Mengetahui Hukum Ucapan Hari Raya Idul Fitri dan Berbagai Contoh Kata-Katanya

Ucapan hari raya Idul Fitri tak hanya diucapkan secara lisan, namun bisa juga dikirimkan melalui pesan singkat atau dituliskan pada kartu untuk orang yang tidak bisa kita temui. 


Memberikan ucapan hari raya Idul Fitri merupakan hal yang umum dilakukan umat muslim di Indonesia bahkan seluruh dunia.

Ucapan selamat Idul Fitri ini biasanya dibarengi dengan permohonan maaf atas kesalahan yang dilakukan baik yang disengaja ataupun tidak ketika berinteraksi dengan sesama. 

Ucapan selamat hari raya merupakan bentuk ekspresi kebahagian atas datangnya hari kemenangan bagi umat Islam setelah sebulan penuh berpuasa di bulan ramadhan.

Ekspresi kebahagiaan ini bisa disampaikan lewat banyak hal seperti ucapan selamat, berbagi rejeki, hingga mengenakan pakaian baru. 

Ucapan selamat Idul Fitri ini biasanya ditemui dari sore hari menjelang Idul Fitri setelah selesai puasa hari terakhir hingga bebrapa hari setelah Idul Fitri.

Lalu, bagaimana Islam memandang pemberian ucapan selamat Idul fitri tersebut? Bagaimanakah cara mengucapkan selamat Idul Fitri yang sesuai sunnah?

Hukum Memberikan Ucapan Hari Raya Idul Fitri

Seorang muslim ketika hendak melakukan sesuatu tentu perlu mengetahui dalil atau hukum tentang boleh atau tidaknya hal tersebut dilakukan, termasuk dengan mengucapkan selamat Idul Fitri.

Ada beberapa pendapat ulama yang bisa menjadi rujukan terkait dengan hal ini, yaitu sebagai berikut!

  • Jubair bin Nufair

Di dalam sebuah hadist hasan dari Jubair bin Nufair menyebutkan bahwa pada sahabat Rasulullah SAW dahulu ketika saling berjumpa saat Idul Fitri, mereka mengucapkan, “Taqabalallahu minna wa minkum”.

  • Imam Ahmad rahimahullah

Ibnu Qudamah di dalam Al Mughi menyampaikan pendapat Imam Ahmad yang menyebutkan bahwa hukum mengucapkan “Taqabalallahu minna wa minkum” kepada saudaranya pada hari raya Idul Fitri adalah tidak mengapa. 

  • Ibnu Taimiyah rahimahullah

Ibnu Taimiyah pernah menjawab pertanyaan seseorang tentang hukum ucapan selamat atau tahniah yang diucapkan satu sama lain setelah melaksanakan sholat Ied.

Menurut beliau rahimahullah para imam telah memberikan keringanan terhadap perbuatan ini.

Namun, beliau juga menegaskan sikap dari Imam Ahmad yang tidak memulai terlebih dahulu memberikan ucapan hari raya Idul Fitri.

Namun, Imam Ahmad akan menjawab orang yang memberikan ucapan selamat kepadanya karena hal tersebut merupakan sebuah kewajiban. 

Menurut Ibnu Taimiyah, mengucapkan selamat kepada orang lain bukan termasuk sunnah yang dianjurkan namun tidak pula dilarang oleh syariat saat dilakukan.

Keduanya, baik yang melakukan maupun meninggalkan, sama-sama memiliki qudwah atau teladan. 

  • Ibnu Utsaimin rahimahullah

Seseorang pernah bertanya kepada Ibnu Utsaimin tentang hukum ucapan selamat atau tahniah yang dilakukan pada saat hari raya dan bentuk ucapannya.

Beliau menjelaskan bahwa tahniah di hari raya hukumnya adalah mubah atau boleh. Sementara untuk bentuk ucapannya, tidak ada yang dikhususkan. 

Hal ini karena setiap adat atau kebiasaan yang dilakukan termasuk memberikan ucapan hari raya Idul Fitri adalah boleh selama bukan perbuatan dosa. Begitu juga dengan hukum berjabat tangan dang berpelukan saat Idul Fitri. 

Beliau menjelaskan bahwa hal itu tidaklah mengapa dilakukan karena bukan dimaksudkan untuk beribadah atau mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Namun, hal tersebut adalah sebuah adat atau tradisi untuk saling menghormati dan memuliakan sesama muslim yang sedang berbahagia dalam menyambut hari kemenangan. 

Selama adat tersebut tidak bertentangan dengan syariat agama, maka hukumnya boleh dilakukan. Namun, khusus untuk ucapan selama yang disertai dengan jabat tangan dan pelukan, hal ini hanya diperbolehkan untuk sesama jenis. 

Ucapan Hari Raya Idul Fitri Sesuai Sunnah

Ucapan yang sesuai sunnah untuk memberikan selamat kepada sesama muslim saar hari raya Idul Fitri adalah dengan mengucapkan:

Taqabalallahu minna wa minkum

(Semoga Allah menerima amalan dari kami dan darimu sekalian)

Hal ini berdasakan pendapat Ibnu Hajar Asqolani dalam kitab Fathul Bari dari Jubair bin Nufair.

Di dalam kitab tersebut, Ibnu Hajar menyebutkan bahwa para sahabat rasulullah SAW ketika berjumpa pada saat hari Id, mereka saling mengucapkan ucapan di atas. 

Ucapan Hari Raya Idul Fitri dari Negara Lain

Meskipun Indonesia menjadi negara dengan pemeluk agama Islam terbanyak di dunia, namun bukan berarti ucapan selamat Idul Fitri hanya menjadi kebiasaan di negara ini saja.

Muslim di negara yang lain pun memilki tradisi yang sama ketika hari raya Idul Fitri datang.

Meskipun ada kalimat ucapan yang sesuai dengan sunnah, tentu ucapan dengan bahasa di negara masing-masing menjadi keunikan dan warna sendiri pada saat hari raya Idul Fitri.

Di Indonesia, ucapan selamat untuk merayakan hari kemenangan ini biasanya adalah dengan mengatakan ‘Selamat Lebaran’.

Negera lain dengan penganut agama Islam yang cukup banyak adalah Turki. Ucapan selamat Idul Fitri di dalam Bahasa Turki biasanya dengan menggunakan ‘Mutlu Bayramlar’.

Sementara itu umat muslim di benua Afrika, khususnya di negara Nigeri memberikan selamat Idul Fitri dengan ucapan ‘Baraka da Sallah’.

Ucapan Selamat Idul Fitri Internasional

Selanjutnya ada juga ucapan Hari Raya Idul Fitri dalam Bahasa Arab yang dipakai secara internasional, yakni dengan mengatakan ‘Eid Mubarak’. 

Arti dari ucapan tersebut adalah perayaan yang diberkati. Jadi, meskipun memakai Bahasa Arab, ucapan ini sering dipakai di Indonesia, Inggris, Korea Selatan dan banyak negara lainnya. 

20 Contoh Kata-Kata Ucapan Selamat Idul Fitri yang Penuh Arti

Di berbagai negara termasuk Indonesia, orang senang sekali memberikan kata-kata dengan makna yang dalam untuk mengucapkan selamat termasuk ketika hari raya. Ucapan ini seringkali dikirimkan melalui pesan singkat atau dibagikan melalui sosial media. 

Akan lebih baik jika kata-kata yang bermakna ini menjadi tambahan untuk ucapan Idul Fitri yang sesuai sunnah. Berikiut ini adalah contoh ucapan hari raya Idul Fitri yang penuh arti. 

  1. “Sebening tetesan embun di pagi hari, seputih kapas tanpa adanya biji, maka seperti itulah suasana hati di hari yang Fitri. Berharap suasana ini akan bertahan seperti ini selamanya dengan pribadi yang lebih positif setiap hari. Selamat hari Idul Fitri, mohon maaf lahir dan batin. 
  2. “Idul Fitri adalah waktu terbaik untuk membersihkan dosa dan menyucikan hati. Jutaan syukur membumbung memenuhi langit Sang Illahi Rabbi. Semoga hari ini menjadi kemangan hakiki untuk seluruh umat muslim. Selamat Hari Raya Idul Fitri 1442 H. Mohon maaf lahir dan batin.”
  3. “Bunga telah mekar dan menguarkan bau harum semerbak hingga tercium ke seluruh penjuru dunia. Siapa saja bisa mencium bau harumnya Meski diri ini terkadang tidak seindah dan seharum mawar, ijinkanlah pesan ini menggantikannya untuk mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri.”
  4. “Ketika wajah ini terhalang jarak sehingga tak bisa bersua dan tangan pun belum bisa saling menjabat di hari ini, semoga pesan ini mampu memberikan suka cita di hari kemenangan. Dengan kerendahan hati saya mengirimkan permohonan maaf lahir dan batin. Selamat Idul Fitri 1440 Hijriyah.”
  5. “Hari Idul Fitri yang menjadi kemenagan kita telah datang. Ucapan hari raya Idul Fitri bertebaran di mana-mana menjadikan momen istimewa untuk kita saling memaafkan. Saya dan kelurga mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf atas segala kesalahan lahir dan batin.”
  6. “Waktu tak terasa berlalu begitu cepat. Bulan Ramadhan yang mulia segera meninggalkan kita. Untuk segala salah dan khilaf yang mewarnai persahabatan ini, mohon untuk dibukanan pintu maaf yang luas. Selamat merasakan kebagagiaan hari raya, mohon maaf lahir dan batin”
  7. “Babak akhir bulan Ramadhan sebentar lagi akan terlewati dan berganti Idul Fitri. Untuk segala hal yang pernah terlewat, salah yang kuperbuat, kata-kata khilaf yang terucap, saya dari lubuk hati yang terdalam memohon maaf yang sebesar-besarnya. Selamat hari raya Idul Fitri.”
  8. “Mata, mulut, dan hati yang tak terkondisi sering menciptakan luka di hati sesame tersebab dari ucapan, tingkah laku, dan prasangka. Maka di momen yang fitri ini, saya mengucakan mohon maaf lahir dan batin dri hati yang palin dalam.”
  9. “Untuk setiap kata yang tanpa sadar menghadirkan luka di dalam sanubari. Untuk jiwa yang sering tersakiti dengan buruknya perangai dan sikap. Dengan niat yang suci dan tulus di hari nan fitri, ijinkanlah saya untuk mengucapkan selamat Idul Fitri dan mohon maaf lahir batin.”
  10. “Seiring terbitnya mentari di ufuk timur. Seiring bergantinya bulan ramadhan dengan hari nan fitri, ijinkan saya untuk memberikan ucapan hari raya Idul Fitri di pagi ini dari harti yang paling dalam. Mohon untuk dibukakan pintu maaf yang tulus atas tindakan dan kata-kata yang tidak berkenan. 
  11. “Ketika kita tak sanggup berjabat tangan karena bentangan jarak. Jika ada ucaoan yang menusuk hati dan membakar perasaan. Semoga di hari yang fitri ini masih ada pintu maaf yang terbuka. Selamat menyambut hari raya Idul Fitri, mohon dimaafkan segala kesalahan lahir dan batin.”
  12. “Tidak ada yang paling diinginkan selain keberkahan umur untuk kembali menyambut sang ramadhan. Berikanlah kesucian dan kelembutan hati agar bisa dengan mudah memaafkan saudara kami. Selamat merayakan hari yang nan fitri, mohon maaf atas segala khilaf lahir dan batin. 
  13. “Mohon dibukakan pintu maaf untuk perkataan yang menyakitkan, tulisan yang merusak perasaan, maupun kelakukan yang tidak berkenan. Semoga kita semua kembali bersih di hari Idul Fitri ini. Selamat merayakan kemenangan dengan kebahagiaan Idul Fitri. “
  14. “Menjunjung lurusnya jalan islam dengan kebaikan di setiap kalimat thayyibah dan keberkahan silaturahim. Saya ucapkan selamat merayakan hari Idul Fitri. Mohon dibukakan pintu maaf untuk segala salah yang pernah diperbuat sengaja ataupun tidak disengaja.”
  15. “Terkadang setitik prasangka mampu memperkeruh beningnya hati, khilaf yang tak disengaja mampu meracuni ucapan, dan secuail canda mampu merusak perbuatan. Maka, dengan segala kerendahan hati saya meminta dibukakan pintu maaf. Selamat hari raya Idul Fitri.”
  16. “Kata maaf yang tulus dan ikhlas menjadi hal yang paling dinanti dan berkesan di momen hari raya. Maka, semoga ucapan hari raya Idul Fitri ini menjadi perantara terhubungnya kembali silaturahim. Mohon maaf lahir dan batin. 
  17. “Kata-kata maaf yang diucapkan bertebaran menyeruak ke segala penjuru, tanda semua manusia kembali fitrah. Hari kemenangan yang dinantikan telah tiba menawarkan rasa keikhlasan di hati untuk saling memaafkan sesama. Selamat merayakan Idul Fitri bersama keluarga.”
  18. “Islam hadir dengan berbagai keindahannya, mulai dari merdunya suara adzan, puasa yang menyehatkan badan. Begitu juga perbuatan termulia, yaitu memafkan. Selamat Idul Fitri, mohon dimaafkan segala kesalahan lahir dan batin. 
  19. “Kedatangan hari raya Idul Fitri adalah momen paling mengharukan dengan segala maaf yang terucap. Maka, kami dari lubuk hati yang paling dalam memohon maaf atas segala ucapan dan perilaku yang mungkin menyakiti perasaan. Selamat hari nan fitri, mohon maaf lahir dan batin. 
  20. “Mulut yang tak segera mengungkapkan maaf terkadang menciptakan luka yang semakin dalam. Maka, biarkanlah pesan ini menjadi pengganti diri yang belum bisa menemui. Kami mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri. Mohon maaf atas segala khilaf baik disengaja dan tidak disengaja.”

20 Contoh Kata-Kata Ucapan Selamat Idul Fitri untuk Kartu

Selain melalui pesan atau sosial media, ada juga tradisi memberikan ucapan hari raya Idul Fitri melalui kartu. Saat ini banyak kartu dengan desain lucu untuk menuliskan ucapan selamat di hari raya Idul Fitri. 

Selain itu, banyak juga umat muslim yang sering memberikan kartu ini bersamaan dengan bingkisan atu parcel kepada keluarga, kerabat, rekan kerja, maupun teman.

Berikut adalah beberapa contohkata-kata yang bisa dituliskan pada kartu ucapan di hari Idul Fitri. 

  1. “Walaupun tak seperti matahari dengan sinarnya yang terang. Namun, semoga cahaya kecil dari niat tulus untuk memohon maaf bisa membuat hari raya ini menjadi lebih berarti. Saya dengan tulus mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir dan bati atas semua kesalahan. “
  2. “Kesalahan dan rasa dendam kerap menyebabkan ikatan kasih sayang menjadi renggang. Maka, ijinkan saya di hari yang suci ini, memohon maaf lahir dan batin atas semua khilaf sehingga langkah ke depan semakin mudah dan berkah. Selamat merayakan Idul Fitri.”
  3. “Apalah artinya hari Idul Fitri tanpa adanya itikad saling memaafkan dengan tulus. Maka biarkanlah permintaan maaf ini membasuh jiwa agar kembali bersih. Kukirimkan surat ini sebagai permohonan maaf atas segala kesalahan dan selamat hari raya Idul Fitri. 
  4. “Nona manis makan roti, semua dimakan dalam sekali. Setelah semua tersusun rapi, ijinkanlah untuk memohon diri. Semoga kartu ini tidak mengurangi suka cita Idul Fitri yang kita rasakan, mohon dibukakan pintu maaf untuk segala khilaf dan kesalahan.”
  5. “Kata kerap kali meninggalkan luka, begitu juga dengan tingkah laku yang seringkal tidak tertata. Begitu juga dengan prasangka yang sempat tumbuh di dada dan langkah yang menimbulkan lara. Maka, biarkanlan ucapan mohon maaf lahir dan batin bisa menghapusnya di hari yang fitri ini. 
  6. “Ibarat hari Idul Fitri yang cahayanya terhalang oleh berbagai kabut dosa. Maka, ijinkanlah saya untuk membuka tabir tersebut dengan mengucapkan permintaan maaf melalui kartu ini. Selamat idul Fitri semoga cahaya maaf mampu masuk ke dalam jiwa dari khlilaf yang pernah ada.”
  7. “Datangnya malam menjadi pertanda ucapan selamat tinggal dari sang ramadhan dan selamat datang untuk hari kemenangan. Ijinkan kami dan keluarga memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah terjadi. Semoga kita kembali fitrah dengan saling memaafkan.”
  8. “Kata maaf yang terukir dengan indah melalui surat ini akan kembali menjalin silaturahmi yang sempat tak terlihat lagi. Tebarkan senyuman dan perbanyak syukur agar di momen yang fitri bisa mengucapkan mohon maaf lahir dan batin dengan segala kerendahan hati.”
  9. “Iman, amal, ibadah, dan harta yang dimiliki tentu menjadi sumber kebahagiaan yang tak ternilai.  Namun jangan pernah lupa bahwa pekerjaan yang paling berat adalah memaafkan. Kami memohon maaf lahir batin di hari yang fitri ini.”
  10. “Berbagi ucapan hari raya Idul Fitri untuk menebarkan suka cita dan harapan agar bisa kembali menyambut ramadhan berikutnya. Sehingga momen tersebut senatiasa memotivasi untuk memerangi hawa nafsu. Menuju hari kemanangan yang sebentar lagi datang, kami mohon maaf lahir dan batin.”
  11. “Tidak ada yang bisa menyangkal bahwa nurani manusia selalu ingin dekat dengan Rabb-Nya. Itulah cerminan yang seharusnya terpacar dari dalam jiwa, tercipta di alam nyata, dan mewujud menjadi gerakan dan ucapan. Kami sekeluarga mengucapkan Eid Mubarak, semoga kita kembali fitrah. 
  12. “Selamat merayakan Idul Fitri 1443 Hijriyah. Semoga kirimkan kecil ini mampu menambah suka cita dan kebahagiaanmu beserta keluarga. Mohon dibukakakan pintu maaf yang setulus-tulusnya atas semua kesalahan yang terjadi baik lahir maupun batin. 
  13. “Bulan ramadhan telah pergi, kini takbir berkumandang memecah keheningan di malam hari yang akan segera berganti menjadi kemenangan. Sebagai rasa syukur akan datangnya hari yang suci, kami mengucapkan selamat hari raya Idul firi, mohon dibukakan pintu maaf atas segala khilaf.”
  14. “Waktu ramadhan yang penuh dengan kemuliaan akan segera berubah menjadi takbir kemengangan. Cahaya kedamaian di penghujung bulan ramadhan akhirnya berganti dengan taburan berkah di hari kemenangan. Minal Aidin Wal Faizin, semoga semua khilaf dan salah terhapus dan kembali fitrah. 
  15. “Tak perlu menjadi lilin jika kagum dengan cahaya tapi takut terbakar. Tak perlu juga menjadi bunga jika pada akhirnya akan layu. Namun, lembutkanlah hati agar bisa meminta maaf dan memaafkan dengan setulus hati. Minal Aidin Wal Faizin, selamat merayang Idul Fitri bersama keluarga tercinta.”
  16. “Kerendahan hati merupakan cermin dari keluhuran budi yang dimiliki. Meskipun miskin harta, namun jangan sampai tidak memiliki kekayaan jiwa. Hidup akan terasa indah dengan jiwa yang kaya dan mudah memaafkan. Kami memohon maaf lahir dan batin atas segala ucapan dan tingkah laku.”
  17. “Tak perlu mempedulikan segala hal yang menimbulkan rasa is. Jangan pula teperangkap dengan rasa susah hari karena hari kemenangan sebentar lagi menghampiri. Dengan semangat berbagai, biarkan kartu ini menyampaikan selamat Hari raya Idul Fitri, mohon maaf lahir maupun batin.”
  18. “Kemenangan akan semakin manis terasa ketika telah menyelesaikan sebulan berpuasa. Hilangkan segala perasaan berat hati dari dalam dada. Ulurkan tangan kita, mari saling berjabat tangan, dan memaafkan atas segala kesalahan yang pernah terjadi. Minal Aidin wal Faizin. “
  19. “Datangnya hari kemenangan tidak menjamin hati kembali suci tanpa adanya tekad diri . Maka buatlah ia kembali bersih dan lapang dengan membukakan pintu maaf atas segala kesalahan. Selamat Idul Fitri mohon maaf atas khilaf lahir batin. 
  20. “Hati layaknya luka yang bisa disembuhkan dengan permohonan maaf yang tulus serta ikhlas. Maka, dari lubuk hati yang terdalam, terimalah permohonan maaf kami di hari nan suci ini. Semoga kita kembali kepada fitrah.”

Ucapan hari raya Idul Fitri boleh dilakukan dan bisa ditambahi dengan kata-kata indah sehingga semakin memberikan warna di hari kemenangan, seperti dengan mengirimkan pesan atau kartu. 

 

 

Santoso
Lewat aksara menggapai cita dan membantu sesama.