Pentingnya Pendidikan Jasmani Bagi Anak Usia Dini

Pentingnya pendidikan jasmani bagi anak usia dini, mulai dari menyehatkan badan hingga melatih mental dan menyehatkan jiwa. Ruang gerak anak juga terpenuhi.

Secara general, olahraga merupakan aktivitas yang memberikan banyak dampak positif bagi setiap orang di berbagai usia, termasuk juga anak-anak.

Pentingnya pendidikan jasmani bagi anak usia dini perlu diketahui oleh setiap orang tua karena sangat berperan dalam tumbuh kembangnya. 

Bahkan, anak yang terlahir dengan gen tidak tinggi atau obesitas dapat memiliki berat dan tinggi ideal dengan rajin olahraga.

Memang benar asupan nutrisi sangat dibutuhkan, namun jika ditambah olahraga maka hasilnya akan lebih optimal. Inilah mengapa pendidikan jasmani sudah ada sejak sekolah dasar.

Pengertian Pendidikan Jasmani

Pengertian Pendidikan Jasmani

Sebelum membahas lebih jauh mengenai pentingnya pendidikan jasmani bagi anak usia dini, ada baiknya jika Anda memahami pengertiannya terlebih dahulu. 

PJOK atau kepanjangan dari Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan atau disingkat merupakan salah satu mata pelajaran yang harus ada di berbagai tingkat sekolah, mulai dari sekolah dasar sampai menengah atas. Pada tingkat TK / Padu, PJOK biasanya justru lebih dominan.

Definisi dari PJOK sendiri adalah pendidikan yang melibatkan aktivitas gerak tubuh dan biasanya dilakukan di ruang terbuka (outdoor). Dibanding mata pelajaran lainnya, PJOK lebih banyak praktek langsung daripada teori. Pada mata pelajaran ini, siswa akan diajarkan mengenai gaya hidup sehat. 

Bukan tanpa alasan mengapa PJOK wajib ada, namun ada Undang-undang yang mengaturnya. Pemerintah Indonesia telah secara resmi mengatur hal ini pada Permendiknas Nomor 22 tahun 2006.

Pentingnya Pendidikan Jasmani Bagi Anak Usia Dini

Pentingnya Pendidikan Jasmani Bagi Anak Usia Dini

Penasaran mengapa pendidikan jasmani sangat penting bagi anak usia dini bahkan sampai diatur dalam UU? Rupanya, pendidikan jenis ini memiliki banyak manfaat sebagai berikut:

1. Pembentukan Tubuh

Pendidikan jasmani melibatkan aktivitas otot dan tulang, sehingga jika dilakukan pada usia tumbuh kembang si kecil maka dapat membentuk tubuh yang ideal. Contohnya, anak yang kegemukan bisa lebih kurus dan yang pendek bisa lebih tinggi.

2. Pembentukan Prestasi

Selain memberikan manfaat bagi fisik, rupanya pendidikan jasmani juga dapat menjadi salah satu sarana untuk mengembangkan bakat dan minat si kecil. Bisa saja anak Anda menjadi salah satu yang berminat di bidang olahraga, dan hal ini bisa dimaksimalkan jika anak dikenalkan pada pendidikan jasmani sejak dini.

3. Kecepatan Proses Berpikir

Tidak hanya menyehatkan, rupanya aktivitas jasmani anak usia dini juga berdampak pada otak si kecil. Misalnya saat bermain bola, anak dituntut untuk berpikir cepat kemana bola harus digiring atau di oper. 

Berbagai indra dan kecepatan berpikir sangat berperan dan semakin sering dilakukan maka akan memberikan soft skill baru kepada anak yaitu problem solving.

4. Pembentuk Sosial

Ada beragam jenis olahraga yang membutuhkan kerjasama tim, seperti sepak bola, voli, badminton, dan basket. Lewat pendidikan jasmani, anak akan belajar juga tentang bagaimana cara untuk bersosialisasi dan bekerjasama dengan teman-temannya. Kedua soft skill ini sangat dibutuhkan saat anak sudah dewasa kelak.

5. Membentuk Kepribadian

Memang benar bahwa kepribadian seseorang dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk gen, lingkungan di rumah, circle pertemanan, dan juga pola asuh yang diterapkan oleh orang tuanya. Nah, pendidikan jasmani di sekolah rupanya juga menjadi salah satu faktor tersebut. 

PJOK dapat membentuk sikap dan jiwa sportivitas, mengajarkan usaha agar dapat menang, serta mengembangkan sifat-sifat positif lainnya. Lewat PJOK, mental dan emosional anak bahkan dapat terlatih, misalnya saat harus menghadapi kekalahan dalam bermain bola.

6. Menyehatkan Otot dan Tulang 

Usia sekolah seperti SD hingga SMA merupakan masa pertumbuhan. Selain mendapat asupan gizi dan nutrisi yang cukup saat di rumah, tumbuh kembang otot dan tulang akan lebih optimal lewat pendidikan jasmani tadi.

7. Memperbaiki Postur

Aktif bergerak seperti saat sedang menjalani pendidikan jasmani dapat membantu memperbaiki postur tubuh anak yang kurang ideal. PJOK juga dapat meningkatkan kognisi serta kecakapan anak.

8. Memenuhi Kebutuhan Ruang Gerak

Pentingnya pendidikan jasmani bagi anak usia dini juga ada kaitannya dengan ruang gerak. Saat usia anak-anak, kebutuhan untuk bergerak serta bermain lebih tinggi dibanding dengan orang dewasa. Kebutuhan ini perlu dipenuhi lewat aktivitas yang positif seperti pendidikan jasmani. 

Dapat dikatakan bahwa PJOK di sekolah merupakan penyeimbang dari kegiatan belajar di dalam kelas yang kadang dapat membuat anak merasa stres. Lewat PJOK, anak-anak dapat mengekspresikan dirinya.

9. Menurunkan Risiko Hipertensi & Diabetes 

Sejumlah studi menunjukkan hasil bahwa anak-anak yang mendapat pendidikan jasmani sejak dini memiliki resiko lebih rendah untuk terkena hipertensi dan diabetes tipe 2 saat sudah dewasa nanti. Mengapa? Sebab saat aktif bergerak, organ jantung lebih stabil dan kadar gula menjadi turun atau normal.

10. Mencegah Obesitas

Sebagian orang tua masih percaya dengan mitos bahwa semakin gemuk seorang anak, maka semakin sehat. Padahal, tubuh yang tampak kurus bukan berarti tidak ideal. Setiap anak memiliki BB ideal tergantung pada berbagai faktor, seperti tinggi badan, gender, dan usia. 

Nah, bagi anak-anak yang sengaja diberi makan banyak namun tidak bergizi dan menimbulkan kegemukan, maka pendidikan jasmani bisa mencegah anak menjadi obesitas.

11. Meningkatkan Mood 

Menurut para ahli, pendidikan jasmani tidak hanya bagus untuk fisik namun juga psikis. Karena anak-anak bisa lebih ekspresif saat bermain sambil olahraga, zat endorfin yang menimbulkan rasa bahagia akan banyak diproduksi. Hal ini berdampak bagus untuk kesehatan jiwa anak. 

Mood akan kembali bagus dan bisa lebih bersemangat untuk mengikuti pelajaran lain di dalam kelas atau pun menjalani hari-harinya.

12. Meningkatkan Rasa Percaya Diri

Setiap anak tidak terlahir sama termasuk dalam hal minat dan bakat. Sebagian anak mungkin memiliki nilai akademis kurang bagus, namun ternyata sangat berprestasi di bidang olahraga. Adanya PJOK di sekolah akan menjadi sarana bagi anak-anak yang seperti ini agar tidak lagi merasa rendah diri.

Pentingnya pendidikan jasmani bagi anak usia dini rupanya tidak hanya untuk fisik namun juga mental dan jiwa. Bahkan, pendidikan jasmani dapat membantu membentuk sikap-sikap yang positif serta melahirkan para olahragawan berprestasi.

Santoso
Lewat aksara menggapai cita dan membantu sesama.