Pasuruan, YM News – Kegiatan Genius Ceria Yatim Mandiri kembali menghadirkan kebahagiaan dan semangat belajar bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Pada Senin, (13/4/2026), program ini sukses dilaksanakan bersama anak-anak binaan Sanggar Bangil dengan suasana penuh keceriaan melalui berbagai aktivitas interaktif dan edukatif.
Kegiatan Genius Ceria di Sanggar Bangil berlangsung hangat dan menyenangkan. Tawa serta antusiasme anak-anak begitu terasa dalam setiap sesi permainan. Salah satu aktivitas yang paling diminati adalah membuat origami, di mana adik-adik binaan menunjukkan kreativitas terbaik mereka dalam membentuk berbagai karya unik dan menarik.
Sebagai bentuk apresiasi, kegiatan ditutup dengan pembagian doorprize bagi anak-anak yang berhasil membuat origami terbaik. “Kami sangat senang bisa melihat adik-adik begitu antusias dan percaya diri menunjukkan hasil karyanya. Semoga ini bisa menjadi motivasi untuk terus belajar dan berkarya,” ujar salah satu relawan kegiatan Genius Ceria.

Pada hari yang sama, kegiatan Genius Ceria juga kembali terlaksana di Sanggar Genius Rejoso. Dilaksanakan pada sore hari, kegiatan ini menghadirkan suasana yang tak kalah hangat dengan semangat luar biasa dari para peserta. Anak-anak mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh keceriaan dan kebersamaan.
Sesi membuat origami di Sanggar Rejoso menjadi momen yang paling dinanti. Anak-anak tampak kompetitif dalam menghasilkan karya terbaik, sekaligus melatih fokus dan ketekunan mereka. “Melalui kegiatan ini, kami berharap anak-anak tidak hanya merasa bahagia, tetapi juga semakin terasah kreativitas dan semangat belajarnya,” ungkap perwakilan Yatim Mandiri.
Melalui program Genius Ceria, Yatim Mandiri terus berkomitmen menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. Harapannya, kegiatan ini dapat menumbuhkan kreativitas, memperkuat karakter, serta menjadi bekal bagi mereka dalam meraih masa depan yang lebih cerah. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan penuh makna ini.
Foto dan narasi: Akhmad Khalim









