Jangan khawatir, ikuti 7 tips arus balik agar aman ini demi dapatkan perjalanan mudik paling nyaman! Segera persiapkan mulai dari sekarang!
Bekal utama yang harus disiapkan untuk menerapkan tips arus balik agar aman adalah kondisi kesehatan yang prima.
Sebab, kondisi kesehatan akan berpengaruh pada fokus dan kemampuan tubuh untuk menempuh perjalanan.
Lebih dari itu, kondisi kendaraan dan barang-barang yang akan dibawa juga harus dipastikan kondisi dan kelengkapannya.
Selengkapnya simak tips arus balik berikut, agar tradisi lebaran satu ini bisa dilakukan dengan lancar dan aman.
Tips Arus Balik Agar Aman
Perjalanan arus balik setelah liburan panjang sering kali menimbulkan tantangan tersendiri. Padatnya lalu lintas, kondisi fisik yang lelah, serta cuaca yang tidak menentu bisa menjadi faktor risiko dalam perjalanan.
Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan diri dengan baik agar arus balik tetap aman dan nyaman. Berikut tips arus balik lebaran yang bisa diterapkan!
1. Pastikan Kondisi Kendaraan
Sebelum memulai perjalanan arus balik, pastikan kendaraan dalam kondisi prima. Periksa tekanan ban, oli mesin, rem, serta lampu kendaraan untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.
Jangan lupa untuk mengecek air radiator dan bahan bakar agar tidak mengalami masalah di tengah perjalanan. Jika perlu, lakukan servis kendaraan terlebih dahulu di bengkel terpercaya.
Dengan memantau kondisi kendaraan, dapat menghindari risiko mogok atau kecelakaan akibat kerusakan teknis. Selain itu, membawa peralatan darurat seperti ban cadangan dan dongkrak juga disarankan.
Apabila kendaraan mogok di tengah jalan, maka bisa segera diatasi lebih cepat karena sudah memiliki peralatan sendiri. Jika tidak memungkinkan, carilah nomor telepon teknisi terdekat.
2. Pastikan Barang Bawaan Aman & Tidak Ada yang Tertinggal
Sebelum berangkat, periksa kembali barang bawaan. Pastikan semua perlengkapan penting seperti dompet, kartu identitas, serta barang berharga lainnya sudah dibawa.
Simpan barang penting di tempat yang mudah dijangkau agar tidak berhenti terlalu sering di perjalanan. Selain itu, pastikan barang bawaan tertata rapi dan tidak menghalangi pergerakan di dalam kendaraan.
Jangan lupa mengamankan barang-barang yang mudah pecah atau rentan jatuh agar tidak mengganggu kenyamanan perjalanan. Sebaiknya amankan dari sejak sebelum berangkat.
Jika membawa oleh-oleh, pastikan semuanya sudah dikemas dengan baik agar tidak rusak selama perjalanan. Selain itu, gunakan tas atau koper yang mudah dibawa dan disusun dalam kendaraan.
3. Jaga Kondisi Tubuh Tetap Fit
Tips arus balik agar aman selanjutnya adalah kondisi tubuh harus sehat. Pastikan tubuh dalam kondisi fit sebelum berangkat dengan cara tidur cukup, makan makanan bergizi, serta konsumsi air putih.
Hindari mengemudi dalam keadaan mengantuk atau kelelahan, karena hal ini dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Jika memungkinkan, lakukan peregangan ringan sebelum perjalanan agar tubuh lebih rileks.
Selain itu, hindari konsumsi makanan berat yang bisa membuat kantuk saat berkendara. Jika bepergian dengan keluarga, pastikan semua anggota dalam kondisi sehat agar perjalanan tetap nyaman.
Jika berkendara sendiri, usahakan tidak begadang sebelum perjalanan. Jika menggunakan transportasi umum, hindari duduk terlalu lama dengan posisi yang sama dan lakukan peregangan.
4. Hindari Membawa Terlalu Banyak Barang
Membawa terlalu banyak barang bisa membuat kendaraan kelebihan muatan, yang dapat mempengaruhi kestabilan saat berkendara. Oleh karena itu, bawalah barang-barang yang benar-benar diperlukan saja.
Jika perlu, gunakan bagasi atau roof box untuk mengatur barang bawaan dengan lebih baik. Pastikan barang yang dibawa tidak melebihi kapasitas kendaraan, tips aman ini harus benar-benar diperhatikan!
Sebisa mungkin hanya membawa barang yang diperlukan agar tidak menyulitkan saat naik kendaraan. Jika barang terlalu banyak, cobalah mengirimkan sebagian barang melalui jasa ekspedisi agar lebih praktis.
Kelebihan muatan bisa memperberat laju kendaraan, meningkatkan konsumsi bahan bakar, serta membuat pengemudi kesulitan. Terutama saat melewati jalan menanjak atau berbelok tajam.
5. Pantau Cuaca
Cuaca yang tidak menentu bisa menjadi tantangan saat perjalanan arus balik. Oleh karena itu, tips arus balik agar aman ini penting untuk dipantau karena berhubungan dengan rute perjalanan.
Jika hujan deras diprediksi turun, persiapkan perlengkapan tambahan seperti jas hujan dan pastikan wiper kendaraan berfungsi dengan baik. Jika cuaca sangat panas, pastikan AC kendaraan dalam kondisi baik.
Jangan terlalu banyak menggunakan wewangian di dalam mobil, karena bisa mengakibatkan mabuk perjalanan. Pastikan AC menyala di suhu sesuai, tidak boleh terlalu dingin atau terlalu panas.
Hindari mengemudi dalam kondisi kabut tebal atau hujan lebat jika jarak pandang terlalu terbatas. Pertimbangkan untuk berhenti sejenak di tempat yang aman hingga kondisi membaik.
6. Istirahat Saat Lelah
Jangan memaksakan mengemudi jika sedang kelelahan. Berhenti dan beristirahatlah setiap dua hingga tiga jam sekali untuk menghindari kelelahan berlebihan.
Manfaatkan rest area atau tempat aman untuk sekadar meregangkan otot, minum, atau makan ringan sebelum melanjutkan perjalanan. Dengan begitu, risiko kecelakaan tidak akan terlalu tinggi.
Mengemudi dalam kondisi lelah dapat mengurangi konsentrasi dan refleks. Jika memungkinkan, bergantian mengemudi dengan anggota keluarga lain demi menghindari kelelahan berlebihan.
7. Selalu Jaga Jarak Aman dari Kendaraan Lain
Menjaga jarak aman dari kendaraan lain sangat penting untuk menghindari kecelakaan. Jangan terlalu dekat dengan kendaraan di depan agar masih ada ruang untuk pengereman jika terjadi sesuatu yang mendadak.
Ketika mengemudi di jalan basah atau saat hujan, jarak aman sebaiknya ditingkatkan karena rem menjadi kurang efektif pada kondisi jalan yang licin. Gunakan kecepatan yang sesuai dan patuhi rambu lalu lintas.
Apabila terdapat kendaraan yang terburu-buru di jalan, jangan sampai terprovokasi. Ingat, keselamatan penumpang adalah yang utama.
Nah Sahabat semoga informasi diatas dapat bermanfaat selama masa arus balik ke kota tujuan dengan selamat.
Jadikan Lebaran lebih bermakna dengan berbagi kebahagiaan bersama anak yatim dan dhuafa melalui Program Paket Lebaran Yatim Mandiri.
Dengan berkontribusi, Sahabat bisa membantu mereka merasakan kebahagiaan di hari yang fitri.