari hal tersebut. Diantaranya adalah:

1.    Membantu Proses Pengembangan Kemampuan Linguistik

Mengenal huruf sejak kecil, membuat proses pengembangan linguistik anak juga menjadi lebih cepat. Baik itu membaca, menulis, hingga memahami sebuah tulisan yang dibacanya.

2.    Stimulasi Otak untuk Kemampuan Motorik dan Sensorik

Mengenalkan huruf dan angka dengan cara menyenangkan, bermain dan berpikir dalam kolaborasi yang tepat akan membantu mengasah kemampuan motorik dan sensorik anak

3.    Meningkatkan Kreativitas

Anak akan lebih kreatif karena mereka punya bekal hafalan huruf dan angka, yang diajarkan dengan cara menyenangkan.

4.    Membangun Karakter Teliti dan Disiplin

Proses belajar yang dijadikan rutinitas dengan jadwal yang jelas, juga akan membantu anak membangun karakter disiplinnya dan teliti dalam membaca maupun menghitung.

5.    Anak Menjadi Lebih Kritis

Kalau anak sudah pandai membaca, banyak wawasan baru yang mereka tahu. Ketika mereka belum paham soal sesuatu yang mereka baca, maka bertanya sampai tuntas akan dilakukan. 

6.    Anak Menjadi Lebih Cerdas dan Inovatif

Kecerdasan anak juga akan terasah ketika mereka sudah paham dan kenal abjad dan numerik sejak dini. Begitu juga dengan kreativitas, namun semua tergantung peran orang tua dalam proses belajar tersebut.

Tidak akan ada ruginya mengajarkan anak mengenalkan anak dengan huruf dan angka sejak dini. Apalagi jika mereka memang sulit menghafal, butuh cara yang tepat agar proses membaca dan berhitung menjadi berhasil. Terapkan saja beberapa atau semua cara di atas, lalu lihat hasil menakjubkannya.

Santoso
Lewat aksara menggapai cita dan membantu sesama.