Kudus, YM News – Relawan Kemandirian Kudus berkolaborasi dengan Komunitas KRESEK dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kudus sukses menggelar Kelas Daur Ulang “Itu Keren!” pada Senin, (24/8/2026). Bertempat di Perpusda Kudus, kegiatan ini menjadi ruang edukasi kreatif bagi masyarakat untuk mengenal pemanfaatan barang bekas sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut mengajak para peserta untuk mengolah kain bekas menjadi kuncir rambut yang memiliki nilai guna. Melalui praktik sederhana dan menyenangkan, peserta diajak melihat bahwa barang yang sudah tidak terpakai masih dapat dimanfaatkan menjadi karya kreatif dan bernilai.
Selain mengedepankan kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan, Kelas Daur Ulang “Itu Keren!” juga membawa semangat berbagi. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk menggalang infaq bagi anak yatim, sehingga aksi sederhana mendaur ulang dapat turut menghadirkan manfaat bagi sesama.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. Dari kain bekas yang sederhana, kita bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat sekaligus mengajak masyarakat berbagi untuk anak yatim,” ujar salah satu Relawan Kemandirian Kudus.
Kolaborasi antara Relawan Kemandirian Kudus, Komunitas KRESEK, dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Kudus menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif. Perpustakaan pun tidak hanya menjadi ruang membaca, tetapi juga tempat bertumbuhnya kreativitas, kepedulian lingkungan, dan gerakan kebaikan di tengah masyarakat.
Melalui Kelas Daur Ulang “Itu Keren!”, Relawan Kemandirian Kudus berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk mengurangi limbah, memanfaatkan barang bekas, dan menghadirkan kebaikan dari hal-hal sederhana. Sebab, bagi Yatim Mandiri, setiap langkah kecil yang dilakukan bersama dapat menjadi bagian dari ikhtiar untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.
Foto dan narasi: Yulian Hanung









