{"id":13103,"date":"2025-11-18T14:25:57","date_gmt":"2025-11-18T07:25:57","guid":{"rendered":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/?p=13103"},"modified":"2025-11-18T14:25:57","modified_gmt":"2025-11-18T07:25:57","slug":"pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/","title":{"rendered":"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0"},"content":{"rendered":"<p><span style=\"font-weight: 400\"><strong>Semarang, YM News \u2013<\/strong> TPA Jatibarang di Kota Semarang saat ini menghadapi permasalahan serius akibat peningkatan volume sampah yang terus terjadi setiap hari. Situasi ini menimbulkan ancaman besar terhadap keberlanjutan pengelolaan sampah di Kota Semarang. Apabila tidak segera ditangani, TPA Jatibarang yang merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Kota Semarang berpotensi mengalami penutupan.\u00a0<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Oleh karena itu, dibutuhkan upaya alternatif yang dapat segera diimplementasikan. Salah satu solusi strategis adalah pengolahan sampah anorganik menjadi paving block. Inovasi ini dapat memberikan manfaat ganda yaitu mengurangi volume sampah yang menumpuk di TPA sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomi.<\/span><\/p>\n<figure id=\"attachment_13105\" aria-describedby=\"caption-attachment-13105\" style=\"width: 783px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-13105 size-full\" src=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_14-11-2025_103616_drive.google.com_.jpeg\" alt=\"\" width=\"793\" height=\"431\" srcset=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_14-11-2025_103616_drive.google.com_.jpeg 793w, https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_14-11-2025_103616_drive.google.com_-700x380.jpeg 700w, https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/Screenshot_14-11-2025_103616_drive.google.com_-768x417.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 793px) 100vw, 793px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13105\" class=\"wp-caption-text\">Portofolio Paving Block<\/figcaption><\/figure>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Inovasi ini tidak hanya mengurangi beban TPA, tetapi juga memiliki nilai jual sehingga dapat melibatkan partisipasi masyarakat sekitar dalam pengendalian sampah. Inovasi tersebut berhasil meraih Juara 3 dalam gelaran Inovasi Pemberdayaan 2025.<\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">Perwakilan dari tim Yatim Mandiri Semarang, M Hasan Al Asrori mengucapkan, inovasi ini diharapkan dapat mengurangi limbah anorganik dengan sistem pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. <\/span><\/p>\n<p><span style=\"font-weight: 400\">\u201cTidak hanya itu, diharapkan juga bisa mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai ekonomi (paving block) serta memberdayakan pemulung dan masyarakat sekitar melalui keterlibatan langsung,\u201d tutup Hasan penuh harap.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Semarang, YM News \u2013 TPA Jatibarang di Kota Semarang saat ini menghadapi permasalahan serius akibat peningkatan volume sampah yang terus terjadi setiap hari. Situasi ini menimbulkan ancaman besar terhadap keberlanjutan pengelolaan sampah di Kota Semarang. Apabila tidak segera ditangani, TPA Jatibarang yang merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Kota Semarang berpotensi mengalami penutupan.\u00a0 Oleh karena &#8230; <a title=\"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0\" class=\"read-more\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/\" aria-label=\"Baca selengkapnya tentang Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0\">Baca Selengkapnya<\/a><\/p>\n","protected":false},"author":24,"featured_media":13104,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_acf_changed":false,"footnotes":""},"categories":[27,52,25],"tags":[601,299],"class_list":["post-13103","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kelembagaan","category-pemberdayaan","tag-inovasi-pemberdayaan","tag-pemberdayaan"],"acf":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.6 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Semarang, YM News \u2013 TPA Jatibarang di Kota Semarang saat ini menghadapi permasalahan serius akibat peningkatan volume sampah yang terus terjadi setiap hari. Situasi ini menimbulkan ancaman besar terhadap keberlanjutan pengelolaan sampah di Kota Semarang. Apabila tidak segera ditangani, TPA Jatibarang yang merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Kota Semarang berpotensi mengalami penutupan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Semarang, YM News \u2013 TPA Jatibarang di Kota Semarang saat ini menghadapi permasalahan serius akibat peningkatan volume sampah yang terus terjadi setiap hari. Situasi ini menimbulkan ancaman besar terhadap keberlanjutan pengelolaan sampah di Kota Semarang. Apabila tidak segera ditangani, TPA Jatibarang yang merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Kota Semarang berpotensi mengalami penutupan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Yatim Mandiri News\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-18T07:25:57+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5183-scaled.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"2560\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"2344\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Nadila Wulan Cahyani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@yatimmandiri\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Nadila Wulan Cahyani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Nadila Wulan Cahyani\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a\"},\"headline\":\"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0\",\"datePublished\":\"2025-11-18T07:25:57+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/\"},\"wordCount\":193,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/IMG_5183-scaled.jpg\",\"keywords\":[\"Inovasi Pemberdayaan\",\"pemberdayaan\"],\"articleSection\":[\"Berita\",\"Kelembagaan\",\"Pemberdayaan\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/\",\"name\":\"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/IMG_5183-scaled.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-18T07:25:57+00:00\",\"description\":\"Semarang, YM News \u2013 TPA Jatibarang di Kota Semarang saat ini menghadapi permasalahan serius akibat peningkatan volume sampah yang terus terjadi setiap hari. Situasi ini menimbulkan ancaman besar terhadap keberlanjutan pengelolaan sampah di Kota Semarang. Apabila tidak segera ditangani, TPA Jatibarang yang merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Kota Semarang berpotensi mengalami penutupan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/IMG_5183-scaled.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/11\\\/IMG_5183-scaled.jpg\",\"width\":2560,\"height\":2344},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berita\",\"item\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/topik\\\/berita\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/\",\"name\":\"YM News - Yatim Mandiri\",\"description\":\"Media Berita dan Informasi Terbaru Lembaga Filantropi Islam Yatim Mandiri\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#organization\",\"name\":\"Yayasan Yatim Mandiri\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png\",\"width\":300,\"height\":62,\"caption\":\"Yayasan Yatim Mandiri\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/yatim.mandiri\\\/\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/yatimmandiri\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@yatimmandiri?lang=en\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/yatimmandiri\\\/?hl=en\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a\",\"name\":\"Nadila Wulan Cahyani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Nadila Wulan Cahyani\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/yatimmandiri.org\\\/news\\\/author\\\/dila\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0","description":"Semarang, YM News \u2013 TPA Jatibarang di Kota Semarang saat ini menghadapi permasalahan serius akibat peningkatan volume sampah yang terus terjadi setiap hari. Situasi ini menimbulkan ancaman besar terhadap keberlanjutan pengelolaan sampah di Kota Semarang. Apabila tidak segera ditangani, TPA Jatibarang yang merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Kota Semarang berpotensi mengalami penutupan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0","og_description":"Semarang, YM News \u2013 TPA Jatibarang di Kota Semarang saat ini menghadapi permasalahan serius akibat peningkatan volume sampah yang terus terjadi setiap hari. Situasi ini menimbulkan ancaman besar terhadap keberlanjutan pengelolaan sampah di Kota Semarang. Apabila tidak segera ditangani, TPA Jatibarang yang merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Kota Semarang berpotensi mengalami penutupan.","og_url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/","og_site_name":"Yatim Mandiri News","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","article_published_time":"2025-11-18T07:25:57+00:00","og_image":[{"width":2560,"height":2344,"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5183-scaled.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Nadila Wulan Cahyani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@yatimmandiri","twitter_site":"@yatimmandiri","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Nadila Wulan Cahyani","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/"},"author":{"name":"Nadila Wulan Cahyani","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/person\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a"},"headline":"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0","datePublished":"2025-11-18T07:25:57+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/"},"wordCount":193,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5183-scaled.jpg","keywords":["Inovasi Pemberdayaan","pemberdayaan"],"articleSection":["Berita","Kelembagaan","Pemberdayaan"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/","name":"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0","isPartOf":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5183-scaled.jpg","datePublished":"2025-11-18T07:25:57+00:00","description":"Semarang, YM News \u2013 TPA Jatibarang di Kota Semarang saat ini menghadapi permasalahan serius akibat peningkatan volume sampah yang terus terjadi setiap hari. Situasi ini menimbulkan ancaman besar terhadap keberlanjutan pengelolaan sampah di Kota Semarang. Apabila tidak segera ditangani, TPA Jatibarang yang merupakan tempat pembuangan akhir terbesar di Kota Semarang berpotensi mengalami penutupan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/#primaryimage","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5183-scaled.jpg","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/IMG_5183-scaled.jpg","width":2560,"height":2344},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/pengelolaan-sampah-anorganik-menjadi-paving-block-di-semarang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berita","item":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/topik\/berita\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Pengelolaan Sampah Anorganik menjadi Paving Block di Semarang\u00a0"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#website","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/","name":"YM News - Yatim Mandiri","description":"Media Berita dan Informasi Terbaru Lembaga Filantropi Islam Yatim Mandiri","publisher":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#organization","name":"Yayasan Yatim Mandiri","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png","contentUrl":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo-Yatim-Mandiri-News-YM-News.png","width":300,"height":62,"caption":"Yayasan Yatim Mandiri"},"image":{"@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/yatim.mandiri\/","https:\/\/x.com\/yatimmandiri","https:\/\/www.tiktok.com\/@yatimmandiri?lang=en","https:\/\/www.instagram.com\/yatimmandiri\/?hl=en"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/#\/schema\/person\/511081697b3b2fb96eda6d43964e555a","name":"Nadila Wulan Cahyani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/782e9d7d7c1ad30ba70cd91c224abfc7071446906f643e9fb5bcd0d49ba609d2?s=96&d=mm&r=g","caption":"Nadila Wulan Cahyani"},"url":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/author\/dila\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13103","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/users\/24"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13103"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13103\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13106,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13103\/revisions\/13106"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13104"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13103"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13103"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/yatimmandiri.org\/news\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13103"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}