Jombang, YM News – Yatim Mandiri turut mengambil peran dalam momen bersejarah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang berlangsung pada (27–31/8/2026) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jawa Timur. Kehadiran Yatim Mandiri menjadi bagian dari ikhtiar mendukung kelancaran agenda besar organisasi Islam tersebut melalui berbagai layanan kemanusiaan dan pemberdayaan yang dapat dirasakan langsung oleh para peserta.
Mengusung semangat kemandirian melalui karya nyata pemberdayaan ekonomi, Yatim Mandiri menghadirkan booth pelayanan yang tidak hanya menjadi ruang edukasi mengenai program-program pemberdayaan, tetapi juga menjadi pusat layanan bagi masyarakat dan peserta muktamar. Kehadiran ini menjadi wujud komitmen lembaga untuk terus memberikan manfaat bagi umat melalui pelayanan yang berdampak dan berkelanjutan.

Tidak sekadar hadir sebagai peserta pameran, Yatim Mandiri melayani sepenuh hati dengan menyediakan layanan kesehatan gratis bagi seluruh peserta Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama. Tim medis yang bertugas memberikan pemeriksaan kesehatan dasar, konsultasi kesehatan, hingga edukasi mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh selama mengikuti rangkaian kegiatan muktamar yang berlangsung selama beberapa hari. Selain itu, Yatim Mandiri juga menyiagakan layanan ambulans sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan kesehatan darurat di lokasi kegiatan.
Booth Yatim Mandiri semakin istimewa dengan kunjungan langsung Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Dr. KH. M. Hasib Wahab Chasbullah. Dalam kesempatan tersebut, beliau berkenan mencoba layanan kesehatan gratis yang disediakan dan menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yatim Mandiri dalam memberikan pelayanan kepada peserta muktamar. Kehadiran tokoh pesantren tersebut menjadi penyemangat bagi seluruh tim relawan yang bertugas selama acara berlangsung.

Selain itu, booth Yatim Mandiri juga mendapat kunjungan dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai program pemberdayaan Yatim Mandiri yang berfokus pada penguatan ekonomi keluarga, pendidikan, kesehatan, serta pembinaan anak yatim dan dhuafa agar mampu tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya.
Direktur LAZNAS Yatim Mandiri, Sugeng Riyadi, S.E., M.Si., mengatakan bahwa kehadiran Yatim Mandiri di Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama merupakan bentuk pelayanan sekaligus kolaborasi untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Muktamar Nahdlatul Ulama adalah momentum kebersamaan umat. “Yatim Mandiri ingin mengambil bagian bukan hanya dengan hadir, tetapi dengan melayani sepenuh hati melalui layanan kesehatan dan program pemberdayaan yang mendorong kemandirian masyarakat. Semoga setiap ikhtiar ini menjadi kontribusi nyata dalam membangun umat yang sehat, mandiri, dan berdaya,” pungkasnya.










