Bandung, YM News – Yatim Mandiri Bandung berkolaborasi dengan IMAMA menyelenggarakan kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) bertajuk “Gebyar Cahaya IMAMA” pada (4-8/7/2026) di Masjid Annajah, Desa Serang Mekar, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung. Mengusung tema “Iman Terbina, Akhlak Mulia, Liburan Ceria Bersama IMAMA”, kegiatan ini menjadi ikhtiar bersama dalam menghadirkan pembinaan keislaman bagi anak-anak, khususnya yatim dan dhuafa, agar dapat mengisi masa liburan dengan aktivitas yang positif, produktif, dan penuh nilai kebermanfaatan.
Selama lima hari pelaksanaan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman agama sekaligus membentuk karakter islami. Materi disampaikan secara interaktif melalui pembelajaran Al-Qur’an, praktik ibadah, edukasi akhlak, permainan edukatif, serta kegiatan kebersamaan yang mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Antusiasme para peserta terlihat sepanjang kegiatan, menunjukkan semangat mereka dalam menimba ilmu agama selama liburan sekolah.

Puncak kegiatan berlangsung pada Rabu (8/7/2026) melalui Pentas Seni Sanlat yang menjadi ajang bagi para peserta menampilkan hasil pembelajaran selama mengikuti pesantren kilat. Berbagai penampilan seperti hafalan Al-Qur’an, pembacaan doa, hingga pertunjukan seni islami berhasil memukau para orang tua, pembina, dan masyarakat yang turut hadir. Penampilan tersebut menjadi gambaran perkembangan kepercayaan diri sekaligus kemampuan peserta setelah mengikuti pembinaan secara intensif.
Sebagai bentuk apresiasi, IMAMA bersama Yatim Mandiri Bandung memberikan penghargaan kepada santri teladan berupa perlengkapan sekolah, Al-Qur’an, dan alat salat. Penghargaan tersebut diberikan sebagai motivasi agar anak-anak terus semangat belajar, meningkatkan kualitas ibadah, serta menjaga akhlak mulia yang telah ditanamkan selama mengikuti program. Momentum ini juga menjadi wujud kepedulian terhadap tumbuh kembang generasi muda agar semakin siap menghadapi masa depan dengan bekal iman dan ilmu.

Staf Program Yatim Mandiri Bandung, Dian Permana menyampaikan bahwa Pesantren Kilat tidak hanya menjadi kegiatan mengisi waktu liburan, tetapi juga merupakan bagian dari proses pembinaan karakter bagi anak-anak yatim dan dhuafa.
“Kami berharap kegiatan ini mampu menjadi pengalaman berharga bagi adik-adik untuk semakin mencintai Al-Qur’an, membiasakan akhlak yang baik, serta menumbuhkan rasa percaya diri dalam mengembangkan potensi yang mereka miliki. Sinergi bersama IMAMA ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan lingkungan belajar yang positif bagi generasi penerus,” ujar Dian.
Melalui Pesantren Kilat “Gebyar Cahaya IMAMA”, Yatim Mandiri Bandung bersama IMAMA terus berkomitmen menghadirkan program-program pembinaan yang berkelanjutan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan selama masa liburan, tetapi juga menjadi bekal dalam membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.
Foto dan Narasi: Dian Permana









