Jakarta, YM News – Di sebuah sudut Eropa yang hangat dan penuh pesona, tepatnya di Cogolin, Provence-Alpes-Côte d’Azur, Prancis, sebuah cerita tentang harapan dan kerja keras dari tanah air mulai bergaung ke mancanegara. Produk sederhana yang lahir dari tangan-tangan terampil pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Indonesia, Kentang Mustofa perlahan mencuri perhatian, membawa cita rasa khas nusantara melintasi batas negara.
Tidak sekadar makanan, Kentang Mustofa menjadi simbol kebangkitan. Di balik keberhasilan ini, terdapat peran aktif relawan, Nurviana Viranesia mewakili semangat UMKM Bangkit Negeri Yatim Mandiri Jakarta, sebuah gerakan yang mengangkat potensi lokal agar mampu bersaing di panggung global. Dari dapur kecil hingga meja-meja internasional, setiap helai kentang yang renyah mengandung cerita perjuangan, ketekunan, dan mimpi besar.
“Ini bukan sekadar produk makanan, tetapi simbol semangat kemandirian dan harapan. Kami ingin menunjukkan bahwa UMKM Indonesia mampu berdiri sejajar dan bersaing di pasar global,” ujar Nurviana Viranesia

Pada Kamis, (23/12/2026), semangat itu semakin diperkuat melalui pembinaan yang hangat dan inspiratif. Bunda Mandiri Sejahtera (BISA) Bintaro hadir memberikan dorongan, membuka wawasan, serta menyalakan kepercayaan diri para pelaku usaha.
Di saat yang sama, edukasi arus kas keuangan oleh Ibu Endah menjadi pondasi penting, mengajarkan bahwa keberhasilan usaha tidak hanya tentang produk yang lezat, tetapi juga pengelolaan yang cerdas dan berkelanjutan. “Usaha yang baik tidak hanya dilihat dari produknya, tetapi juga dari bagaimana pelaku usaha mengelola keuangan dengan bijak. Pengelolaan arus kas yang sehat akan menentukan keberlangsungan usaha dalam jangka panjang,” jelas Ibu Endah.

Kegiatan pembinaan tersebut menjadi titik temu antara mimpi dan strategi. Para pelaku UMKM tidak hanya didorong untuk berinovasi dalam produk, tetapi juga dibekali dengan keterampilan manajerial yang mendukung pertumbuhan usaha mereka secara berkelanjutan. Dengan dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, diharapkan semakin banyak produk lokal Indonesia yang mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat global.
Foto dan narasi: Fauzi Kurniawan dan Amanda Putri









