Pendidikan

Buka Sanggar Belajar Genius untuk Yatim dan Dhuafa Nganjuk

Nganjuk, YM News – Alhamdulillah Yatim Mandiri Nganjuk terus berupaya merangkul daerah di Kabupaten Nganjuk dengan membuka sanggar belajar genius terbaru di Kecamatan Rejoso, tepatnya di Desa Sidokare. 

Pada Jumat (19/7/2024), Sanggar Genius Sidokare resmi dibuka melalui kerjasama dengan koordinator, para wali santri dan pemerintah desa setempat.

Dengan adanya sanggar baru ini, diharapkan manfaat dari kasih sayang para donatur dapat semakin meluas, terutama dalam bidang pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa. 

“Kami sangat bersyukur atas pembukaan sanggar ini. Semoga bisa memberikan dampak positif bagi pendidikan anak-anak yang membutuhkan,” ujar Raini Ayu, Staf Program Yatim Mandiri Nganjuk.

Sanggar Genius Sidokare ini dibuka dengan tujuan untuk memberikan tempat belajar yang nyaman dan mendukung pendidikan bagi anak-anak yatim dan dhuafa di wilayah tersebut. 

Dengan fasilitas yang memadai dan tenaga pengajar yang berkompeten, sanggar ini diharapkan bisa membantu anak-anak dalam meraih prestasi akademik yang lebih baik.

Yatim Mandiri Nganjuk mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, koordinator, relawan, dan seluruh stakeholder yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini. 

“Terima kasih kami ucapkan kepada seluruh donatur dan semua pihak yang telah mendukung. Semoga segala kebaikan yang diberikan dapat menjadi amal ibadah dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” ujar Raini.

Melalui Sanggar Genius Sidokare, Yatim Mandiri Nganjuk berharap dapat terus memberikan kontribusi positif dalam bidang pendidikan. 

Sanggar ini tidak hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai wadah untuk membentuk karakter dan moral anak-anak agar mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak mulia.

Dengan dibukanya Sanggar Genius Sidokare, diharapkan semakin banyak anak yatim dan dhuafa yang dapat merasakan manfaat dari program ini. 

Yatim Mandiri Nganjuk berkomitmen untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi anak-anak yatim dan dhuafa, terutama dalam bidang pendidikan. 

“Semoga dengan adanya sanggar ini, kita bisa memberikan lebih banyak manfaat dan membantu anak-anak mencapai impian mereka,” tutup Raini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *