Bandung, YM News – Suasana hangat penuh kekeluargaan menyelimuti gelaran buka puasa bersama yang diinisiasi oleh Palari Coffee & Eatery berkolaborasi dengan DHELIA Robotic Car Wash & Automotive pada Ahad (22/02/2026). Bertempat di Palari Caffe, acara ini menjadi momen istimewa bagi 50 santri binaan Yatim Mandiri Bandung untuk merajut kebahagiaan di bulan yang suci.
Kegiatan ini dihadiri oleh adik-adik dari dua titik sanggar belajar, yakni Sanggar Mushola Aero Twin Cibeber, Bandung Barat dan Sanggar Kiaracondong, Kota Bandung. Kehadiran mereka disambut langsung dengan antusiasme tinggi oleh manajemen penyelenggara.

Acara dibuka secara resmi oleh Kak Andi, perwakilan dari Palari Coffee & Eatery dan DHELIA Robotic Car Wash. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan wujud nyata kepedulian sosial terhadap pendidikan dan kesejahteraan anak-anak yatim di Bandung Raya.
Sidrotul Muntaha Aremhas, Kepala Cabang Manager Yatim Mandiri Bandung, turut memberikan apresiasi atas undangan kolaborasi ini. Suasana semakin pecah saat duet host Mayen dan Pak Taha memandu rangkaian acara dengan penuh energi.

Salah satu sesi yang paling dinanti adalah Safari Berkisah yang dibawakan oleh Kak Ahmad. Melalui kepiawaiannya memainkan boneka, Kak Ahmad berhasil menghidupkan imajinasi anak-anak sekaligus menyisipkan pesan-pesan moral yang mendalam. Tidak hanya itu, gelak tawa pecah saat sesi games ceria yang melibatkan adik-adik sanggar serta keluarga besar karyawan Palari Coffee dan DHELIA Robotic Car Wash.
Menjelang detik-detik azan Magrib, suasana yang tadinya riuh berubah menjadi khidmat. Kak Fikri, alumni binaan Mandiri Entrepreneur Center (MEC) Yatim Mandiri, memimpin doa bersama dengan penuh kekhusyukan, memohon keberkahan bagi para donatur dan masa depan anak-anak yatim.

Puncak acara ditutup dengan momen penuh haru saat penyerahan bingkisan dan uang saku secara simbolis kepada seluruh peserta. Foto bersama menjadi simbol abadi dari sinergi kebaikan yang terjalin hari itu. “Kebahagiaan bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, tapi seberapa luas manfaat yang bisa kita tebar untuk sesama.”
Foto dan narasi: Dian Permana









