Yatim Mandiri Luncurkan Kampung Mandiri Sumbersuko Probolinggo, Bunda Berdaya Lewat Pertanian Jamur

Probolinggo, YM News – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Yatim Mandiri sukses menggelar Launching Kampung Mandiri Sumbersuko “Integrated Farming Mushroom Project” di Desa Sumbersuko, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, pada Rabu (28/1/2025). Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Yatim Mandiri dalam mendorong kemandirian ekonomi perempuan, khususnya bunda yatim dan dhuafa, melalui penguatan sektor pertanian jamur.

Kampung Mandiri tersebut merupakan pengembangan dari kelompok pemberdayaan Bunda Mandiri Sejahtera (BISA) binaan Yatim Mandiri yang telah berjalan selama beberapa waktu. Kelompok ini sebelumnya fokus pada pendampingan usaha jamur tiram bagi bunda yatim. Seiring meningkatnya kapasitas produksi dan dampak ekonomi yang dirasakan, program tersebut kemudian ditingkatkan skalanya menjadi Kampung Mandiri.

Direktur Program dan Pemberdayaan Yatim Mandiri, Ainul Mahbub,S.H.I menjelaskan bahwa perubahan dari kelompok menjadi kampung mandiri bertujuan untuk memperluas manfaat program. “Dengan konsep Kampung Mandiri, kami ingin kebermanfaatan ini tidak hanya dirasakan oleh anggota kelompok, tetapi juga oleh masyarakat sekitar. Ini adalah upaya membangun ekosistem pemberdayaan yang saling menguatkan,” ujarnya.

Launching Kampung Mandiri ini bertujuan untuk memperkenalkan program kepada para stakeholder, dinas terkait, serta masyarakat Desa Sumbersuko. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum pengenalan para bunda binaan Yatim Mandiri yang dalam satu tahun terakhir mulai menjadi perhatian berbagai instansi karena konsistensinya dalam pemberdayaan perempuan, khususnya bunda yatim dan dhuafa.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, di antaranya Asisten 1 Kab. Probolinggo, Abdul Ghofur, Ketua Komisi II DPRD KAB. Probolinggo, Reno Handoyo, Ka. Kemenag Kab. Probolinggo, Direktur Wakaf Mandiri, Direktur Program dan Pemberdayaan Laznas Yatim Mandiri, Dinas DKUPP Kab. Probolinggo, Dinas Ketahanan Pangan Kab. Probolinggo, Dinas Pertanian Kab. Probolinggo, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kab Probolinggo (DP32AKB), PC. Fatayat NU Kab. Probolinggo.

Selain itu dihadiri pula oleh Camat Dringu, Indah Rohani, Ka. KUA Kec. Dringu, Kepala Desa Sumbersuko, Ka. Cabang Laznas Yatim Mandiri Probolinggo, Ranting Muslimat NU Desa Sumbersuko, Kantor Notaris Rachmawati, Kraksaan Probolinggo, Dewan Pengurus ikatan Petani Jamur Tiram Probolinggo  Raya (J-Pro), dan Para Pewakaf Manfaat Ust. Sumiarto Wibowo dan H. Abd Rachman Saleh.

 

Asisten I Kabupaten Probolinggo, Abdul Ghofur, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif tersebut. Ia menilai program ini sejalan dengan arah kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Kami sangat mendukung program pemberdayaan seperti ini karena memberikan solusi nyata bagi peningkatan ekonomi keluarga dan penguatan peran perempuan di desa,” ungkapnya.

Ia juga menilai Kampung Mandiri Sumbersuko memiliki potensi besar untuk dikembangkan. Menurutnya, sektor pertanian jamur merupakan salah satu peluang ekonomi yang menjanjikan jika dikelola secara serius dan berkelanjutan. “Kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat ini perlu terus diperkuat,” katanya.

Rangkaian acara launching ditutup dengan peletakan batu pertama pembangunan kumbung jamur yang diwakili oleh Ketua Komisi II DPRD KAB. Probolinggo, Reno Handoyo. Kumbung jamur tersebut akan dibangun dari hasil wakaf produktif.

Melalui peluncuran Kampung Mandiri Sumbersuko ini, Yatim Mandiri berharap para bunda binaan mampu meningkatkan pendapatan keluarga, memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga, serta menjadi agen perubahan di lingkungannya. Program ini diharapkan menjadi langkah awal terwujudnya kolaborasi berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo.

 

Bagikan Artikel Ini :

Tinggalkan komentar


Mau Bantu Saudara yang Terdampak Bencana? Donasi sekarang untuk bantu penyintas banjir Sumatra!