Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Berita » Qurban » Hewan Ternak Terkena Wabah PMK, Sah untuk Kurban? Ini Penjelasan MUI

Hewan Ternak Terkena Wabah PMK, Sah untuk Kurban? Ini Penjelasan MUI

  • account_circle Ika Faztin Cahyanti
  • calendar_month Senin, 13 Jun 2022
  • visibility 304
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menetapkan Fatwa MUI Nomor 32 Tahun 2022 tentang Hukum dan Panduan Pelaksanaan Ibadah Kurban saat Kondisi Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Berdasarkan fatwa tersebut ada dua kemungkinan mengenai sah atau tidaknya hewan kurban yang terkena wabah PMK. Ketua MUI Bidang Fatwa Asrorun Ni’am Soleh mengatakan, panduan tersebut penting sebagai pedoman bagia masyarakat, termasuk pekurban dan tenaga kesehatan.

“Hukum kurban dengan hewan yang terkena PMK itu dirinci sebagai hewan dengan gejala klinis ringan dia memenuhi syarat,” ujarnya seperti dikutip dari Antara, Sabtu (11/6).

Berikut panduan rinci MUI soal hewan kurban di tengah wabah PMK:

  1. Sah jika alami gejala PMK ringan

    Menurut Ni’ám, berkurban dengan hewan terjangkit PMK dinyatakan sah apabila gejala penyakit pada hewan tersebut masih dalam taraf gejala ringan. Ciri hewan ternak gejala ringan yaitu lesu, tidak nafsu makan, lepuh pada sekitar kuku dan dalam mulut, namun tidak sampai menyebabkan pincang. Selain itu, PMK yang diderita juga tidak menyebabkan berkurangnya berat badan hewan ternak secara signifikan.2. Tidak sah jika alami gejala PMK berat

    Hewan kurban gejala berat ditandai dengan lepuh pada kuku dan membuat kuku terlepas. Kondisi ini menyebabkan hewan tidak bisa jalan atau pincang.

    Hewan Telah Sembuh

    Lain halnya jika hewan kurban tersebut bergejala berat namun telah kembali dinyatakan sehat pada masa diperbolehkannya berkurban, yaitu tanggal 10 hingga 13 Dzulhijjah sebelum azan Maghrib. Berdasarkan fatwa MUI, hewan tersebut dinyatakan sah untuk dikurbankan.

    Namun apabila hewan tersebut sembuh dari PMK setelah melewati masa diperbolehkannya berkurban, maka penyembelihan hewan tersebut dianggap sebagai sedekah.

    Ni’am menjelaskan bahwa syarat dan rukun kurban satu ketentuannya adalah hewan tersebut dalam kondisi sehat dan tidak cacat. Dia mengatakan, ada ketentuan secara syar’i yang mendefinisikan jenis sakit dan juga jenis cacat yang boleh untuk kurban.

    “Tidak semua jenis sakit itu tidak boleh, dan tidak semua jenis cacat juga tidak boleh,” ujarnya.

    Dia mengatakan, kondisi sakit yang ringan dan kondisi cacat yang ringan bisa memenuhi keabsahan kurban. Syaratnya yaitu tidak mempengaruhi tampilan fisik atau kualitas daging hewan kurban tersebut.

Jangan ragu tunaikan Qurban tahun ini, mari siapkan Qurban terbaik. InsyaAllah, Yatim Mandiri menjalankan proses program qurban sesuai dengan protokol kesehatan anjuran pemerintah di masa wabah PMK berdasarkan Fatwa MUI No. 32 Tahun 2022.

  • Penulis: Ika Faztin Cahyanti

Tinggalkan Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Bunda BISA Serang Belajar Strategi Marketing UMKM 

    Bunda BISA Serang Belajar Strategi Marketing UMKM 

    • 0Komentar

    Serang, YM News – Yatim Mandiri Banten berkolaborasi dengan Universitas Serang Raya melakukan Sosialisasi Strategi Pemasaran UMKM Melalui Media Sosial kepada Kelompok BISA Tunjung Teja Serang, pada Selasa lalu (27/12/22).  Dalam kesempatan ini disampaikan bahwa untuk memajukan UMKM dibutuhkan strategi pemasaran yang efektif, baik secara offline maupun online.  Media sosial marketing adalah bentuk pemasaran digital […]

  • Gerakan Sedekah Air Bersih Tahap 2, Yatim Mandiri Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Malang Selatan

    Gerakan Sedekah Air Bersih Tahap 2, Yatim Mandiri Salurkan 16.000 Liter Air Bersih untuk Warga Malang Selatan

    • 0Komentar

    Malang, YM News – Kemarau panjang kembali membawa tantangan bagi masyarakat di wilayah Malang Selatan. Keterbatasan akses air bersih membuat sebagian warga harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari. Melihat kondisi tersebut, Yatim Mandiri Kepanjen, Yatim Mandiri Malang, Relawan Kemandirian Kepanjen, dan Relawan Kemandirian Malang berkolaborasi menghadirkan Gerakan Sedekah Air Bersih Tahap 2 sebagai bentuk kepedulian untuk membantu masyarakat […]

  • Perkuat Akselerasi Digital Fundraising, Yatim Mandiri Siapkan Strategi Pertumbuhan Menuju 2027

    Perkuat Akselerasi Digital Fundraising, Yatim Mandiri Siapkan Strategi Pertumbuhan Menuju 2027

    • 0Komentar

    YM News, Sidoarjo – LAZ Yatim Mandiri terus memperkuat strategi digital fundraising melalui kegiatan performance review yang melibatkan Direktur Utama LAZ Yatim Mandiri, Sugeng Riyadi, Direktur Digital Fundraising, Khotib, serta tim Digital Performance, CRM, dan Partnership di bawah Direktorat Fundraising. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 12 Oktober 2026 di Ruang Lantai 7 Graha Yatim Mandiri, Kompleks […]

  • Buka Puasa dan Santunan untuk Anak Binaan Yatim Mandiri Surabaya

    Buka Puasa dan Santunan untuk Anak Binaan Yatim Mandiri Surabaya

    • 0Komentar

    Surabaya, YM News – Yatim Mandiri Surabaya dengan segudang program kebaikan terus meluaskan program kebermanfaatan, dengan mengajak semua pihak guna bahagiakan adik yatim dan dhuafa di bulan penuh keberkahan. Salah satunya pada Ahad lalu (2/4/2023), adik-adik binaan Yatim Mandiri Surabaya mendapat undangan dari Forum Komunikasi Pendidikan Al-Qur’an, Kecamatan Tambaksari,  untuk mengikuti acara buka puasa bersama […]

  • Pemberdayaan Bunda Bisa Yatim Mandiri Tangerang

    Pemberdayaan Bunda Bisa Yatim Mandiri Tangerang

    • 0Komentar

    Tangerang, YM News – Yatim Mandiri Tangerang melaksanakan kegiatan pemberdayaan program Bunda Bisa (Bunda Mandiri Sejahtera). Kegiatan ini dilaksanakan pada Ahad, 15 Juni 2025. Fokus pemberdayaan yaitu dengan memproduksi minuman kesehatan berupa produk olahan dari bahan kunyit yang dikenal dengan produk JamuBisa. Berkat konsistensi para anggota Bunda Bisa, alhamdulillah setelah program ini berjalan lebih dari 6 […]

  • Gelar Lomba Nasi Tumpeng untuk Asah Skill Bunda BISA Gresik

    Gelar Lomba Nasi Tumpeng untuk Asah Skill Bunda BISA Gresik

    • 0Komentar

    Gresik, YM News – Yatim Mandiri Gresik, dalam rangka meningkatkan skill dan kreativitas para bunda BISA (Berdaya Sejahtera Mandiri), mengadakan lomba pembuatan nasi tumpeng pada hari Ahad lalu (19/5/2024). Lomba ini diikuti oleh beberapa kelompok bunda BISA yang sebelumnya telah mendapatkan pelatihan dari chef profesional. Acara ini juga dimeriahkan dengan kehadiran Kepala Dinas Koperasi dan […]

expand_less