Yatim Mandiri Gresik Bekali Ibu Yatim Dhuafa Keterampilan Membuat Bolen Pisang, Dukung Kemandirian Ekonomi

Gresik, YM News – Dalam upaya memperkuat kemandirian ekonomi keluarga, Program Bunda BISA, Yatim Mandiri Gresik menggelar pelatihan praktik pembuatan kue bolen pisang bagi ibu-ibu yatim dhuafa di Kelurahan Terate. Kegiatan ini menghadirkan RR Henny Ferdian HP, Trainee Nasional, sebagai narasumber yang membimbing peserta secara langsung dalam proses pembuatan bolen pisang. Pelatihan tersebut menjadi salah satu bentuk pemberdayaan yang diharapkan mampu membuka peluang usaha baru bagi para peserta melalui keterampilan yang aplikatif dan memiliki nilai ekonomi.

Selama pelatihan, para peserta memperoleh pembelajaran mulai dari pemilihan bahan baku, proses pembuatan adonan, teknik melipat pastry agar menghasilkan tekstur yang renyah, hingga proses pemanggangan yang tepat untuk menghasilkan bolen pisang dengan cita rasa lezat. Seluruh materi disampaikan secara praktik sehingga peserta dapat langsung mencoba setiap tahapan dan memahami teknik produksi yang dapat diterapkan kembali di rumah maupun sebagai bekal memulai usaha.

Suasana pelatihan berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para ibu mengikuti setiap sesi dengan semangat, saling berdiskusi, berbagi pengalaman, serta bertukar tips selama proses pembuatan. Kegiatan ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga menjadi ruang belajar bersama yang mendorong rasa percaya diri para peserta untuk terus berkembang dan menghasilkan produk yang memiliki daya saing di pasaran.

Staf Program Yatim Mandiri Gresik, Kanang Prasetyo menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga dalam menciptakan keluarga yatim yang lebih mandiri melalui penguatan keterampilan ekonomi produktif. “Kami berharap setiap pelatihan yang diberikan tidak berhenti sebagai kegiatan belajar semata, tetapi benar-benar menjadi bekal bagi para bunda untuk memulai atau mengembangkan usaha rumahan. Dengan keterampilan yang dimiliki, mereka diharapkan mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menjadi pribadi yang lebih percaya diri dan mandiri,” ujarnya.

Program Bunda BISA sendiri dirancang untuk mendampingi ibu-ibu yatim dhuafa agar memiliki kemampuan berwirausaha sesuai dengan potensi yang dimiliki. Melalui berbagai pelatihan keterampilan, pendampingan usaha, serta penguatan kapasitas diri, peserta didorong untuk mampu menghasilkan produk yang bernilai jual dan berkontribusi terhadap ketahanan ekonomi keluarga. 

Ke depan, Program Bunda BISA Kelurahan Terate berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai pelatihan yang relevan, produktif, dan berkelanjutan. Diharapkan semakin banyak ibu yatim dhuafa yang memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensi, membangun usaha mandiri, serta mewujudkan kesejahteraan keluarga. Melalui kolaborasi dan pendampingan yang berkesinambungan, Yatim Mandiri Gresik terus berupaya menghadirkan manfaat nyata dalam menciptakan keluarga yang berdaya, mandiri, dan mampu menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.

Foto dan Narasi: Kanang Prasetyo

Bagikan Artikel Ini :

Tinggalkan komentar


Mau Bantu Saudara yang Terdampak Bencana? Donasi sekarang untuk bantu penyintas banjir Sumatra!