Jumat, 30 Okt 2026
light_mode
Beranda » Kolom » Sosok Mulia » Semangat Fatim Bantu Cerdaskan Generasi Penerus Bangsa

Semangat Fatim Bantu Cerdaskan Generasi Penerus Bangsa

  • account_circle Nadila Wulan Cahyani
  • calendar_month Rabu, 8 Mei 2024
  • visibility 340
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Surabaya, YM News – Guru merupakan sebuah pekerjaan yang mulia. Tidak banyak dari masyarakat yang berkeinginan untuk mengabdi menjadi seorang guru, terutama guru untuk anak-anak. Menjadi seorang guru bagi anak-anak juga bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah. Banyak tantangan yang harus dijalani, salah satunya adalah mengerti karakteristik anak dan menjadi pribadi yang sabar. Terlebih lagi gaji dari guru honorer yang dinilai kurang. Akan tetapi hal ini tidak mematahkan semangat dari Siti Fatimatul Khusnah, salah seorang guru Sanggar Al-Qur’an Yatim Mandiri di Banyuwangi.

Fatim, sapaan akrab nya, mengaku bahwa ia mengenal Yatim Mandiri sejak tahun 2019. Kala itu, ia diperkenalkan oleh rekannya yang juga sama-sama seorang pendidik di Kabupaten Banyuwangi. Tidak langsung menjadi seorang guru Sanggar Al-qur’an, Fatim memulai perjalanannya dengan menjadi mitra Yatim Mandiri Cabang Banyuwangi. Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2020 Fatim memutuskan untuk bergabung menjadi guru Sanggar Al-Qur’an sekaligus menjadi SPV untuk Sanggar Al-Qur’an Yatim Mandiri di Kabupaten Banyuwangi.

Foto Siti Fatimatul Khusnah

Menjadi Guru Sanggar Al-Qur’an Yatim Mandiri Cabang Banyuwangi

Perempuan kelahiran tahun 1988 ini menjelaskan bahwa menjadi seorang guru di salah satu Sanggar Al-Quran Yatim Mandiri memiliki banyak suka dan duka. Berbekal pengalaman yang memang sudah terbiasa mengajar anak-anak baik mengaji maupun sekolah umum, membuat Fatim merasa bahwa tidak terlalu sulit baginya menjadi seorang guru di Sanggar Al-Qur’an. Ia paham betul, kebutuhan belajar anak didiknya. “Sejauh ini lebih banyak suka dibanding dukanya, saya juga sangat menikmati pekerjaan ini, terlebih Yatim Mandiri juga sangat memfasilitasi kegiatan belajar mengajar agar semuanya berjalan lancar,” jelasnya.

Meskipun begitu, Fatim menambahkan bahwa posisi sanggar yang terletak di pesisir pantai terkadang mendapat kendala saat kondisi sedang hujan. Hal tersebut membuat para siswa harus meniadakan kegiatan belajar mengajar. Akan tetapi, Fatim tetap memberi motivasi kepada para siswa untuk terus semangat belajar bagaimanapun kondisinya. “Saya juga harus lebih banyak berinovasi untuk membuat media pembelajaran yang menarik bagi anak-anak,” imbuh perempuan asal Banyuwangi ini.

Menjadi Guru di Sekolah Luar Biasa (SLB)

Fatim Saat Berfoto Bersama para Muridnya

Tidak hanya menjadi seorang guru sanggar, ternyata Fatim juga merupakan guru di salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) di Banyuwangi. Fatim merasa bahwa menjadi guru di SLB adalah panggilan dari hatinya. “Sepertinya memang minat saya adalah disini, menjadi seorang guru untuk anak-anak berkebutuhan khusus,” ujarnya.

Bukan tanpa sebab, ia mengaku lebih tertarik menjadi guru bagi anak-anak berkebutuhan khusus dibanding dengan anak-anak yang memang tidak memiliki hambatan. Dulu, ia pernah menjadi relawan di salah satu sekolah paud di Banyuwangi. Paud tersebut memang membagi dua kategori siswa menjadi kategori anak berkebutuhan khusus dan tidak. “Dari sinilah ketertarikan saya mulai muncul, saya lebih senang mengajar mereka yang memang berkebutuhan khusus,” katanya.

Mengajar para siswa berkebutuhan khusus bukanlah hal yang mudah. Anak-anak berkebutuhan khusus memiliki metode khusus dalam menanganinya. Setiap anak memiliki karakter dan penanganan yang berbeda-beda. “Hal inilah yang menjadi tantangan baru bagi saya,” ucap perempuan yang kini memiliki dua orang putra.

Mulanya, Fatim tidak mengerti metode yang harus digunakan dalam menangani anak berkebutuhan khusus.. Ia harus banyak-banyak belajar, mencari informasi, dan meningkatkan literasi. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk pindah dari program studi paud ke pendidikan luar biasa. Dari sini Fatim menjadi lebih paham dengan karakter anak berkebutuhan khusus. “Yang awalnya saya anggap mereka sama, tetapi ternyata tidak, setiap anak memiliki keunikan yang berbeda,” katanya.

Cara Fatim Bertahan menjadi Guru Hingga Kini

Fatim mengaku bahwa sebenarnya mengajar ataupun menjadi seorang guru bukanlah cita-citanya dulu. Tidak pernah terbayangkan olehnya, bahwa ia akan menjadi guru. Namun, berkat doa dari keluarga sehingga ia kini bisa menjadi orang yang bermanfaat dengan profesi guru.

Mampu bertahan menjadi guru hingga saat ini juga bukan tanpa sebab. Fatim merasa sangat senang ketika melihat para murid  jatuh cinta kepadanya. Ia merasa seluruh lelahnya menjadi sangat bermakna. Meskipun tidak mudah, namun Fatim akan terus berusaha dengan berbagai inovasi ajar. “Bagi saya, hal yang paling mengesankan saat menjadi guru adalah bagaimana membuat para murid jatuh cinta kepada saya,” jelasnya.

Fatim selalu berusaha untuk bisa masuk ke dunia para muridnya. Ia harus benar-benar paham dengan kesukaan dan minat dari para muridnya. Hal tersebut menjadi dasar bagi Fatim untuk mengembangkan bakat dan minat para muridnya. Fatim yakin bahwa ketika sudah berhasil masuk kedalam dunia mereka dan mengetahui ketertarikan serta minat mereka maka proses belajar mengajar akan menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Hal ini juga tentu saja dapat meningkatkan motivasi anak-anak dalam belajar. “Karena menurut saya keberhasilan suatu pendidik adalah ketika anak-anak nyaman belajar dengan kita,” tuturnya.

Sebagai seorang guru, Fatim merasa bahwa pendidikan Indonesia kini sudah lebih baik. Banyak program-program dari pemerintah yang mengupayakan anak-anak agar tetap mendapatkan hak-haknya guna belajar hingga perguruan tinggi. Selain itu, menurutnya kini juga sudah banyak organisasi sosial dan komunitas sosial yang turut mensukseskan program pemerintah dalam mengupayakan pendidikan anak-anak di indonesia, salah satunya adalah Yatim Mandiri. “Kini para guru dapat memanfaatkan program-program pemerintah dalam meningkatkan kompetensinya untuk menjadi pendidik yang profesional,” ujarnya.

Fatim berpesan kepada para siswa sebagai generasi penerus bangsa untuk tidak menyia-nyiakan kesempatannya kini. Masa muda harus dimanfaatkan sebaik-baiknya guna mempersiapkan diri menjadi pribadi yang tangguh, berprestasi, dan berjiwa santun. Sedangkan untuk para orang tua ia berpesan agar dapat bersama-sama bergandengan tangan guna membimbing dan membersamai anak-anak dengan kasih sayang menuju masa depan yang gemilang. Selain itu, ia juga berpesan kepada para guru agar tetap semangat walaupun gaji sedikit untuk tetap tidak menyerah dalam menjadi bagian dalam transformasi pendidikan di Indonesia.“Jangan pernah menyerah, tetap rendah hati, banyak bersyukur, dan buktikan bahwa kita guru adalah seorang yang memang layak untuk di gugu dan ditiru,” ujarnya.

  • Penulis: Nadila Wulan Cahyani

Tinggalkan Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi


Rekomendasi Untuk Anda

  • Aksi Relawan Kemandirian Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Cianjur

    Aksi Relawan Kemandirian Salurkan Bantuan Logistik untuk Warga Cianjur

    • 0Komentar

    Cianjur, YM News – Yatim Mandiri dengan berbagai aksi baiknya terus temani dan hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan, termasuk warga Cianjur terdampak gempa bumi 5,6 SR, 21 November 2022 lalu. Merespon bencana alam tersebut, Yatim Mandiri sejak awal langsung menerjunkan sejumlah Relawan Kemandirian guna membantu proses evakuasi dan berbagai aksi baik lainnya di beberapa […]

  • Gelar Acara Wisuda Santriwati Asrama Yatim Mandiri Madiun

    Gelar Acara Wisuda Santriwati Asrama Yatim Mandiri Madiun

    • 0Komentar

    Madiun, YM News – Wisuda santriwati Asrama Yatim Mandiri Madiun menjadi momen bersejarah bagi Nabila Aulia Putri, seorang santriwati yang telah menyelesaikan pendidikan jenjang SMP. Acara wisuda ini berlangsung pada Rabu lalu, 7 Juni 2023, di Asrama Yatim Mandiri Madiun. Nabila, begitu ia akrab disapa, merasa campur aduk antara sedih dan bahagia. Di satu sisi, […]

  • Pelatihan Produk Sambel Kacang Bunda Mandiri Kampung Zakat Madiun

    Pelatihan Produk Sambel Kacang Bunda Mandiri Kampung Zakat Madiun

    • 0Komentar

    Madiun, YM News – Kegiatan Pelatihan Pembuatan Sambal Kacang yang diselenggarakan oleh Yatim Mandiri Madiun pada hari Rabu, 14 Juni 2023, menjadi momen penting bagi Kelompok Bunda Mandiri Kampung Zakat. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada para Bunda Mandiri dalam membuat sambal kacang, dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga di Kampung […]

  • Hadirkan Program Layanan Sehat Mandiri untuk Pelajar Surabaya

    Hadirkan Program Layanan Sehat Mandiri untuk Pelajar Surabaya

    • 0Komentar

    Surabaya, YM News –  Yatim Mandiri Surabaya kembali menghadirkan Program Layanan Sehat Mandiri, memberikan manfaat kesehatan gratis untuk yatim dan dhuafa di Kota Surabaya.  Kegiatan Layanan Sehat Mandiri ini berlangsung pada Selasa, 19 November 2024, di SD Anugrah, Jl. Simorejo Sari A IX No. 8-12, Kecamatan Sukomanunggal, Kota Surabaya. Dalam program tersebut, Yatim Mandiri Surabaya […]

  • Yatim Mandiri Gresik dan Tim Medis Natama Gelar Screening Mata dan Pembagian Kacamata Gratis untuk Anak Yatim Dhuafa

    Yatim Mandiri Gresik dan Tim Medis Natama Gelar Screening Mata dan Pembagian Kacamata Gratis untuk Anak Yatim Dhuafa

    • 0Komentar

    Gresik, YM News – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan pendidikan anak yatim dhuafa, Yatim Mandiri Gresik bersama Tim Medis Natama menggelar kegiatan screening kesehatan mata dan pembagian kacamata gratis di UPT SDN 12 Sukorame. Kegiatan ini menyasar anak-anak yatim dan dhuafa guna membantu meningkatkan kualitas belajar mereka melalui pemeriksaan kesehatan mata sejak dini. Program sosial kesehatan […]

  • Yatim Mandiri Ponorogo Gelar OMATIQ 2023 Bareng Kodim 0802 Ponorogo

    Yatim Mandiri Ponorogo Gelar OMATIQ 2023 Bareng Kodim 0802 Ponorogo

    • 0Komentar

    Ponorogo, YM News – Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT ke-78 TNI tahun 2023, Yatim Mandiri Ponorogo menggelar kegiatan Olimpiade Matematika, Al-Qur’an, dan Agama Islam yang diberi nama Omatiq 2023. Acara ini digelar di Kodim 0802 Ponorogo dengan diikuti oleh anak binaan Yatim Mandiri di berbagai wilayah Kabupaten Ponorogo dan sekitarnya. Olimpiade […]

expand_less