
Bandung, YM News – Yatim Mandiri Bandung bersama Relawan Kemandirian dari Jurusan Manajemen Dakwah UIN Bandung kembali menunjukkan kepedulian terhadap perekonomian masyarakat dengan menyalurkan bantuan gerobak dan modal usaha melalui program UMKM Ramadhan 1446 H.
Bantuan gerobak dan modal usaha ini diberikan kepada Ibu Reni Desiyanti, seorang pedagang makanan yang sempat kesulitan mempertahankan usahanya.
Ibu Reni, yang berjualan aneka olahan ayam, lontong kari, serta berbagai kue dan makanan lainnya, sebelumnya mengalami kendala ekonomi yang memaksanya menjual gerobak dagangannya.
Pandemi COVID-19 berdampak besar pada usahanya, membuatnya kehilangan sumber penghidupan utama. Melalui program UMKM Ramadhan dari Yatim Mandiri Bandung, Ibu Reni dapat kembali bangkit.
“Saya sangat berterima kasih kepada Yatim Mandiri Bandung dan para donatur. Bantuan ini sangat berarti bagi saya untuk bisa kembali berjualan dan mencukupi kebutuhan sehari-hari,” ungkap Ibu Reni dengan penuh haru saat menerima gerobak baru di tempat usahanya di Gg. Binong Kidul 1 No.57, Kb. Kangkung, Kec. Kiaracondong, Kota Bandung.
Program UMKM Ramadhan 1446 H merupakan inisiatif sosial yang bertujuan membantu para pelaku usaha mikro agar dapat kembali mandiri secara finansial setelah terdampak krisis ekonomi.
Melalui program ini, Yatim Mandiri Bandung berharap semakin banyak pelaku UMKM yang dapat mempertahankan serta mengembangkan usaha mereka.
Dian Permana, Staf Program Yatim Mandiri Bandung, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya mendorong ekonomi umat agar semakin kuat.
“Kami ingin para pelaku usaha kecil yang mengalami kesulitan bisa kembali bangkit. Tidak hanya dengan bantuan gerobak dan modal usaha, tetapi juga dengan pendampingan agar mereka bisa berkembang dan lebih mandiri,” jelasnya.
Ke depan, Yatim Mandiri Bandung berencana untuk terus menggulirkan program serupa guna membantu lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
“Kami berharap program ini dapat terus berjalan dan semakin banyak mustahik yang terbantu. Harapan kami, mereka yang dulu menerima bantuan bisa menjadi donatur di masa depan, sehingga tercipta siklus kebaikan yang terus berlanjut,” tambah Dian.
Bantuan gerobak dan modal usaha ini tidak hanya memberikan manfaat bagi Ibu Reni Desiyanti secara pribadi, tetapi juga diharapkan dapat berdampak positif bagi perekonomian lokal.
Dengan adanya dukungan seperti ini, para pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk berkembang dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya.