{"id":6972,"date":"2024-05-21T13:36:42","date_gmt":"2024-05-21T06:36:42","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/?p=6972"},"modified":"2024-05-21T13:48:20","modified_gmt":"2024-05-21T06:48:20","slug":"bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/","title":{"rendered":"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong>Surabaya, YM News \u2013<\/strong> Menjadi orang tua tunggal bukanlah sebuah keinginan dari semua orang. Namun apabila keadaan memaksa seseorang untuk menjadi orang tua tunggal, maka ia tidak dapat menghindari hal tersebut. Hal tersebut dirasakan oleh Dwi Estri Cahyani. Seorang bunda yatim yang telah ditinggal oleh suaminya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perempuan kelahiran Banyumas ini telah ditinggal oleh suaminya sejak tahun 2021. Almarhum suami meninggal karena covid-19. Kala itu ia berada di posisi yang tidak bekerja. Dan anaknya masih berada di bangku kelas 6 Sekolah Dasar (SD). Ia dan anaknya tidak menyangka akan kehilangan sosok suami dan ayah secepat ini.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Pandemi Covid-19 menjadi salah satu pengalaman menyedihkan dan terburuk. Kondisi tersebut membuat Dwi harus kehilangan sosok suami yang ia cintai. Almarhum suami Dwi positif covid-19. Semua telah diusahakan, <\/span><span style=\"font-weight: 400\">Qadarullah kondisi Almarhum justru malah menurun hingga akhirnya Allah SWT memanggilnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dwi merasa begitu sakit ketika ditinggal oleh Alm. Suami. Ia bingung harus memulai semuanya dari mana. Namun, ia tidak ingin terus larut dalam kesedihan. Dwi harus bisa kuat menghadapi cobaan yang ada karena ada anak yang harus ia perjuangkan. Dwi terus menerus menguatkan dirinya sendiri. \u201cJika saya lemah, maka bagaimana nasib anak saya,\u201d ujarnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perempuan kelahiran ini 1984 ini juga terus menguatkan anaknya. Dwi yakin bahwa anaknya juga mengalami kesakitan dan kesedihan seperti yang ia rasakan. Ia tiada henti selalu memberi semangat dan motivasi kepada sang anak bahwa semuanya adalah takdir Allah SWT.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Awalnya Dwi tidak tahu harus melanjutkan kehidupan dengan cara apa. Ia yang kala itu tidak bekerja, hanya mengandalkan uang tabungan untuk melanjutkan kehidupannya dengan anaknya. Namun, mau tidak mau ia harus berpikir sebuah cara agar dapat terus bertahan hidup dan terus menyekolahkan putri semata wayangnya. \u201cSaya tidak ingin jika anak saya harus putus sekolah,\u201d ujar Dwi.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Setelah mulai menerima kehidupan baru yang harus ia jalani ini, Dwi berpikir bahwa tidak mungkin ia hanya mengandalkan uang tabungannya saja, sedangkan masa depan anaknya masih panjang dan masih membutuhkan biaya sekolah. Disisi lain, Dwi juga tidak mungkin meninggalkan anaknya sendiri di rumah. Oleh karena itu, ia memutuskan untuk mencoba membuka usaha yang dapat dijalankan dari rumah.\u00a0<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_6976\" aria-describedby=\"caption-attachment-6976\" style=\"width: 566px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-6976 size-medium\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-11.19.50_f61e47c8-e1716273188846-576x700.jpg\" alt=\"\" width=\"576\" height=\"700\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-11.19.50_f61e47c8-e1716273188846-576x700.jpg 576w, https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-11.19.50_f61e47c8-e1716273188846-843x1024.jpg 843w, https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-11.19.50_f61e47c8-e1716273188846-768x933.jpg 768w, https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/WhatsApp-Image-2024-03-13-at-11.19.50_f61e47c8-e1716273188846.jpg 1199w\" sizes=\"(max-width: 576px) 100vw, 576px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6976\" class=\"wp-caption-text\">Ibu Dwi ketika berfoto dengan anaknya<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Memanfaatkan uang sisa tabungan yang ada, ia nekat membangun usaha warung kecil-kecilan. Ia menjual bahan-bahan sembako yang dibutuhkan oleh warga sekitar seperti beras, minyak goreng, kopi, gula, mie, dan lain sebagainya. Walaupun ia tahu bahwa penghasilan yang didapatkan dari berjualan ini tidak begitu banyak, tapi ia yakin kepada Allah SWT bahwa-Nya akan selalu mencukupkan dan memberi rezeki kepada seseorang yang mau berusaha.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam perjalanannya tentu saja warung sembako yang dibuatnya tidak selalu melulu ramai. Jika ramai ia dapat menghasilkan 200 hingga 300 ribu rupiah dalam satu hari. Sedangkan jika sepi ia terkadang hanya mendapatkan 50 ribu rupiah dalam sehari. \u201cTapi saya selalu bersyukur berapapun penghasilan yang saya dapatkan dari hasil jualan di warung saya,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Merasa kurang jika hanya mengandalkan penghasilan dari hasil jualannya di warung. Dwi kemudian berpikir untuk menambah usaha yang dapat menambah pemasukkan. Tentu saja bisnis yang dapat ia jalankan dari rumah. Hingga suatu ketika ia memutuskan untuk membuka usaha jasa pembuatan parcel hantaran dan bouquet.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Sebenarnya Dwi tidak memiliki bakat atau pengalaman sama sekali dalam pembuatan jasa parcel ini. Ia juga tidak pernah mendapatkan pelatihan mengenai hal ini. Namun dengan sifatnya yang pantang menyerah dan berani untuk mencoba sesuatu yang baru, ia nekat untuk mencoba membuatnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Merasa bahwa hal ini dapat dikembangkan dan dijadikan sebuah usaha baru, Dwi kemudian mempromosikan parcel-parcel buatannya melalui media sosial. Sedikit demi sedikit usahanya mulai dikenal oleh masyarakat. Dwi pun mulai mendapat banyak pesanan.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Namun seperti para pemilik usaha pada umumnya. Usaha parcel ini juga tidak selalu ramai. Adakalanya ia juga tidak mendapatkan pesanan. Namun ia tetap telaten untuk mempromosikannya ke media sosial yang ia miliki.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_6975\" aria-describedby=\"caption-attachment-6975\" style=\"width: 384px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-6975\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/zxj1ns1b.png\" alt=\"\" width=\"394\" height=\"492\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-6975\" class=\"wp-caption-text\">Parcel buatan Ibu Dwi<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dwi berharap dari dua usahanya ini ia dapat melanjutkan kehidupannya dan anaknya. Ia berharap semoga warungnya bisa lebih berkembang lagi, lebih besar, dan lebih lengkap. Dan untuk usaha parcelnya ia juga berharap agar jasanya semakin dikenal masyarakat hingga makin banyak pula pesanan yang masuk.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dwi menyebutkan bahwa kini cita-citanya hanyalah satu. Ia ingin menyekolahkan putrinya setinggi mungkin. Ia berharap agar masa depan putrinya jauh lebih baik dibanding dengan kehidupannya saat ini. \u201cSemoga putri saya dapat diangkat derajatnya dan mengangkat derajat orang tuanya,\u201d tuturnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dalam menjadi orang tua tunggal, Dwi merasa sangat terbantu ketika ia menjadi penerima manfaat dari Yatim Mandiri. Mulanya ia tidak mengetahui sama sekali tentang Yatim Mandiri. Sampai suatu ketika ia dikenalkan oleh Ibu RT setempat dengan Yatim Mandiri. Awalnya ia tidak percaya bahwa Yatim Mandiri dapat memberi bantuan. Namun, ia tetap ingin membuktikan rasa penasarannya. \u201cDan ternyata Yatim Mandiri benar-benar dapat membantu saya,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dwi menceritakan bahwa ia mendapatkan bantuan modal dari Yatim Mandiri. Bantuan modal tersebut kemudian ia manfaatkan untuk mengembangkan bisnis warungnya. Tidak hanya bantuan modal saja, Dwi juga telah bergabung bersama salah satu program Bunda Bisa milik Yatim Mandiri.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selama kurang lebih 3 tahun Dwi bergabung dengan Bunda Bisa. Dalam program Bunda Bisa ini telah banyak manfaat yang ia rasakan. Ia mendapatkan banyak ilmu baru, salah satunya ialah ilmu <\/span><i><span style=\"font-weight: 400\">parenting<\/span><\/i><span style=\"font-weight: 400\">. Ia diajarkan tentang bagaimana cara mendidik anak yang baik dan efektif. Tidak hanya itu, dengan bergabung bersama Bunda BISA ia juga diajarkan mengenai cara berwirausaha. Khususnya dalam pembuatan dan penjualan telur asin.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Tidak hanya pengetahuan yang ia dapatkan, Dwi mengaku dengan bergabung ke dalam program Bunda BISA ia menjadi semakin optimis dalam menjalani hidup. Tidak hanya itu, ia juga semakin semangat untuk terus berkarya demi masa depan keluarganya. \u201cOptimis saya semakin bertambah ketika saya bergabung dengan Bunda BISA,\u201d jelasnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Selain ilmu dunia, Dwi mengaku juga mendapatkan ilmu agama. Ia juga diajarkan tentang bagaimana cara baca al-quran yang baik dan benar. \u201cBanyak ilmu yang saya dapatkan ketika saya bergabung dengan program Bunda BISA,\u201d ungkapnya.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Dwi berharap Yatim Mandiri dapat terus bermanfaat dan berkembang, semakin sukses, dan tambah maju. Tidak hanya itu, ia juga berharap Yatim Mandiri dapat semakin menolong orang-orang yang membutuhkan. \u201cSaya berharap semoga Yatim Mandiri dapat terus menebar kebermanfaatan untuk yang membutuhkan,\u201d pungkasnya dengan penuh harap.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Surabaya, YM News \u2013 Menjadi orang tua tunggal bukanlah sebuah keinginan dari semua orang. Namun apabila keadaan memaksa seseorang untuk menjadi orang tua tunggal, maka ia tidak dapat menghindari hal tersebut. Hal tersebut dirasakan oleh Dwi Estri Cahyani. Seorang bunda yatim yang telah ditinggal oleh suaminya. Perempuan kelahiran Banyumas ini telah ditinggal oleh suaminya &#8230; <a title=\"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":6973,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[344],"tags":[57],"class_list":["post-6972","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kisah-sukses","tag-bunda-bisa"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"&nbsp; Surabaya, YM News \u2013 Menjadi orang tua tunggal bukanlah sebuah keinginan dari semua orang. Namun apabila keadaan memaksa seseorang untuk menjadi orang tua tunggal, maka ia tidak dapat menghindari hal tersebut. Hal tersebut dirasakan oleh Dwi Estri Cahyani. Seorang bunda yatim yang telah ditinggal oleh suaminya. Perempuan kelahiran Banyumas ini telah ditinggal oleh suaminya ... Baca Selengkapnya\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-05-21T06:36:42+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-05-21T06:48:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bu-Dwi-bisa.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"899\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"719\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadila Wulan Cahyani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadila Wulan Cahyani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"7 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nadila Wulan Cahyani\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a\"},\"headline\":\"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel\",\"datePublished\":\"2024-05-21T06:36:42+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-21T06:48:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/\"},\"wordCount\":1004,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/Bu-Dwi-bisa.jpg\",\"keywords\":[\"Bunda Bisa\"],\"articleSection\":[\"Kisah Sukses\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/\",\"name\":\"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/Bu-Dwi-bisa.jpg\",\"datePublished\":\"2024-05-21T06:36:42+00:00\",\"dateModified\":\"2024-05-21T06:48:20+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/Bu-Dwi-bisa.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2024\\\/05\\\/Bu-Dwi-bisa.jpg\",\"width\":899,\"height\":719},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kolom\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/topik\\\/kolom\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kisah Sukses\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/topik\\\/kolom\\\/kisah-sukses\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/\",\"name\":\"YM News - Yatim Mandiri\",\"description\":\"Media Berita dan Informasi Terbaru Lembaga Filantropi Islam Yatim Mandiri\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png\",\"width\":300,\"height\":62,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri?lang=en\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/?hl=en\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a\",\"name\":\"Nadila Wulan Cahyani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nadila Wulan Cahyani\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/author\\\/dila\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel","og_description":"&nbsp; Surabaya, YM News \u2013 Menjadi orang tua tunggal bukanlah sebuah keinginan dari semua orang. Namun apabila keadaan memaksa seseorang untuk menjadi orang tua tunggal, maka ia tidak dapat menghindari hal tersebut. Hal tersebut dirasakan oleh Dwi Estri Cahyani. Seorang bunda yatim yang telah ditinggal oleh suaminya. Perempuan kelahiran Banyumas ini telah ditinggal oleh suaminya ... Baca Selengkapnya","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/","og_site_name":"Yatim Mandiri News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2024-05-21T06:36:42+00:00","article_modified_time":"2024-05-21T06:48:20+00:00","og_image":[{"width":899,"height":719,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bu-Dwi-bisa.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadila Wulan Cahyani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadila Wulan Cahyani","Estimasi waktu membaca":"7 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/"},"author":{"name":"Nadila Wulan Cahyani","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/person\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a"},"headline":"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel","datePublished":"2024-05-21T06:36:42+00:00","dateModified":"2024-05-21T06:48:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/"},"wordCount":1004,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bu-Dwi-bisa.jpg","keywords":["Bunda Bisa"],"articleSection":["Kisah Sukses"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/","name":"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bu-Dwi-bisa.jpg","datePublished":"2024-05-21T06:36:42+00:00","dateModified":"2024-05-21T06:48:20+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bu-Dwi-bisa.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/Bu-Dwi-bisa.jpg","width":899,"height":719},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/bangkit-dari-keterpurukkan-dwi-rintis-bisnis-warung-dan-parcel\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kolom","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/topik\/kolom\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Kisah Sukses","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/topik\/kolom\/kisah-sukses\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Bangkit dari Keterpurukkan, Dwi Rintis Bisnis Warung dan Parcel"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/","name":"YM News - Yatim Mandiri","description":"Media Berita dan Informasi Terbaru Lembaga Filantropi Islam Yatim Mandiri","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png","width":300,"height":62,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri?lang=en","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/?hl=en"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/person\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a","name":"Nadila Wulan Cahyani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadila Wulan Cahyani"},"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/author\/dila\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6972","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6972"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6972\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6979,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6972\/revisions\/6979"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6973"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6972"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6972"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6972"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}