Bersama Pemerintah Kota, Yatim Mandiri Probolinggo Perkuat Sinergi untuk Pengentasan Kemiskinan

Probolinggo, YM News – Upaya memperkuat kolaborasi dalam pengentasan kemiskinan terus dilakukan berbagai pihak. Salah satunya melalui audiensi yang digelar Laznas Yatim Mandiri Cabang Probolinggo bersama Pemerintah Kota Probolinggo pada Selasa (2/6/2026). Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk membangun sinergi yang lebih erat dalam menghadirkan program-program pemberdayaan dan kesejahteraan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan di Kota Probolinggo.

Audiensi yang berlangsung di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo itu disambut langsung oleh Wali Kota Probolinggo, dr. H. Aminuddin, Sp.OG., M.Kes., didampingi Wakil Wali Kota Probolinggo, Hj. Ina Dwi Lestari, S.A.P., M.M., serta Sekretaris Daerah Kota Probolinggo, Budiono Wirawan, S.Sos., M.Si. Kehadiran jajaran pimpinan daerah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam membuka ruang kolaborasi dengan berbagai lembaga yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Laznas Yatim Mandiri memaparkan lima pilar program unggulan yang selama ini menjadi fokus pelayanan kepada masyarakat. Kelima pilar tersebut meliputi Pendidikan Yatim Dhuafa, Layanan Kesehatan, Pemberdayaan Ekonomi, Sosial Kemanusiaan, serta Layanan Dakwah. Program-program tersebut dirancang untuk menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia hingga penguatan kemandirian ekonomi keluarga.

Kepala Cabang Yatim Mandiri Probolinggo, Rosiin, S.Pd., menjelaskan bahwa audiensi ini bertujuan mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkenalkan berbagai program yang telah dan akan dijalankan di Kota Probolinggo. “Sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperluas jangkauan manfaat serta meningkatkan efektivitas program pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Pemerintah Kota Probolinggo memberikan apresiasi atas kontribusi nyata yang selama ini dilakukan Yatim Mandiri dalam membantu masyarakat. Terutama bagi kelompok masyarakat yang masuk kategori Desil 1 dan Desil 2, yang merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah. Pemerintah juga menyatakan kesiapan untuk mendukung berbagai program yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, khususnya dalam bidang sosial, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin kuat antara Yatim Mandiri dan Pemerintah Kota Probolinggo. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan lebih banyak program kemaslahatan yang berdampak langsung bagi masyarakat serta menjadi langkah konkret dalam menurunkan angka kemiskinan. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian bersama, sinergi yang terbangun diharapkan dapat memperluas manfaat dan menghadirkan perubahan positif bagi warga Kota Probolinggo.

 

Bagikan Artikel Ini :

Tinggalkan komentar


Mau Bantu Saudara yang Terdampak Bencana? Donasi sekarang untuk bantu penyintas banjir Sumatra!