Bantuan Pendidikan untuk Yatim Berprestasi Sukoharjo
Sukoharjo, YM News – Kamis lalu (30/05/2024), Yatim Mandiri Solo kembali menebar kebaikan dengan menyalurkan bantuan pendidikan kepada ananda Fatimah Az-Zahra Nur Azizah di Sukoharjo. Fatimah, siswi berprestasi dari SMP N 1 Mojolaban, saat ini duduk di kelas IX dan merupakan anak pertama dari dua bersaudara.
Fatimah tinggal bersama ibunya, yang sehari-hari bekerja sebagai penjahit rumahan dengan penghasilan yang tidak menentu. Adik Fatimah juga mengalami kendala pembiayaan, terutama dalam rangka kelulusan kelas IX. Melalui program Bantuan Langsung Mustahik, Yatim Mandiri Solo berupaya meringankan beban keluarga Fatimah.
Subhan, Staf Yatim Mandiri Solo, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan tersebut merupakan bagian dari komitmen pihaknya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama yatim dan dhuafa.
“Kami berupaya untuk senantiasa memberikan hak-hak daripada masyarakat miskin terutama adik yatim ataupun dhuafa agar harapan mereka berpendidikan dapat tumbuh kembali,” ujar Subhan.
Bantuan pendidikan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi akademik yang telah diraih oleh Fatimah. Dengan adanya dukungan ini, diharapkan Fatimah dapat melanjutkan pendidikannya tanpa hambatan finansial dan terus meraih prestasi yang membanggakan.
Fatimah sendiri mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas bantuan yang diterima. “Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih atas bantuan ini. Dengan adanya bantuan ini, saya bisa lebih fokus belajar dan mempersiapkan diri untuk kelulusan,” ungkap Fatimah dengan penuh semangat.
Ibu Fatimah juga merasa terbantu dengan adanya bantuan ini. “Terimakasih banyak kepada Yatim Mandiri Solo yang telah membantu kami. Bantuan ini sangat berarti bagi kami dan memberikan harapan baru untuk masa depan Fatimah,” katanya.
Yatim Mandiri Solo terus berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yatim dan dhuafa melalui berbagai program sosial dan pendidikan. Bantuan Langsung Mustahik merupakan salah satu program unggulan yang bertujuan untuk memastikan bahwa anak-anak yang kurang mampu tetap dapat mengakses pendidikan yang layak.
“Semoga dengan adanya bantuan ini, adik-adik yatim dan dhuafa dapat lebih termotivasi untuk belajar dan meraih cita-cita mereka. Kami berharap bisa terus membantu mereka agar mendapatkan pendidikan yang lebih baik,” tutup Subhan.