Batu, YM News – Suasana penuh semangat dan kebersamaan terasa di Kantor Yatim Mandiri Batu pada Minggu (26/7/2026). Melalui program Bunda BISA, para bunda binaan kembali berkumpul untuk melakukan proses produksi camilan THOKCER dengan menghadirkan inovasi varian rasa baru, yakni cokelat, matcha, dan kopi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pendampingan berkelanjutan Yatim Mandiri Batu dalam mendorong lahirnya keluarga yang lebih mandiri melalui penguatan keterampilan dan pengembangan usaha produktif.
Proses produksi berlangsung dengan antusias sejak tahap persiapan bahan, pengolahan adonan, hingga pengemasan produk. Seluruh peserta terlibat aktif dalam setiap tahapan, saling bekerja sama untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Penambahan tiga varian rasa baru diharapkan mampu meningkatkan daya tarik THOKCER di tengah masyarakat sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas. Inovasi tersebut menjadi langkah nyata agar usaha yang dijalankan para bunda dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga.
Lebih dari sekadar kegiatan produksi, setiap proses yang dilakukan menyimpan semangat perjuangan dan harapan. Pendampingan yang dilakukan Yatim Mandiri juga menjadi ruang belajar bersama agar para peserta mampu meningkatkan kualitas produk dan memperkuat jiwa kewirausahaan.
Siraj Staf Program Yatim Mandiri Batu menyampaikan kegiatan produksi rutin menjadi salah satu bentuk nyata pemberdayaan ekonomi yang terus dikembangkan melalui Program Bunda BISA. Selain meningkatkan keterampilan, program ini juga mendorong peserta untuk berinovasi sehingga produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasaran. “Kami ingin para bunda tidak hanya memiliki keterampilan produksi, tetapi juga keberanian untuk terus berinovasi. Varian baru THOKCER ini menjadi bukti bahwa mereka mampu berkembang dan menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah,” ujarnya.

Program Bunda BISA sendiri merupakan salah satu ikhtiar Yatim Mandiri dalam menciptakan kemandirian ekonomi bagi keluarga yatim melalui pendampingan usaha, pelatihan keterampilan, serta penguatan kapasitas peserta. Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkesinambungan, para bunda didorong untuk terus meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas peluang pemasaran agar usaha yang dijalankan semakin berkembang.
Melalui semangat kebersamaan yang terbangun di dapur produksi, Yatim Mandiri Batu berharap semakin banyak bunda binaan yang mampu tumbuh menjadi pelaku usaha mandiri dan berdaya. Dari dapur sederhana tersebut lahir bukan hanya produk THOKCER dengan cita rasa baru, tetapi juga harapan besar akan kehidupan yang lebih sejahtera. Semangat, kerja keras, dan doa yang menyertai setiap proses menjadi pengingat bahwa kemandirian dibangun melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan secara konsisten dan penuh keyakinan.
Foto dan Narasi: Siraj









